• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Penularan PMK Hewan Ternak Sudah Menurun

by Redaksi
Selasa, 5 Juli 2022
Plt Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak

Plt Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Beberapa hari terakhir, angka penyebaran atau penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menunjukkan trend positif. yang Sebelumnya angka mencapai 6 ribu per hari, kini berada di kisaran 2 ribu.

Artinya, ada perlambatan penyebaran yang dapat dikaitkan dengan peningkatan upaya prevenif untuk mobilitas dari hewan ternak hidup maupun potensi petugas ternak yang mengunjungi kandang per kandang.

“Ini yang biasa disebut by security baik itu pemakaian pakaian pelindung maupun disinfektan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Cahyadi Launching 17 Kampung Madani dan 2 Kampung Pancasila

Bahkan, sebelum Idul Adha, target vaksinasi bagi sapi perah di Jatim sudah dituntaskan. Untuk mencapai target tersebut, Emil optimis karena sejauh ini sudah tervaksin sebanyak 51 persen dari target 364 ribu vaksin. Artinya sudah ada 180 ribu lebih sapi yang divaksin.

Untuk mengejar sisanya, Jatim memiliki total 950 dokter hewan dan 1.500 paramedic hewan. “Semuanya memiliki ketrampilan untuk melakukan vaksinasi pada hewan,” ucap Emil.

“Jadi, targetnya per hari per vaksinator rata-rata berada di kisaran 50-75 karena sapi perah memiliki tendensi lokasinya berkumpul. Jadi lebih bisa maksimalkan kita melakukan cakupan vaksinasi,”tambahnya.

BACA JUGA:  Dua Pelajar Asal Malang dan Surabaya Terpilih Anggota Paskibraka Nasional

Dari hasil mapping tersebut, Emil sangat berharap peternak mendukung dan berpartisipasi tercapainya herd imunity, namun jika sebaliknya, akan sangat berisiko dan membahayakan lainnya.

“Biasanya orang berbondong-bondong ingin divaksin supaya bisa terlindungi. Kalau tidak mau apakah hak peternak atau tidak. Hasil diskusi dengan Dinas Peternakan ini manakala ada kebijakan universal atau membangun herd imunity dari sapi perah dan tidak dilakukan akan sangat membahayakan bagi yang lain,” urainya.

Adapun beberapa faktor peternak takut sehingga hewan ternaknya tidak divaksin. Alasan takut ketika divaksin berujung sakit bahkan sampai meninggal. Maka, lanjut Emil, Pemprov Jatim bergerak bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota, melakukan pendekatan persuasive.

BACA JUGA:  Rumah Sehat Sudah Ditempati, Namun Hanya untuk Pasien Gejala Ringan

“Tetapi juga tidak bisa terlalu lama, apalagi kalau anak sapi mobilitasnya tidak dibatasi,” tegasnya. (ST02)

Tags: Emil Elestianto DardakHewan TernakPemprov JatimPMK
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Konflik Global Memanas, Pemkot Surabaya Kunci Inflasi Lewat Intervensi Pasar

Kamis, 5 Maret 2026

Voucher Parkir Suroboyo Hadir dengan Standar Peruri, Dishub Bidik Sistem Parkir Lebih Transparan

Kamis, 5 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Idul Fitri dan Nyepi 2026 Berdekatan, Wali Kota Eri Cahyadi Ingatkan Warga Jaga Toleransi

Kamis, 5 Maret 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi dan Rehabilitasi 51 SMA, SMK, dan SLB Wilayah Lamongan dan Gresik Senilai Rp 69,7 Miliar

Kamis, 5 Maret 2026

Berita Terkini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Konflik Global Memanas, Pemkot Surabaya Kunci Inflasi Lewat Intervensi Pasar

Kamis, 5 Maret 2026

Voucher Parkir Suroboyo Hadir dengan Standar Peruri, Dishub Bidik Sistem Parkir Lebih Transparan

Kamis, 5 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Idul Fitri dan Nyepi 2026 Berdekatan, Wali Kota Eri Cahyadi Ingatkan Warga Jaga Toleransi

Kamis, 5 Maret 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi dan Rehabilitasi 51 SMA, SMK, dan SLB Wilayah Lamongan dan Gresik Senilai Rp 69,7 Miliar

Kamis, 5 Maret 2026

Pemkot Surabaya-Kejati Jatim: Teken PKS Optimalisasi Pemulihan Aset

Kamis, 5 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In