SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya bersama Komando Armada (Koarmada) II kembali akan menggelar vaksinasi massal Covid-19. Vaksinasi akan digelar pada 30 September dan 1 Oktober 2021 di lapangan Thor (Gelora Pancasila) Jalan Padmosusastro, Wonokromo.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal itu merupakan inisiasi dari Panglima Koarmada (Pangkoarmada) II dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah aglomerasi. “Nanti semua vaksinnya dari Pangkoarmada II. Insya Allah akan dihadiri juga oleh Bapak Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono,” katanya.
Eri menerangkan, vaksinasi massal itu juga akan dilaksanakan secara serentak di tiga daerah. Selain Surabaya, vaksinasi digelar di Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan untuk tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas berasal dari daerah masing-masing.
“Tapi, kalaupun misal kurang, kami akan berkolaborasi. Kalau ternyata Surabaya butuhnya cuman sekian dan cukup, kita akan perbantukan,” terangnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara menyebut, pelaksanaan vaksinasi massal disiapkan 30 ribu dosis vaksin Sinovac setiap hari. “Vaksinasi dimulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB. Untuk dosis pertama dan dosis kedua Sinovac. Sementara untuk nakesnya, pemkot akan menurunkan sebanyak 800 nakes,” ujarnya.
Febri menjelaskan, vaksinasi massal itu menyasar masyarakat umum dan kelompok masyarakat rentan. Seperti, lansia berusia di atas 60 tahun, anak-anak berusia 12-15 tahun, dan penyandang disabilitas.
“Ibu hamil juga diperkenankan ikut. Asalkan, mereka sudah memenuhi persyaratan yang berlaku, nanti di sana juga akan diskrining lagi,” terangnya.
“Pemkot juga menyiapkan lajur terpisah. Jadi, nanti ada lajur untuk anak-anak, ibu hamil, lansia, dan masyarakat umum, itu terpisah,” tambah Febri.
Ia juga menegaskan bahwa vaksinasi massal itu tidak hanya bagi warga ber-KTP Surabaya. Sebaliknya, masyarakat yang bukan KTP Surabaya pun dapat mengikuti vaksinasi tersebut.
“Bebas untuk umum. Mereka tidak perlu membawa surat keterangan domisili, cukup membawa fotokopi KTP, membawa bolpoint, dan membawa kartu vaksinasi dosis pertama dengan interval waktu 28 hari (dosis pertama sebelum 2 September 2021) untuk mereka yang ingin mendapatkan vaksin dosis kedua,” ujarnya.
Selain itu, bagi peserta vaksinasi yang datang menggunakan kendaraan pribadi, Pemkot Surabaya telah menyediakan beberapa lokasi titik parkir. Di antarannya, di Jalan Bogowono, Jalan Padmosusastro, Jalan Sibolga, Jalan Sambas, dan Jalan Musi, serta halaman parkir Masjid Al-Hikmah di Jalan Indragiri. (ST01)