• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Mahasiswa ITS Ciptakan Drone Kapal Pencari Korban Kecelakaan Laut

by Redaksi
Kamis, 2 Desember 2021
Desain YOLO-Boat, drone kapal autonomous pencari korban kecelakaan laut berbasis computer vision karya tim mahasiswa ITS.

Desain YOLO-Boat, drone kapal autonomous pencari korban kecelakaan laut berbasis computer vision karya tim mahasiswa ITS.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Sebagai negara maritim, Indonesia dituntut untuk bisa bergerak cepat dan efisien dalam mengevakuasi korban apabila terjadi kecelakaan di perairan. Berangkat dari hal tersebut, tim mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan drone kapal autonomous pencari korban kecelakaan laut berbasis computer vision yang diberi nama YOLO-Boat.

Andreas Raja Goklas Sitorus selaku ketua tim perancang YOLO-Boat mengatakan, inovasi ini dirancang untuk membantu tim Search and Rescue (SAR) dalam menghindari bahaya saat proses penyelamatan korban kecelakaan di perairan, terutama di laut. Terdapat faktor-faktor yang dapat membahayakan tim SAR ketika melakukan penyelamatan di lapangan, seperti cuaca dan lokasi kecelakaan.

BACA JUGA:  Cuti Kampanye Selesai, Eri Cahyadi Kembali Jabat Wali Kota Surabaya

“Melihat kemungkinan tersebut, kami termotivasi untuk membuat suatu alat yang dapat membantu operasi penyelamatan oleh tim SAR,” tutur Andreas.

Alat ini, lanjut Andreas, dirancang untuk dapat bekerja mandiri dalam mendeteksi korban, sehingga mampu meminimalisasi risiko bahaya pada proses penyelamatan.

Nama YOLO-Boat merupakan akronim dari You Only Live Once. Nama tersebut dipilih dengan tujuan agar kapal ini dapat menjadi harapan bagi para korban. “Seringkali dalam proses penyelamatan, terlihatnya korban untuk kali pertama adalah satu-satunya kesempatan bagi penyelamat untuk menolong korban, dengan kata lain tidak ada kesempatan kedua,” ungkap Andreas. Makna itulah yang melatarbelakangi penamaan kapal penyelamat ini.

BACA JUGA:  Kisah Inspiratif, Mahasiswa ITS Jualan Ayam Geprek di Kampus

Lebih lanjut, Andreas menjelaskan bahwa sebelum diujikan ke lapangan, YOLO-Boat terlebih dahulu diuji algoritmanya dengan menggunakan simulator agar dapat memprediksi pelaksanaan operasi penyelamatan. “YOLO-Boat juga dilengkapi dengan sistem User Interface untuk penyesuaian parameter pada saat pengujian serta membantu dalam proses pemantauan,” papar mahasiswa yang tengah menempuh tahun terakhir kuliahnya ini.

Dalam penerapannya, YOLO-Boat harus dibawa terlebih dahulu menggunakan kapal penyelamat ke perairan yang ditetapkan sebagai lokasi kecelakaan. Kemudian YOLO-Boat akan dilepaskan ke laut dan memulai proses pencarian korban. Ketika korban terdeteksi, YOLO-Boat akan memberikan pelampung kepada korban.

BACA JUGA:  Berkomitmen sebagai Kampus Berdampak, ITS Pamer Inovasi Lewat Tennovex 2025

Setelah itu, YOLO-Boat mengirimkan sinyal kepada kapal penyelamat untuk datang menghampiri lokasi korban yang ditemukan. “Idealnya akan dibutuhkan banyak YOLO-Boat yang bekerja sama untuk meningkatkan efektivitas penyelamatan korban,” ujar Andreas. (ST05)

Tags: DroneITSKapal Pencari KorbanKecelakaan LautYOLO-Boat
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Gandeng Kejati Jatim Lakukan Audit Independen Keuangan PD TSKBS

Jumat, 6 Februari 2026
Deputi Bidang Koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum  menyerahkan penghargaan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto.

Pemkot Surabaya Sabet Peringkat Pertama PIMTI Awards 2025

Jumat, 6 Februari 2026

Dari Paskibraka ke Kampung Pancasila, Pemuda Surabaya Siap Jadi Agen Perubahan

Jumat, 6 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin apel dan aksi Kurve Sampah Pantai yang digelar bersama jajaran  Forkopimda Jawa Timur di Pantai Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Kurve Sampah Pantai, Gerakkan Semua Lini Wujudkan Wisata yang Bersih dan Asri

Jumat, 6 Februari 2026

Berita Terkini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Gandeng Kejati Jatim Lakukan Audit Independen Keuangan PD TSKBS

Jumat, 6 Februari 2026

Pemkot Surabaya Gandeng 38 Hotel Pasok Kebutuhan dari UMKM Lokal

Jumat, 6 Februari 2026
Deputi Bidang Koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum  menyerahkan penghargaan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto.

Pemkot Surabaya Sabet Peringkat Pertama PIMTI Awards 2025

Jumat, 6 Februari 2026

Dari Paskibraka ke Kampung Pancasila, Pemuda Surabaya Siap Jadi Agen Perubahan

Jumat, 6 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin apel dan aksi Kurve Sampah Pantai yang digelar bersama jajaran  Forkopimda Jawa Timur di Pantai Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Kurve Sampah Pantai, Gerakkan Semua Lini Wujudkan Wisata yang Bersih dan Asri

Jumat, 6 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In