• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 11 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Biar Lebih Cepat, Pemkot Lakukan Mobilisasi Oksigen dari Stasiun ke Rumah Sakit

by Redaksi
Kamis, 22 Juli 2021
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Memenuhi ketersediaan oksigen medis, Pemkot Surabaya melakukan pengisian ulang tabung melalui mobilisasi. Yakni, mengambil oksigen dari stasiun pengisian dan mentransfernya ke beberapa tabung milik rumah sakit dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat (PKM).

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, pengisian tabung oksigen dengan cara mobilisasi dilakukan sebagai langkah percepatan menunjang fasilitas kesehatan. Hal ini untuk memenuhi ketersediaan oksigen bagi warga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan PKM.

“Jadi di setiap rumah sakit itu ada tabung-tabung oksigen yang telah disiapkan,” kata Febriadhitya.

Transfer atau pengisian ulang oksigen, kata Febri, dilakukan di Hotel Asrama Haji (HAH), Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT), RSUD dr Soewandhie, RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) hingga PKM Medokan Ayu dan Simomulyo. Setidaknya, ada sebanyak 200 lebih tabung oksigen yang setiap hari dilakukan pengisian ulang.

BACA JUGA:  Inovboyo 2025 Hadirkan 20 Inovasi Ketentraman dan Ketertiban untuk Surabaya Lebih Aman

“Itu kira-kira kita melayani dengan 9 unit pick up on call. Sekitar 200 an tabung lebih, setiap harinya,” ungkap dia.

Data Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Kota Surabaya tanggal 20 Juli 2021 mencatat, ada sebanyak 207 tabung oksigen ukuran besar atau 6 meter kubik (m3) yang dilakukan transfer pengisian. Sedangkan untuk ukuran kecil atau 1 meter kubik (m3), ada 45 tabung oksigen.

Febri menyebut, untuk RSUD BDH, pengisian ulang tabung oksigen dilakukan dua kali jalan atau dua rit. Ini dikarenakan jumlah tabung oksigen yang dimiliki pemkot untuk mentransfer juga terbatas.

BACA JUGA:  Maksimalkan Pelayanan Warga, Pegawai Kelurahan di Surabaya Terus Ditingkatkan Kompetensinya

“Karena memang terbatas tabungnya. Misalkan, ambil 40 (tabung) nanti kemudian balik lagi (mengisi) yang kosong lagi,” terangnya.

Menurut Febri, pemkot juga menyediakan tabung oksigen di RSLT karena tingginya kebutuhan oksigen di sana. Apalagi saat ini RSLT tak hanya digunakan untuk merawat OTG dan gejala ringan, tapi juga pasien dengan saturasi oksigen di bawah 80 persen.

“Karena prediksinya kemarin sebenarnya RSLT untuk pasien OTG dan gejala ringan. Tapi ternyata yang masuk di sana, kategori saturasinya sudah di bawah 80 persen,” papar dia.

Bahkan, karena semakin tingginya kebutuhan oksigen di RSLT, maka pemkot kemudian melengkapi dengan alat oksigen konsentrator sekitar 100 unit. Alat ini dapat mengonversi udara menjadi oksigen medis hanya dengan disambungkan ke aliran listrik.

BACA JUGA:  Buka Gelar Pangan Nusantara, Wagub Emil Ajak Masyarakat Jatim Gemar Konsumsi Produk Pangan Lokal

“Sama Pak Wali Kota juga diberikan satu alat lagi yang sifatnya personal. Artinya, satu orang dikasih alat yang namanya oksigen konsentrator,” ujar Febri.

Namun demikian, Febri menyatakan, bahwa alat tersebut rupanya memiliki daya tinggi. Artinya, jika semakin banyak pasien di RSLT yang membutuhkan oksigen, otomatis pemakaian unit oksigen konsentrator juga semakin banyak. Karena semakin tingginya daya yang dibutuhkan itulah kemudian berimbas pada terjadinya listrik mati beberapa waktu lalu.

“Dan itu di luar dugaan, ternyata kapasitasnya besar, sekitar 500 watt per satu unit (oksigen konsentrator). Ada sekitar 100 an alat. Insya allah kemarin sudah ada perbaikan, mudah-mudahan sudah tidak ada lagi listrik mati,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Covid-19OksigenPemkot SurabayaTabung Oksigen
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyalami pengurus KONI Provinsi Jawa Timur masa bakti 2025–2029 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Pengurus KONI Jatim 2025–2029 Resmi Dilantik

Rabu, 11 Februari 2026
Gerakan Pasar Murah di lapangan Asemrowo, Jalan Asem Raya Nomor 19, Kelurahan Asemrowo.

Jelang Ramadan, Pemkot Surabaya Intensifkan Gerakan Pangan Murah Tekan Harga Bahan Pokok

Selasa, 10 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Sarasehan Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-64 Tahun Pelajaran 2026 di Grand City Convex, Surabaya.

Gubernur Khofifah Jadi Keynote Speaker di Sarasehan PASIS Seskoau

Selasa, 10 Februari 2026
Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno

Komisi A DPRD Surabaya Minta Call Center 112 Siaga 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem

Selasa, 10 Februari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyalami pengurus KONI Provinsi Jawa Timur masa bakti 2025–2029 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Pengurus KONI Jatim 2025–2029 Resmi Dilantik

Rabu, 11 Februari 2026
Gerakan Pasar Murah di lapangan Asemrowo, Jalan Asem Raya Nomor 19, Kelurahan Asemrowo.

Jelang Ramadan, Pemkot Surabaya Intensifkan Gerakan Pangan Murah Tekan Harga Bahan Pokok

Selasa, 10 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Sarasehan Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-64 Tahun Pelajaran 2026 di Grand City Convex, Surabaya.

Gubernur Khofifah Jadi Keynote Speaker di Sarasehan PASIS Seskoau

Selasa, 10 Februari 2026
Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno

Komisi A DPRD Surabaya Minta Call Center 112 Siaga 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem

Selasa, 10 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa  saat meninjau langsung aktivitas pembelajaran dan unit praktik di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Murid SMKN 1 Buduran Tunjukkan Praktek Bekerja dari Fashion Internasional, Kafe dan Restoran, Hingga Hotel Setara Bintang

Selasa, 10 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In