• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 13 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Ditantang Bikin Seragam Sekolah, UMKM Jahit Terlahir Kembali

by Redaksi
Rabu, 13 April 2022
Bambang Siswanto, salah satu pelaku UMKM jahit yang akhirnya hidup kembali setelah bertemu dengan tim super.

Bambang Siswanto, salah satu pelaku UMKM jahit yang akhirnya hidup kembali setelah bertemu dengan tim super.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjadikan UMKM Jahit di Surabaya hidup kembali. Mereka terlahir lagi setelah ditantang untuk memproduksi seragam sekolah.

Salah satu pelaku UMKM Jahit yang akhirnya hidup kembali adalah Pak Bambang Siswanto. Ia bangkit dari belenggu mental yang mengikatnya. Sebab selama bertahun-tahun ia tersandera oleh pikiran.

“Dulu pernah ada orang yang mengatakan, kamu jangan ngaku tailor kalau belum bisa bikin jas. Rasanya sakit sekali mendengarnya,” katantya.

Akhirnya, saat itu ia memutuskan membuka kios permak daripada membuat tailor. “Mending buka permak bisa jahit, biar bisa beri service lebih ke pelanggan,” kata Bambang.

BACA JUGA:  Jelang Musim Hujan, Lakukan Mitigasi Kesiapsiagaan Bencana Banjir Lewat Bersih-Bersih Sungai

Setidaknya sudah hampir 10 tahun Bambang membuka usaha permak ini. Namun, baru kali ini ia punya kepercayaan diri untuk kembali jadi penjahit baju.

“Setelah saya ketemu tim super dan diberi garapan, saya melihat produksi dikelola dengan rapi, hak dan kewajiban semuanya tertulis. Dari situlah saya mulai membuka hati untuk menjadi penjahit tulen lagi,” ujarnya.

Apalagi, saat ini ia mampu menerima tantangan Wali Kota Eri untuk memproduksi dan menjahit seragam sekolah. Tentunya, ini jauh lebih gampang dibanding permak.

“Kalau permak itu, saya kadang sampai lupa apa saja yang harus dipermak, kalau seragam kan gampang banget. Kalau garapan jahit seragam ini banyak dan konsisten, nanti tak tutup aja permaknya, saya tak jadi penjahit baju saja,” tegas dia.

BACA JUGA:  Tanggul di Greges Timur Ditinggikan untuk Atasi Banjir Rob

Karena itu, ia merasa hidupnya kembali bangkit. “Saya merasa bergairah lagi untuk menjalani hidup,” ujarnya.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Mujiati, Penjahit Super Bentul Wonokromo. Sejak ditinggal suaminya meninggal 30 tahun lalu, ia menghidupi tiga anaknya dengan jadi penjahit.

Bahkan, hingga punya empat cucu, ia terus semangat menjahit. Semangatnya tak pudar meski usianya sudah 62 tahun, dia pun tak mau kalah dengan penjahit muda lainnya.

“Akhir-akhir ini memang sepi jahitan karena pandemi. Saya berpikir bagaimana caranya supaya dapat garapan jahit? Saya sampai bingung. Dari situ saya didatangi tim Super untuk diajak bergabung dan akhirnya bergabung hingga sekarang,” kata Mujiati.

BACA JUGA:  Serentak, Babinsa Kodim Bojonegoro dan Masyarakat Bersih-Bersih Lingkungan

Bahkan, ia pun mengajak beberapa tetangga untuk membantunya dengan pekerjaan sederhana seperti melipat, menyeterika, dan juga membersihkan bekas benang. “Jadi, berkah itu harus dibagi-bagi,” katanya.

Mujiati adalah satu dari 316 penjahit yang bergabung menjadi Penjahit Super tahun ini. Memasuki tahun 2022, tim Super menjangkau lebih banyak penjahit di Kota Surabaya, yang mana sebagian besar adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). (ST01)

Tags: Eri CahyadiSeragam SekolahUMKM JahitUMKM Konveksi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

HUT Ke 80 Muslimat NU, Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal MNU Jateng

Minggu, 12 April 2026

Perluasan Parkir Digital Surabaya Libatkan 616 Jukir

Jumat, 10 April 2026
Foto bersama di sela pelantikan Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030 di Plaza Airlangga Surabaya.

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Jumat, 10 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wujudkan Surabaya Kota Jasa, Eri Tekankan Transparansi Layanan Lewat Digitalisasi

Jumat, 10 April 2026

Berita Terkini

HUT Ke 80 Muslimat NU, Khofifah Kukuhkan 400 Paralegal MNU Jateng

Minggu, 12 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

Wagub Emil Ajak K3 Jatim Perkuat Persatuan dan Ketahanan Sosial di Tengah Gejolak Global

Minggu, 12 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam penutupan rangkaian Surabaya Industrial & Labour (SIL)

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 11 April 2026
Cabor anggar diandalkan menjadi salah satu cabor untuk mendulang medali ke kontingen Porprov 2027.

40 Cabor Piala Wali Kota Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2027

Sabtu, 11 April 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri penyerahan sertifikat wakaf serta aset Pemprov oleh BPN Jatim. Gerakan Partisipatif Masyarakat Percepat Sertifikasi Tanah ini merupakan sistem bahwa masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan pembayaran yang aman, praktis, dan terukur.

Gubernur Khofifah: Pemprov Siapkan Relawan dan Gerakan Partisipatif Masyarakat Percepat Sertifikasi Tanah

Sabtu, 11 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In