• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Ini 20 Daerah di Jatim yang Sudah Laksanakan Pembelajaran tatap Muka

by Redaksi
Senin, 30 Agustus 2021
Salah satu sekolah yang mulai melakukan PTM terbatas bertahap yaitu SMK Negeri 7 Surabaya.

Salah satu sekolah yang mulai melakukan PTM terbatas bertahap yaitu SMK Negeri 7 Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Mulai hari ini, Senin (30/8), Pembelajaran TATAP MUKA (PTM) terbatas bertahap untuk jenjang SMA/SMK dan SLB dimulai. PTM terbatas bertahap ini dilaksanakan pada 20 kabupaten/kota di Jatim dengan PPKM level 2 dan 3.

20 kabupaten/kota tersebut adalah Sampang, Pasuruan, Sumenep, Tuban, Situbondo, dan Bondowoso. Selain itu Nganjuk, Kota Mojokerto dan Kabupaten Mojokerto, Bangkalan, serta Lamongan.

Ada pula Kabupaten Pacitan, Kabupaten Jember, Bojonegoro, Sidoarjo, Gresik dan Kota Surabaya. Untuk enam daerah yang disebutkan terakhir baru menyiapkan SMA dan SMK, sementara sisanya baru akan dirapatkan.

Selain itu, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan baru menyanggupi PTM untuk SMA dan SMK, dan akan menerapkan sistem yang sama di jenjang lainnya per tanggal 1 September 2021.

BACA JUGA:  Guru dan Mahasiswa Digerakkan untuk Sukseskan Sub PIN Polio Putaran Kedua

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan dimulainya PTM tetap pola pembelajaran hybrid. Jadi, selain ada yang PTM, metode daring tetap diberlakukan. Sebab kapasitas siswa dibatasi 50 persen.

“Terlebih kita masih melakukan ini secara bertahap, jadi sambil mengukur kapasitas kita sendiri,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan yang penting adalah menaati peraturan dari pemerintah. Untuk teknisnya, bisa diputuskan masing-masing daerah.

“Apakah akan bergantian harinya untuk setiap kelas, atau dibuat shift per hari. Yang penting hal-hal dasar seperti pengadaan tempat cuci tangan , bermasker dan social distancing harus dilakukan,” lanjut orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

BACA JUGA:  Politisi PDIP Ini Minta Pemkot Surabaya Maksimalkan Aset untuk Rumah Sakit Darurat

Mantan menteri sosial RI itu mengungkapkan betapa penting PTM ini untuk siswa-siswi sekolah kejuruan. Sebab, selama pandemi Covid-19, mereka terpaksa belajar secara daring tanpa praktik langsung telah tertinggal dari demand dunia industri, dunia usaha dan dunia kerja yang standarnya makin tinggi.

Karena itu, Pemprov memprioritaskan SMK-SMA kelas 12 untuk PTM ini. Tetapi PTM terbatas bertahap ini dapat diatur untuk semua kelas.

“Saya khawatir jika mereka hanya mengandalkan pembelajaran daring dan tidak praktik langsung, skillnya jadi tidak terasah dan mereka bisa kehilangan kepercayaan diri. Untuk itu, mari cari format terbaik untuk anak-anak agar mereka siap menghadapi dunia usaha, dunia kerja dan dunia industri setelah lulus nanti,” terangnya.

BACA JUGA:  Surabaya Miliki Tim Percepatan Penurunan Stunting

Sebagai informasi, untuk PTM terbatas bertahap, persiapan yang telah dilakukan meliputi penjarangan tempat duduk dan peniadaan kantin. Selain itu, waktu pulang bagi siswa juga dibagi berdasarkan kelas di mana Satgas Covid-19 sekolah akan memastikan siswa langsung kembali ke rumah tanpa berkumpul dan bercengkrama.

Satgas Covid-19 itu sendiri terdiri dari guru-guru, civitas akademik dan OSIS yang bekerjasama dengan Satgas di tingkat RT/RW. Tugas utama mereka nantinya adalah memastikan prokes dan ketertiban peraturan PTM dilakukan dengan disiplin ketat. (ST02)

Tags: Khofifah Indar ParawansaPembelajaran Tatap MukaProtokol Kesehatan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Tak Sekadar Wisata Alam, Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In