• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Masalah yang Kerap Dihadapi Masyarakat Desa Adalah Kemiskinan

by Redaksi
Senin, 28 Juni 2021

SURABAYATODAY.ID, GRESIK – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI Abdul Halim Iskandar melakukan kunjungan kerja di Gresik. Mendes PDTT hadir dalam dialog terbatas dengan tema “Sinergi Industri dan Potensi Lokal Desa serta Peran Legislatif Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Gresik” di Balai Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Sabtu (26/6) lalu.

Dalam kesempatan itu, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan rencana pembangunan desa berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Implementasi SDGs ini dimulai dengan pelokalan yakni melalui perumusan konsep, indikator dan ikon.

BACA JUGA:  Sukses Tekan Stunting dan Kemiskinan, Pemkot Surabaya Raih 3 Penghargaan

Lalu dilakukan pengumpulan data sebelum uji coba instrumen serta diadakan penelitian dan penerapan program. “Saya bangga dengan bagaimana orang-orang desa mau bersinergi. Dalam waktu 3 bulan, sudah ada 60 persen dari total 118 juta warga desa secara nasional yang sudah terdata di pendataan,” katanya.

“Dengan begitu, kami akan semakin mudah mendeteksi tantangan perkembangan dan mencarikan solusi,” terangnya.

Menurut Halim Iskandar, salah satu masalah yang kerap dihadapi masyarakat desa adalah kemiskinan. Meski begitu, persoalan kemiskinan di desa tak lebih tinggi dibanding kabupaten. Karena level mikronya, kemiskinan di desa paling terbelakang pun hanya akan mencapai maksimal 30 persen dari total penduduknya.

BACA JUGA:  Wagub Emil Ajak Anak Muda Temukan Solusi Berkelanjutan untuk Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

Diterangkan, bicara kemiskinan desa adalah bicara tentang kehadiran pemerintah sesuai dengan undang-undang yang mewajibkan memperlakukan desa sebagai subjek pembangunan. “Jadi sebenarnya, desa mampu menyelesaikan masalah sendiri dengan baik. Yang harus kita lakukan adalah percaya,” lanjutnya.

Selain itu, dirinya berharap, desa tidak terlalu bergantung pada intervensi pemerintah. Hal ini penting, karena salah satu indikasi kemajuan desa adalah kemandirian.

“Maka, hal yang paling benar dilakukan adalah dengan mengingat ‘dari desa, oleh desa, untuk desa.’ Jadi, pemprov dan pemkab seharusnya tidak khawatir. Sebab, desa bisa bekerja dengan basis masalah dan potensi. Kalau sudah begini, semua permasalahan nasional pasti bisa teratasi karena di level mikro pun sudah ditemukan solusinya,” ujar Halim Iskandar.

BACA JUGA:  ITS Perkuat Jaringan International Partnership Week lewat International

Saat ini, Kemendes PDTT sendiri sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,6 triliun untuk Jatim. Penyaluraannya adalah untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sudah diberikan ke lebih dari 500.000 penerima manfaat dan sekitar 6.100 BUMDes. (ST02)

Tags: Abdul Halim IskandarKemiskinanMendes PDTTSDGsSustainable Development Goals
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In