• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 28 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Waspadai! Ini Ciri-Ciri Hepatitis Akut

by Redaksi
Minggu, 8 Mei 2022
Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mewaspadai potensi kasus hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya (etiologi). Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina menjabarkan sejumlah ciri-ciri anak yang terjangkit hepatitis akut. Mulai dari penurunan kesadaran, Pyrexia (Demam Tinggi), muncul perubahan warna urin (gelap) dan/ atau feses (pucat), Jaundice (terjadinya perubahan warna menjadi kekuningan pada kulit, bagian putih dari mata, dan juga membran mukosa anak) dan Pruritis (gatal pada kulit).

“Selain itu, ciri lain adalah Arthralgia/ myalgia (Nyeri Sendi atau pegal-pegal). Kemudian mual, muntah, atau nyeri perut. Ciri lain yakni, lesu, dan/ atau hilang nafsu makan dan diare,” papar dia.

BACA JUGA:  Kolaborasi Pemkot Surabaya dan BPOM Kawal Program Nasional Keamanan Pangan Terpadu

Ketika ditanya mengenai langkah pertama yang harus dilakukan jika ada anak terindikasi tertular hepatitis akut? Nanik pun meminta kepada orang tua agar tetap tenang. Selanjutnya, segera membawa anak tersebut ke Fasyankes terdekat untuk dilakukan penanganan dari Tim Medis dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Juga, melaporkan ke Puskesmas di wilayah tempat tinggal untuk selanjutnya dilakukan investigasi (penelusuran) sebagai upaya pencegahan penularan,” pesan dia.

Menurut Nanik, hingga saat ini belum diketahui secara pasti bahaya penyakit ini. Mengingat penyakit ini masih dalam tahap investigasi oleh WHO (organisasi kesehatan dunia). Berdasarkan laporan dari WHO, sampai saat ini kasus ditemukan pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun.

BACA JUGA:  ASN Jangan Coba-Coba Mudik Pakai Mobil Dinas, Pemkot Surabaya-DPRD Bakal Lakukan Pemantauan

“Dikarenakan penyebabnya masih belum diketahui, maka penanganan yang dilakukan untuk mengurangi gejala yang timbul,” ujarnya.

Meski demikian, Kadinkes pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan berhati-hati. Sebagai langkah pencegahan, ia berpesan agar masyarakat tetap menerapkan PHBS secara konsisten dalam berkegiatan sehari-hari dan di lingkungan tempat tinggal.

“Yakni, dengan cara mencuci tangan, meminum air bersih yang matang, makan-makanan yang bersih dan matang penuh, membuang tinja dan/ atau popok sekali pakai pada tempatnya, menggunakan alat makan sendiri-sendiri serta memakai masker dan menjaga jarak,” tuturnya.

BACA JUGA:  40 Orang Terima Penghargaan Surabaya Eco School 2020, Temanya "Climate Action on Pandemic"

Sebagai bentuk deteksi dini, kata Nanik, jika menemukan anak dengan gejala-gejala seperti kuning, mual/ muntah, diare, nyeri perut, penurunan kesadaran/ kejang, lesu, demam tinggi pihaknya meminta agar segera mengakses dan memeriksakan ke Fasyankes terdekat. Juga, membatasi mobilisasi keluar rumah dan luar wilayah sehingga dapat mencegah risiko penularan penyakit.

“Dan terakhir adalah konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam berinteraksi sosial dan berkegiatan sehari-hari,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Ciri-Ciri Hepatitis AkutDinas KesehatanHepatitis AkutPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026
Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan.

Audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia HE. Mr. Faisol Abdullah , Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jamaah Haji

Selasa, 28 April 2026

Berita Terkini

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026
Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan.

Audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia HE. Mr. Faisol Abdullah , Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jamaah Haji

Selasa, 28 April 2026
SSB Spartak Krian siap cetak bibit unggul.

SSB Spartak Krian Tancap Gas Pembinaan Usia Dini, Siap Cetak Bibit Unggul dari Lapangan Desa

Selasa, 28 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In