• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Cerita di Balik Vaksinasi Covid-19; Ketua DPRD Surabaya Download Aturan Kemenkes Dulu, Berangkat Sarapan Jajan Pasar

by Redaksi
Jumat, 15 Januari 2021

Surabayatoday.id, Surabaya – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima suntikan vaksin Covid-19, Jumat (15/1). Bersama jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Surabaya dan beberapa perwakilan warga, Adi divaksin Covid-19 di Balai Kota Surabaya.

Saat disuntik, Adi mengepalkan tangan ke atas. Raut wajahnya tersenyum, meski tertutup masker. Proses penyuntikan berlangsung singkat, tak sampai semenit.

Ditanya tentang persiapan mengikuti vaksinasi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu menyebut tak ada hal khusus. Hanya saja, dia memang beristirahat lebih awal.

”Semalam istirahat pukul 22.00 WIB. Beberapa agenda organisasi saya ajukan, semalam rapat dengan para advokat dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Surabaya untuk menghadapi gugatan di MK terkait Pilkada sampai pukul 21.30 WIB. Ya setelah itu saya pulang, membersihkan diri, dan istirahat sekitar pukul 22.00 WIB,” cerita Adi.

BACA JUGA:  33.023 Tenaga Kesehatan di Surabaya Didaftarkan Divaksin, Begini Urut-urutan Vaksinasi

Beristirahat sekitar delapan jam, Adi bangun pagi lalu olahraga kecil di depan rumah. ”Saya hanya minum air putih hangat, jus buah naga, dan jajan pasar yaitu nagasari dan lemper. Setelah itu membersihkan diri, doa bersama anak dan istri, dan berangkat. Saya sampai di Balai Kota sekitar pukul 08.40 WIB,” cerita Adi.

Begitu sampai di Balai Kota Surabaya, Adi pun mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Ia menyatakan sehari sebelumnya memang sudah mempelajari semua prosedur vaksinasi. Tujuannya agar sebagai pejabat publik bisa memberi contoh ketaatan pada mekanisme atau SOP.

BACA JUGA:  Hadiri Peringatan 74 Tahun Berdirinya RRT, Gubernur Khofifah Harap Kerjasama Jatim-Tiongkok Semakin Erat

“Saya download dari situs Covid19.go.id, saya baca lewat ponsel, terkait keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19,” ujarnya.

”Dari aturan itu saya tahu mekanisme yang harus saya lalui sebagai penerima vaksin. Saya harap semua warga juga ikut membacanya, juga tentu membaca berbagai edukasi tentang vaksin. Vaksinasi ini kerja gotong royong bersama, butuh partisipasi semua pihak,” imbuh Adi.

Di Balai Kota, Adi pun mengikuti mekanisme di sejumlah meja. Dimulai dengan pendaftaran dan verifikasi data. ”Saya menunjukkan e-KTP, verifikasi data pribadi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Siap Kirim Alat Berat dan SDM Bantu Penanganan Bencana Alam

”Kemudian kita mengikuti anamnesa yang dilakukan petugas, dicek kondisi kesehatan kita, diukur tekanan darah, ya pemeriksaan fisik sederhana. Setelah itu, baru kita divaksin. Setelah divaksin, dilakukan pencatatan,” beber Adi.

Ketika tekanan darah Adi Sutarwijono tidak memenuhi syarat, dia dipersilakan istirahat sementara. Menunggu 20 menit. “Kemudian saya, dicek lagi tekanan darah, dan dinyatakan bisa divaksin,” katanya lagi.

Setelah vaksin selesai, ia menunggu 30 menit untuk melihat reaksi pasca-vaksinasi. ”Dicek dulu apakah ada KIPI, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Saya bersyukur, tidak ada reaksi apapun. Ini bukti bahwa vaksin aman dan halal. Jadi jangan takut,” ujarnya. (ST01)

Tags: Adi SutarwijonoKemenkesKetua DPRD SurabayaVaksin Covid-19Vaksinasi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In