• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Puluhan Ikan Paus Terdampar dan Mati di Pantai Desa Patereman Bangkalan

by Redaksi
Jumat, 19 Februari 2021

Surabayatoday.id, Bangkalan – Kejadian ikan paus terdampar di kawasan pantai Desa Patereman, Kecamatan Modung Bangkalan, kembali terjadi. Kali ini puluhan ikan paus tersebut banyak yang mati karena tidak bisa kembali ke laut sebab air sedang surut, Jumat (19/2).

Informasi yang dihimpun, ikan-ikan paus ini sejak Kamis (18/2) pagi sudah terdampar. Kapolsek Modung AKP Suwaji mengatakan ada sekitar 100 ikan paus yang mirip lumba lumba tersebut  terdampar di pantai Desa Pangpajung. Namun saat itu ikan berhasil dievakuasi warga dan digiring untuk dikembalikan ke laut.

BACA JUGA:  Diskominfo Kabupaten Bojonegoro Ikuti JKF 2022, Diharapkan Jadi Etalase Kemajuan Komunikasi

“Ada sekitar 100 ekor paus kecil yang berhasil dihalau warga pada hari Kamis pagi sekitar pukul 10.00,” katanya.

Namun menjelang Magrib, ikan-ikan ini kembali terdampar di pantai Desa Pateremen yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi sebelumnya. Kali ini upaya warga untuk menghalau ikan kembali ke perairan dalam gagal. Sebab air laut sedang surut dan sudah mulai malam.

“Sebagian besar kemudian mati karena tidak berhasil kembali ke laut lepas mengingat kondisi pantai yang mulai surut,” lanjut Suwaji.

BACA JUGA:  Mutasi Covid-19 Varian Delta India B16172 Ditemukan di Bangkalan

Ia menjelaskan kejadian tersebut menurut warga sekitar bukan kali pertama. Bahkan ikan paus sering datang dan terdampar namun berhasil di halau kembali ke laut.

Bedanya, kali ini air sedang surut. Hari juga sudah malam sehingga banyak ikan yang tidak terselanatkan. “Ini sudah sering, tapi kemarin surut lautnya jadi banyak yang mati,” ujar Miftakul Lukman, warga Desa Patereman. (ST01)

Tags: BangkalanIkan PausMaduraPantai Desa PangpajungTerdampar
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026

BRIDA Surabaya Resmi Terbentuk, Kebijakan Kota Wajib Berbasis Riset dan Sains

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In