• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Peringatan May Day, Khofifah Ajak Pekerja dan Pengusaha Percepat Pemulihan Ekonomi

by Redaksi
Sabtu, 1 Mei 2021
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak pekerja/buruh dan pengusaha saling berkolaborasi dalam upaya mengatasi berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Menurutnya, kolaborasi kemitraan keduanya dapat semakin mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2021 tahun ini diharapkannya jadi momentum mempererat kolaborasi keduanya.

“Di masa sekarang ini kolaborasi adalah strategi yang paling tepat dan bijak. Antara pengusaha dan buruh harus saling mengerti dan saling sinergi,” ujarnya, Sabtu (1/5).

Khofifah mengatakan, pemulihan ekonomi nasional akan lebih cepat jika hubungan industrial antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja atau buruh berjalan harmonis. Caranya, lanjut dia, dengan selalu membuka ruang-ruang dialog sosial.

BACA JUGA:  Khofifah Bakal Gelar Open House di Grahadi dan Kediaman

“Semua pihak harus saling mau mendengar masukan. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang, sebagian besar bisnis atau usaha ikut merasakan dampak yang luar biasa. Tidak sedikit pun yang harus bangkrut dan akhirnya mem-PHK karyawannya,” imbuhnya.

Khofifah menyebut, baik pengusaha maupun karyawan/buruh adalah dua elemen yang sama penting. Karyawan patut mendapat kesejahteraan yang layak. Yakni dengan mendapatkan apresiasi yang layak. Sedangkan di sisi lain, pengusaha membutuhkan jaminan keberlangsungan usaha.

Pandemi mengakibatkan banyak dunia usaha lesu. Omzet turun. Pengusaha harus memeras otak untuk memenuhi tuntutan kelompok pekerja. Yakni menaikkan upah minimum karyawan.

BACA JUGA:  Khofifah Cek Percepatan Revitalisasi Jembatan Ngaglik Lamongan yang Ambles

“Inilah pentingnya ruang dialog sosial. Karena pemerintah sendiri tidak bisa mengambil keputusan sepihak dan menguntungkan hanya salah satu pihak,” ujarnya.

Khofifah mengatakan, jika pemerintah mengutamakan kepentingan pekerja, maka bisa mengakibatkan capital flight. Jika kenaikan upah terlalu tinggi, bisa berdampak pada kinerja perusahaan bahkan bisa berakibat berhenti produksi. Bukan tidak mungkin, perusahaan akhirnya bedol usaha mencari wilayah yang upah karyawannya terjangkau.

Bagi pengusaha, lanjut Khofifah, bedol usaha bisa menjadi pilihan yang paling memungkinkan. Apalagi, sistem distribusi barang di Indonesia kian membaik karena ada jalur tol. Hitungan perpindahan produksi dari satu daerah ke daerah lain bisa lebih murah.

BACA JUGA:  Datang ke Jember, Khofifah Beri Santunan Korban Tragedi Pantai Payangan

“Di wilayah Ring I Jawa Timur, ada beberapa perusahaan yang berniat pindah ke daerah lain. Mereka melirik wilayah yang upah minimum karyawannya lebih rendah. Itu dilakukan agar cash flow perusahaan tetap terjaga,” terangnya.

Karena itu, Khofifah kembali meminta kepada pengusaha dan pekerja/ buruh bisa berkolaborasi bersama untuk bisa kembali bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Terhadap keputusan serikat buruh dan serikat pekerja di Jatim yang memutuskan tidak turun aksi di Hari Buruh Dunia 1 Mei ini Khofifah menyampaikan apresiasi. Alasannya saat ini penyebaran covid-19 masih belum berhenti. (ST02)

Tags: Hari BuruhKhofifah Indar ParawansaKolaborasiMay DayPemulihan Ekonomi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, DLH Surabaya Hemat Biaya Angkutan Rp 6,73 M per Tahun

Selasa, 13 Januari 2026

Duduki Peringkat Satu, Indeks Satu Data Indonesia Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Januari 2026

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Gubernur Khofifah Temui Menko PMK dan Menkes, Tegaskan Kesiapan RSUD Dr Soetomo Jadi World Class Academic Medical Center dan Jalankan Program Hospital Based

Selasa, 13 Januari 2026

Berita Terkini

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, DLH Surabaya Hemat Biaya Angkutan Rp 6,73 M per Tahun

Selasa, 13 Januari 2026

Duduki Peringkat Satu, Indeks Satu Data Indonesia Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Januari 2026

Bersama Kartolo, Dispusip Surabaya Gali Sejarah Ludruk untuk Program Literasi Anak

Selasa, 13 Januari 2026

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Gubernur Khofifah Temui Menko PMK dan Menkes, Tegaskan Kesiapan RSUD Dr Soetomo Jadi World Class Academic Medical Center dan Jalankan Program Hospital Based

Selasa, 13 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In