• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Guru Besar ITS Implementasikan Model Driven Decision Support Systems

by Redaksi
Kamis, 15 April 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Kehidupan manusia tak lepas dari mobilitas dan pemenuhan kebutuhan pangan. Banyaknya masalah yang muncul di dua sektor tersebut, mendorong Prof Erma Suryani ST MT PhD, salah satu guru besar (gubes) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengimplementasikan Model Driven Decision Support Systems (MDDSS). MDDSS ini sebagai strategi sekaligus solusi dalam penentuan keputusan dan pengambilan kebijakan.

Sebagai pendahuluan, Erma menjelaskan terlebih dahulu mengenai MDDSS dalam orasi ilmiah saat pengukuhannya sebagai gubes ITS, pada 31 Maret 2021 lalu. Dipaparkannya, MDDSS merupakan sistem pendukung keputusan berbasis model yang berfokus pada akses untuk memanipulasi model simulasi yang luarannya dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan.

“Model simulasi dalam hal ini berperan dalam memproyeksikan kondisi sistem di masa mendatang untuk meningkatkan kinerja sistem,” ujarnya.

BACA JUGA:  Penumpang Wira Wiri Suroboyo Tembus 2.500 Sehari, Armada dan Rutenya Bakal Ditambah

Lebih lanjut, perempuan kelahiran Sumenep ini pun menerangkan bahwa MDDSS tersebut sebenarnya dapat digunakan pada banyak sektor. Namun dalam penelitiannya, dosen yang meniti karir sejak 2005 ini mengimplementasikan MDDSS pada dua fokusan sekaligus yakni sistem transportasi dan industri pangan.

Sektor transportasi menjadi fokusan Erma dalam mengimplementasikan MDDSS lantaran bertambahnya jumlah kendaraan bermotor yang tidak diimbangi dengan pembangunan jalan baru. Berdasarkan penelitian, hal tersebut menimbulkan dampak negatif yang sangat serius.

“Karena itu diperlukan perencanaan transportasi yang terintegrasi untuk memitigasi kemacetan, meningkatkan mobilitas, dan keamanan pada sistem transportasi,” terangnya.

Dengan mengimplementasikan MDDSS pada urban transportation planning, Erma menguraikan bahwa kemacetan lalu lintas yang diproyeksikan dapat dikurangi hingga sekitar 61-70 persen. Begitu pula dengan kinerja mobilitas yang diproyeksikan akan meningkat sekitar 7 persen dan keselamatan pengguna jalan yang diproyeksikan meningkat menjadi 94,47 persen pada 2040 mendatang.

BACA JUGA:  Mahasiswa ITS Ciptakan Pasir Kucing Ramah Lingkungan

Alumnus Teknik Elektro ITS ini menuturkan bahwa produksi beras nasional yang mengalami penurunan menjadi latar belakang mengapa ia turut mengimplementasikan MDDSS pada sektor industri pangan. “Karena MDDSS juga dapat meningkatkan nilai rantai pasok pangan yang meliputi peningkatan produktivitas, peningkatan produksi, hingga peningkatan daya saing rantai pasok beras,” klaimnya.

Dalam mengimplementasikan MDDSS ke dalam dua sektor tersebut, Erma turut memanfaatkan teknologi informasi. Dalam sektor transportasi, Erma mengembangkan Intravtas dan Advanced Traveler Management Systems (ATMS). Keduanya merupakan aplikasi berbasis mobile yang berguna untuk memonitor ketersediaan angkutan umum dan memberikan navigasi lalu lintas serta memberikan fasilitas vehicle warning system dan informasi dari beberapa fasilitas traveling.

Adapun untuk sektor industri pangan, Erma juga mengembangkan empat mobile web antara lain Logistics Information Systems (LOG.IS), Budidaya Pertanian Cerdas (BUPERDAS), Disaster Risk Reduction in Agricultural Systems (DIRRAS), dan Agricultural Marketing (AGRIMA). Masing-masing dari keempat mobile web tersebut tentunya memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam mendukung peningkatan rantai pasok industri beras.

BACA JUGA:  Capaian Prestatif dan Prestisius Warnai Pendidikan Jatim di Tahun 2023

Melalui pengimplementasian MDDSS yang didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi ini, Erma percaya nantinya dapat menjadi formulasi kebijakan yang dapat diterapkan baik pada sektor transportasi maupun industri pangan. Publikasi ini pula lah yang mengantarkan Erma mencapai gelarnya sebagai guru besar ITS.

Meski begitu, Erma menganggap itu bukanlah akhir dari tujuannya. “Saya ingin dapat terus mengembangkan diri untuk meningkatkan tridharma perguruan tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” tekadnya. (ST05)

Tags: Guru BesarImplementasiITSMDDSSProf Erma Suryani
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In