• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wilayah Mataraman Perlu Perhatian Ekstra Tangani Covid-19

by Redaksi
Minggu, 24 Januari 2021

Surabayatoday.id, Trenggalek – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak melakukan pertemuan dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat Trenggalek, Sabtu (23/1) lalu. Dalam pertemuan itu ia menyampaikan  dbandingkan data 19 November 2020 lalu, kasus angka tambahan harian Covid-19 meningkat.

Dirinya mencontohkan, kasus di Jatim agregatnya sempat mencapai 300 kasus menjadi 900 hingga 1.000 kasus perharinya. “Itu naik sampai menjelang akhir tahun,” katanya.

Menanggapi persoalan evaluasi aktivitas PPKM, pria yang pernah menjabat sebagai bupati Trenggalek itu menjelaskan, bahwa kabupaten/kota yang berada di wilayah Mataraman saat ini kasusnya naik. Kondisi zona merah terjadi di wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Akhir Desember, Giliran Pelajar SD Kelas 6 Back to School

Dirinya berharap ada perhatian khusus. “Nah ini perlu area perhatian kita bersama, khususnya di wilayah Mataraman. Yakni di Blitar, Ponorogo ini kasusnya tinggi-tinggi. Jadi sabuk Mataraman ini lagi perlu perhatian ekstra,” terangnya.

Untuk itu, target pertama wilayah Mataraman diharapkan bisa melandai terlebih dulu. Setelah itu, target selanjutnya diharapkan bisa turun.

“Jadi tentu akan kita melaporkan apa yang kami dengar bahwa keputusan tempat wisata ditutup, mudah-mudahn kita bisa melalui ini dengan baik. Sehingga kasus Covid-19 ini tidak melonjak,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemkot dan Baznas Tebus 529 Ijazah Pelajar SMA/SMK Swasta se-Surabaya

Sementara soal perpanjangan masa PPKM, Wagub Emil menjelaskan, bahwa yang lebih penting adalah hal kewaspadaan masih harus berlanjut. “Karena apa ? karena PPKM ini berbeda dengan PSBB. Kalau PSBB itu sama sekali tidak ada aktivitas, hampir. Toko atau penjual barang-barang esensial masih diizinkan berjualan. Tapi PPKM bukan sektornya yang dilarang, tapi jamnya dibatasi, pabrik masih boleh beroperasi,” terangnya.

Emil pun mengingatkan bahwa selain PPKM, masih terdapat Perda yang mengatur tentang protokol kesehatan (Prokes). Lalu Pergub juga mengatur soal Prokes dan sanksinya. Termasuk PPKM merupakan tambahan syarat yang ditetapkan pemerintah pusat untuk membatasi work from home (WFH).

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Temui Bupati Bangkalan, Ada Apa?

“Yakni hanya 25 persen yang bekerja di kantor. Lalu membatasi pusat perbelanjaan hanya bisa sampai jam 8 malam. Membatasi kapasitas makan di tempat sampai 25 persen. Dan tentunya yang lainnya relatif sama. Rumah ibadah 50 persen. Tatap muka ditiadakan. Jadi relatif tetap sama,” jelasnya. (ST02)

Tags: Covid-19Emil Elestianto DardakMataramanPPKMTapal KudaZona Merah
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, DLH Surabaya Hemat Biaya Angkutan Rp 6,73 M per Tahun

Selasa, 13 Januari 2026

Duduki Peringkat Satu, Indeks Satu Data Indonesia Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Januari 2026

Bersama Kartolo, Dispusip Surabaya Gali Sejarah Ludruk untuk Program Literasi Anak

Selasa, 13 Januari 2026

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Berita Terkini

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, DLH Surabaya Hemat Biaya Angkutan Rp 6,73 M per Tahun

Selasa, 13 Januari 2026

Duduki Peringkat Satu, Indeks Satu Data Indonesia Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Januari 2026

Bersama Kartolo, Dispusip Surabaya Gali Sejarah Ludruk untuk Program Literasi Anak

Selasa, 13 Januari 2026

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Gubernur Khofifah Temui Menko PMK dan Menkes, Tegaskan Kesiapan RSUD Dr Soetomo Jadi World Class Academic Medical Center dan Jalankan Program Hospital Based

Selasa, 13 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In