• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Kisah Haru Wisudawan ITS; Saat Kecil Pegangi Ijazah, Kini Bawa Ijazah di Makam Ayahnya

by Redaksi
Jumat, 15 Oktober 2021
Foto Nadhifa Laudza Shabrina bersama almarhum ayahnya, Eko Julianto Prihantoro ST MT, saat Wisuda ke-99 ITS pada Oktober 2009 silam yang diunggah ayahnya di media sosial.

Foto Nadhifa Laudza Shabrina bersama almarhum ayahnya, Eko Julianto Prihantoro ST MT, saat Wisuda ke-99 ITS pada Oktober 2009 silam yang diunggah ayahnya di media sosial.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA ¬– Dari prosesi wisuda ke-124 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), ternyata ada kisah mengharukan. Sebab ada salah satu mahasiswa yang diwisuda adalah meneruskan jejak almarhum ayahnya.

Mahasiswa itu yaitu Nadhifa Laudza Shabrina. Perempuan yang akrab disapa Shabrina ini sempat membagikan momen bahagianya usai diwisuda di media sosial saat berziarah ke makam ayahnya, beberapa waktu lalu.

Unggahan itu pun cukup menarik banyak perhatian publik. “Foto ini hanya untuk mengenang kembali kisah saya dan papa,” tutur alumnus Departemen Teknik Geofisika ITS ini.

Walau sempat tak percaya, Shabrina mengaku bersyukur sebab banyak dari netizen yang turut mendoakan almarhum sang ayah yang meninggal dunia pada 29 Desember 2013, setelah melihat unggahannya di media sosial tersebut. “Senang bisa meninggalkan jejak yang baik di ITS (seperti almarhum ayah) dan menyentuh hati teman-teman,” tambahnya.

BACA JUGA:  Dua Varietas Durian Asli Bojonegoro Dapat Sertifikat dari Kementerian Pertanian RI

Gadis asal Surabaya ini menceritakan bahwa ketika dirinya berfoto pada Oktober 2009 lalu dengan memegang ijazah milik sang ayah, Eko Julianto Prihantoro. Kedua orang tuanya saat itu meyakini jika suatu saat nanti ia juga akan memegang ijazah miliknya sendiri.

Nadhifa Laudza Shabrina (saat berusia 10 tahun) memegang ijazah almarhum ayahnya yang telah diwisuda di depan gedung Graha Sepuluh Nopember ITS pada Oktober 2009 silam.

“Seperti ada malaikat lewat, pernyataan tersebut sungguh terwujud bahkan di kampus yang sama dengan ayah,” tutur Shabrina bangga.

Pilihannya berkuliah di ITS bukan semata-mata karena ingin mengikuti jejak sang ayah yang merupakan lulusan program Magister (S-2) di Magister Manajemen Teknologi (MMT) ITS. “Memang sejak awal sudah tertarik dengan departemen pilihan saya dan saya rasa ITS memang tempat yang tepat,” ungkapnya.

Shabrina menambahkan bahwa masa perkuliahannya di ITS dimulai sejak 2017 hingga lulus saat ini juga tak luput dari jatuh bangun seperti mahasiswa pada umumnya. Mulai dari tugas yang berat hingga raihan nilai yang terkadang tidak sesuai ekspektasi.

BACA JUGA:  Rehabilitasi Pasien Stroke Lewat Pemantauan Sinyal Listrik Otak

Namun ia mampu menyelesaikan masa studinya dengan dukungan keluarga dan lingkungan yang suportif. “Berani memulai sesuatu artinya berani bertanggung jawab hingga akhir,” tegasnya.

Sulung dari tiga bersaudara ini mengatakan bahwa tekad utamanya menyelesaikan studi sarjana (S-1) ialah keinginannya untuk meringankan beban sang ibu yang sudah tujuh tahun menjadi tulang punggung keluarga. “Semoga pencapain ini dapat mengisi ruang bangga di hati mama,” harap gadis kelahiran 1999 ini.

Peran almarhum ayah yang sempat mengisi 14 tahun kehidupannya juga tak kalah penting. Shabrina selalu teringat akan motivasi almarhum ayahnya yang selalu mengatakan bila sang ayah saja bisa, pasti dirinya juga mampu melewati hal itu.

Nadhifa Laudza Shabrina yang berpose seperti potret masa kecilnya ketika memegang ijazah sang ayah saat berziarah ke makam usai diwisuda di ITS.

“Papa saja bisa menyelesaikan pendidikan hingga S-2, maka saya juga harus bisa menyelesaikan pendidikan S-1 ini,” tandas Shabrina meyakinkan dirinya.

BACA JUGA:  Tes Swab Acak ASN Pemkot Surabaya Hasilnya Negatif

Lebih dalam, Shabrina juga membagikan satu pesan almarhum ayahnya yang masih teringat hingga kini yaitu ‘Don’t stop learning’. Motto yang selalu dipegangnya ini pun sukses mengantarkan dirinya meraih gelar S-1.

“Apapun yang masih berada di bawah langit ini semua pasti bisa dipelajari bila ada kemauan,” ucap gadis yang kini telah bekerja di salah satu perusahaan gas swasta di Surabaya ini.

Shabrina berpesan kepada mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan studinya dan berada di fase terberat untuk selalu mengingat bahwa capaian dirinya saat ini merupakan hal yang pernah ia usahakan. Shabrina percaya bahwa niat awal yang baik tidak akan membuahkan pilihan yang salah.

“Selalu berikan yang terbaik dan perbanyak bersyukur,” ujarnya memberi motivasi. (ST05)

Tags: ITSTeknik GeofisikaWisuda
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Ketua DPD PKS Kota Surabaya, M. Frimainto Utomo

Silaturahmi Ramadan dengan Media, PKS Surabaya Sampaikan Program Strategis Partai

Kamis, 12 Maret 2026

Gubernur Khofifah Buka Pameran Kiswah Syekh Abdul Qadir Al Jailani di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya

Kamis, 12 Maret 2026

Gubernur Khofifah Kagumi edOTEL SMKN 1 Jombang Setara Hotel Berbintang, Dorong Segera Jadi BLUD

Kamis, 12 Maret 2026

Posko THR Jatim Terima 20 Pengaduan, Gubernur Khofifah Ingatkan Perusahaan Tuntaskan Pembayaran THR Maksimal H-7 Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026

Berita Terkini

Ketua DPD PKS Kota Surabaya, M. Frimainto Utomo

Silaturahmi Ramadan dengan Media, PKS Surabaya Sampaikan Program Strategis Partai

Kamis, 12 Maret 2026

Gubernur Khofifah Buka Pameran Kiswah Syekh Abdul Qadir Al Jailani di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya

Kamis, 12 Maret 2026

Gubernur Khofifah Kagumi edOTEL SMKN 1 Jombang Setara Hotel Berbintang, Dorong Segera Jadi BLUD

Kamis, 12 Maret 2026

Posko THR Jatim Terima 20 Pengaduan, Gubernur Khofifah Ingatkan Perusahaan Tuntaskan Pembayaran THR Maksimal H-7 Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026

Diklat Anfa Pasuruan Amankan Tiket Semifinal Kompetisi Ramadhan KU 16

Kamis, 12 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In