• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Masih Ada yang Menolak Vaksin, Begini Tanggapan Emil Dardak

by Redaksi
Senin, 16 Agustus 2021

SURABAYATODAY.ID, SITUBONDO – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan pernyataan tentang penolakan vaksinasi. Di sela menyerahkan dua alat konsentrator oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki, Kab Situbondo, Sabtu (14/8) lalu, Emil mengatakan ada masyarakat yang percaya hoax.

Emil mencontohkan, bagaimana banyak santri yang tersebar di beberapa pesantren di Situbondo yang tidak mau menerima vaksin. Hal ini karena orang tuanya santri tersebut percaya hoax.

“Indikasi sebenarnya ada dua. Pertama terlalu percaya hoax atau tidak percaya dengan kondisi tubuhnya sendiri. Kedua, biasanya mereka jarang melakukan tes kesehatan,” kata Emil.

BACA JUGA:  Empat Hari Terakhir, Angka Kematian di Surabaya yang Dimakamkan Secara Prokes Menurun

Karena itu, mantan bupati Trenggalek itu meminta kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang ada di puskesmas setempat untuk melakukan tes kesehatan kepada masyarakat. Hal ini agar mereka mengenali kondisi dirinya masing-masing.

“Kita sadar kalau masyarakat sebegitu takutnya terhadap vaksin, dan dipaksa vaksin maka sugestinya juga tetap. Kita perlu orang yang yakin untuk melakukan vaksin ini,” tukasnya.

Emil pun mengajak masyarakat di Kab. Situbondo untuk menyadari pentingnya vaksinasi. Sedang bagi masyarakat yang tidak mau divaksin, maka dimungkinkan pergerakannya akan dibatasi.

BACA JUGA:  DLH Surabaya Tegaskan Parkir di Area Makam Gratis, Warga Diminta Tolak Pungli

“Karena mereka (yang belum divaksin) berpotensi untuk terpapar dengan kondisi yang memburuk bisa terjadi dan nantinya dapat sanksi dengan dilarangnya melakukan beberapa aktivitas di tempat yang risiko penularannya tinggi,” kata Emil.

Ikhtiar pemerintah terkait percepatan vaksinasi dan perluasan capaiannya menjadi sangat penting. Yakni untuk memastikan kesehatan masyarakat setidaknya bisa terkendali dengan baik. (ST02)

Tags: Covid-19Emil Dardak ElestiantoMenolak Vaksin
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Prof Ir Hera Widyastuti MT PhD

Pakar ITS Sebut Perlintasan KA Tidak Sebidang Efektif Cegah Kecelakaan

Kamis, 30 April 2026

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026
Dr Wisda Mulyasari SST MT

Doktor Lulusan ITS Gagas Model Resiliensi Keselamatan Industri Kimia

Rabu, 29 April 2026

Berita Terkini

Prof Ir Hera Widyastuti MT PhD

Pakar ITS Sebut Perlintasan KA Tidak Sebidang Efektif Cegah Kecelakaan

Kamis, 30 April 2026

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026
Dr Wisda Mulyasari SST MT

Doktor Lulusan ITS Gagas Model Resiliensi Keselamatan Industri Kimia

Rabu, 29 April 2026

KBS Pinjamkan Komodo untuk Program Konservasi

Rabu, 29 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In