• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pedagang Bojonegoro Penerima KPP Wilayah Baureno Belajar Digital Marketing

by Redaksi
Selasa, 22 Maret 2022
Pelaksanaan Bimtek Digitalisasi Manajemen Marketing Usaha melalui Program Kartu Pedagang Produktif (KPP) yang dilaksanakan di Pendapa Kecamatan Baureno.

Pelaksanaan Bimtek Digitalisasi Manajemen Marketing Usaha melalui Program Kartu Pedagang Produktif (KPP) yang dilaksanakan di Pendapa Kecamatan Baureno.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Bimtek Digitalisasi Manajemen Marketing Usaha melalui program Kartu Pedagang Produktif (KPP) digelar lagi oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro. Bimtek menyasar 44 pedagang penerima KPP di wilayah Baureno dan dilaksanakan di Pendapa Kecamatan Baureno, Selasa (22/3).

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam arahannya secara daring menuturkan agar pedagang harus sabar menunggu pembeli. Tak hanya itu, pedagang harus telaten dan teliti menjelaskan produk kepada calon pembelinya.

Bupati Anna juga meminta semua peserta mengisi aplikasi Google Form. Tujuannya untuk menumbuhkan kebiasaan dan minat terhadap dunia digital.

“Sebelum berbicara tentang digital marketing, maka behaviour kita perlu ditata, kita membangun environment sosial, dan mindset kita bahwa kita harus lancar dan terbiasa dengan IT. Mudah-mudahan setiap ada pembinaan/bimtek, Saya minta untuk dibuatkan Google Form,” tutur Bupati Anna.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Gencarkan Program KPP

Lebih lanjut Bupati Anna menjelaskan program Pemkab dimana telah banyak memberikan subsidi bunga. Tetapi kalau para pedagang tidak mengakses, tidak mengajukan, tidak mengambil program tersebut, maka program ini kurang ada manfaatnya, meski program ini sangat bagus.

“Harapan kami Bapak/Ibu sekalian terus untuk mencoba mengambil program tersebut di BPR, dan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UM agar memfasilitasi dengan KPP yang sudah diterima. Maka peserta aktif pemegang KPP ini yang diutamakan menerima subsidi bunga,” jabar dia.

“Mudah-mudahan dengan kebijakan ini bisa meringankan beban bunga, administrasi, dan juga bisa mendukung dan mendorong daya saing terhadap produk-produk baik skala mikro, kecil, dan menengah,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Baureno, Joko Tri Cahyono menyampaikan, adanya program KPP adalah sebagai upaya pemberdayaan usaha mikro melalui pelatihan, pendampingan, bantuan fasilitasi permodalan dan perbaikan sarana prasarana perdagangan.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek Pengarusutamaan Gender

Tujuannya menumbuhkan iklim usaha, pengembangan usaha, pembiayaan dan kemitraan. “Semoga dengan bimtek ini Bapak/ibu dapat menyerap ilmunya, dan paling penting dapat mengaplikasikannya. Semoga ilmu yang diberikan benar-benar membawa manfaat,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UM Sukaemi juga menyampaikan berbagai capaian program prioritas Pemkab Bojonegoro. Kebijakan pembangunan jalan, jembatan, penerangan jalan umum, irigasi dilakukan dalam rangka menunjang kelancaran hidup masyarakat.

Hal itu menunjukan bahwa Bupati Anna Mu’awanah sangat memperhatikan kebutuhan warganya sampai pelosok. Banyak jalan cor di Bojonegoro sudah nglenyer, banyaknya PJU, jembatan yang baik di mana hal itu mendorong berkembangnya perdagangan, dan peningkatan ekonomi masyarakat Bojonegoro.

Sukaemi juga menjelaskan pinjaman modal dari BPR Bojonegoro bagi penerima KPP tahun 2021 untuk pelaku usaha ultra mikro yang semula Rp 2,5 juta, di tahun 2022 naik menjadi Rp 5 juta dengan bunga turun menjadi 1 persen. Sedangkan bagi pelaku usaha mikro bisa mengajukan pinjaman modal sebesar Rp 25 juta dimana bunga tahun ini diturunkan menjadi 3 persen.

BACA JUGA:  Sekdaprov Jatim Dorong Masyarakat Minum Kopi dan Hasil Kakao Produk Lokal

Artinya, lanjut dia, bupati Bojonegoro selalu berpikir untuk meringankan pelaku usaha. “Kalau sudah menerima manfaat agar benar-benar digunakan usaha,” ujarnya.

Misal jangan menjadi uang muka pembelian sepeda motor atau lainnya. Karena itu modal pertama jangan digunakan untuk kebutuhan prioritas.

Sebelumnya harus paham digital marketing. Misal, jualan kue maka dipandang harus enak, bentuk, warna dan kemasan menarik. Karena akan difoto dan ditampilkan online dengan keterangan produk yang mudah dan jelas dibaca. (ST10)

Tags: BimtekBupati Bojonegoro Anna Mu’awanahDigital MarketingKartu Pedagang Produktif
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In