• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Mensos Risma Sering Marah, Anggota DPD RI Ahmad Nawardi: Justru Harus Marah Kalau Ada Ketidakwajaran

by Redaksi
Sabtu, 16 Oktober 2021
Anggota DPD RI  H. Ahmad Nawardi.

Anggota DPD RI H. Ahmad Nawardi.

SURABAYATODAY.ID, BANGKALAN – Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja di Bangkalan, Sabtu (16/10). Dalam kegiatan ini, hadir anggota Komite III DPD RI H. Ahmad Nawardi. Kunjungan juga diikuti anggota DPR RI Komisi VIII Muhammad Ali Ridho dari Fraksi Partai Golkar, H. Hasani Bin Zuber dari Fraksi Partai Demokrat, plus Forkopimda Bangkalan.

Anggota DPD RI H. Ahmad Nawardi memberikan apresiasi atas kedatangan Mensos Risma ini. Bahkan meski belakangan Risma ada sorotan karena sering marah-marah, Ahmad Nawardi memberikan penilaian lain.

Baginya, sikap Risma itu adalah hal yang wajar. Sikap marah-marah itu harus dilihat secara positif. Sebab mensos tidak ingin ada penyalahgunaan, termasuk tidak maksimalnya atau tersendatnya bantuan sosial sampai ke masyarakat.

BACA JUGA:  Command Center 112 Surabaya Jadi Percontohan Nasional

“Bu Risma sering emosional jika melihat orang yang seharusnya menerima bantuan sosial tapi tidak menerima bantuan. Kemarahan itu terjadi karena memang ada ketidakberesan di tingkat bawah,” katanya.

Menurut dia, Risma tidak akan marah jika penyerahan bantuan sosial tidak ada masalah di lapangan. Bahkan ia menilai kemarahan Risma adalah perlu.

“Wajar. Justru harus dimarahin kalau memang ada ketidakwajaran,” tegasnya.

Baginya, kemarahan itu juga karena Risma adalah sosok perempuan. Tapi lebih dari itu, Risma tidak ingin ada penyalahgunaan atas bantuan sosial ke masyarakat yang memang layak mendapatkan bantuan. Namun karena Risma adalah perempuan, jiwanya sebagai ibu juga melekat.

BACA JUGA:  Dari 52 Paus Terdampar, yang Selamat Cuma Satu Ekor

“Itulah ibu-ibu. Ibu siapapun jika ada anak kita yang nakal, pasti akan marah,” ungkap Nawardi kembali.

Tetapi ia menggarisbawahi bahwa marahnya Risma bukan sekadar emosionalnya seorang ibu. Melainkan menggambarkan cintanya Risma pada masyarakat.

“Marahnya bukan karena marah tapi karena cintanya kepada masyarakat. Ada masyarakat miskin yang tidak menerima (bantuan), padahal seharusnya menerima. Itulah yang membuat beliau marah,” tambahnya.

Karena itu, mantan jurnalis ini kembali menyampaikan kemarahan Risma adalah wajar. “Justru harus dimarahin memang kalau ada ketidakwajaran. Ada kenakalan, ya harus marah. Jangan dibiarkan,” tandasnya.

BACA JUGA:  Indonesia Islamic Science Park di Bangkalan Diharapkan Jadi Daya Tarik Investor

Sebaliknya, Nawardi berharap kementerian lain di pemerintah pusat perlu mengikuti langkah Mensos Risma. Yakni merealisasikan, memantau, bahkan ikut membagikan bantuan secara langsung ke masyarakat.

Di sisi lain, Nawardi menyatakan aparat penegak hukum harus mengawal langkah Mensos Risma. Jika ada ketidakberesan atas penyaluran bantuan sosial, aparat penegak hukum diminta mengusut secara tuntas dan transparan.

Ia juga meminta masyarakat jika ada ketidakberesan atas bantuan sosial, dilaporkan ke DPD RI. “Kita ada call center. Silakan dilaporkan dan kita akan menindaklanjuti secara serius setiap laporan masuk,” tegas dia. (ST01)

Tags: Ahmad NawardiBangkalanDPR RIKemensosMensos RismaRisma Marah-Marah
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In