• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Produksi Hidrogen Bisa Manfaatkan Thorium, Juga Lebih Ramah Lingkungan

by Redaksi
Sabtu, 20 Maret 2021
Skema rancangan alat untuk produksi Hidrogen yang lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan Thorium Small Molten Salt Reactor.

Skema rancangan alat untuk produksi Hidrogen yang lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan Thorium Small Molten Salt Reactor.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Masyarakat dunia kini semakin sadar pentingnya menggunakan sumber energi terbarukan untuk mencegah pemanasan global. Begitu juga dengan lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang menggagas inovasi untuk memproduksi hidrogen yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Lima mahasiswa itu adalah Michael Adrian Subagio (ketua tim), Abdul Quddus Al Kahfi, Bernadus Krisna Brata, dan Muhammad Rafli Revansyah. Mereka dari Departemen Teknik Kimia. Selain itu yakni Wahyu Febianto dari Departemen Teknik Elektro.

Produksi hidrogen ini dengan memanfaatkan thorium sebagai sumber energi. Sedangkan mereka mengusung inovasi untuk menggabungkan sumber energi bersih yaitu nuklir dan teknologi hidrogen. Sedangkan hidrogen ini dapat digunakan untuk mobil berbahan bakar hidrogen ataupun digunakan di skala industri.

BACA JUGA:  Doktor ITS Inovasikan Permainan Edukasi Keuangan sebagai Alat Pembelajaran

Muhammad Rafli Revansyah mengatakan, proses produksi hidrogen yang ada saat ini masih menggunakan metode konvensional dengan steam reforming gas metana yang bersumber dari bahan bakar fosil. Hal ini menjadi tidak ramah lingkungan.

Menurut Rafli, timnya sebuah inovasi membuat hidrogen yang lebih hijau dan ramah lingkungan. Hidrogen tersebut diproses di dalam reaktor nuklir berjenis Molten Salt Reactor dengan menggunakan thorium sebagai bahan bakar.

Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang biasanya menggunakan uranium bisa menjadi salah satu solusi. Namun keterbatasan cadangan uranium membuat PLTN Uranium ini tidak tepat dibangun di Indonesia.

BACA JUGA:  Bersama Kemensos, ITS Beri Pelatihan Pembuatan Kapal Bagi Masyarakat Mamberamo Raya Papua

“Sedangkan thorium ini jumlahnya cukup banyak di Indonesia dan belum dimanfaatkan,” imbuh mahasiswa berkacamata ini.

Rafli menambahkan, salah satu proses produksi hidrogen adalah dengan mengelektrolisis air, di mana elektrolisis ini memerlukan listrik. Pada inovasi ini, listrik yang digunakan berasal dari PLTN yang menggunakan thorium.

“Sedangkan pada metode konvensional, listrik berasal dari pembakaran bahan bakar fosil,” ujarnya.

Melalui inovasi yang berjudul Utilization of Thorium Small Molten Salt Reactor for Nuclear Hydrogen Production as a Green Renewable Energy Solution for Indonesia, tim yang menjadi perwakilan dari tim Spektronics ITS tersebut berhasil meraih pedali perunggu pada kompetisi internasional ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2021, bulan lalu.

BACA JUGA:  Wali Kota Surabaya Minta 1.924 Aset Tahun Ini Masuk ke BPN untuk Disertifikatkan

Rafli juga mengakui bahwa dalam proses pengerjaan paper untuk kompetisi tersebut, timnya sempat mengalami kendala. “Karena reaktor nuklir berbahan bakar thorium yang sudah dikomersialkan belum ada, kami kesulitan dalam pencarian data keamanan dan keefektifannya secara lengkap,” jelasnya.

Ia dan timnya berharap dapat mengembangkan inovasinya dengan ide-ide yang lebih inovatif. Mereka juga berharap agar inovasi yang sudah mereka buat dapat berguna bagi kemajuan Indonesia. (ST05)

Tags: Energi TerbarukanHidrogenITSThorium
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In