• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 19 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Pelajar dan Guru SMP di Surabaya Diberi Pendidikan Anti-Korupsi

by admin
Rabu, 6 Januari 2021

Surabayatoday.id, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, guna menumbuhkan nilai-nilai karakter anti korupsi pada anak sejak usia dini. Seperti yang berlangsung hari ini di SMP Negeri 1 Surabaya, Rabu (6/1).

Sejak pukul 09.00 WIB, belasan pelajar mengikuti pendidikan Anti Korupsi dengan protokol kesehatan ketat. Pendidikan ini disampaikan langsung Kepala Kejari Surabaya, Anton Delianto. Menariknya, kegiatan ini juga diikuti ribuan peserta yang terdiri dari guru, pelajar serta wali murid secara virtual.

Kepala Kejari Surabaya, Anton Delianto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memupuk jiwa anti korupsi dimulai sejak duduk di bangku sekolah. Menurut dia, sebenarnya korupsi dapat terjadi dari hal-hal kecil tanpa disadari.

BACA JUGA:  Usulkan Eri Cahyadi Sebagai Bacawali, Ketua Golkar Surabaya: Tidak Ada Dusta di Antara Kita

“Karena itu tadi juga disampaikan pasal-pasal dan undang-undang yang mengatur tentang korupsi. Diharapkan pelajar akan getok tular untuk saling menanamkan kejujuran, kedisiplinan dan peduli kepada sekitarnya. Ini akan menjadi role mode di kalangan pelajar,” kata Anton.

Menurut dia, ketika siswa-siswi itu sudah memasuki dunia kerja, diharapkan mereka sudah memiliki bekal jiwa anti-korupsi. Dari situlah diharapkan pula mereka menjauhi tindakan terlarang tersebut.

Di sisi lain, ia juga meminta kepada para pelajar agar ketika ditemukan penyimpangan, mereka harus berani menyampaikan hal itu. Misalnya, saat ditemukan persoalan suap menyuap, pemerasan, maupun penyalahgunaan kewenangan.

BACA JUGA:  Raih Prestasi Tingkat Nasional, Peserta MTQ Jatim Panen Bonus

“Jadi kita jelaskan perbuatan korupsi di lingkungan sekolah itu termasuk mencontek. Lalu memalaki teman. Kita jelaskan aturan-aturan hukumnya di Indonesia hingga pasal per pasalnya secara detail,” urainya.

Di tengah pemaparan materi, Kajari Surabaya ini mendapati banyak pertanyaaan dari para pelajar. Mereka terlihat aktif dan antusias mendengarkan paparan dengan seksama. Bahkan, saat Kajari menanyakan cita-cita, serentak dari para pelajar itu unjuk tangan dan menyebutkan keinginannya masing-masing. Ada yang ingin menjadi dokter, juru masak hingga polisi.

“Saya melihat anak-anak punya cita-cita luar biasa. Ini berkat bimbingan bapak ibu guru yang ada di sekolah. Oleh sebab itu, kita sama-sama memberikan yang terbaik untuk anak kita semua sehingga tumbuh menjadi manusia yang pintar dan memiliki integritas,” kata dia.

BACA JUGA:  Ratusan Siswa Surabaya Jadi Peserta Khitanan Massal

Di kesempatan yang sama, Kepala Dispendik Kota Surabaya, Supomo menambahkan, hari ini peserta yang mengikuti pendidikan Anti Korupsi melalui virtual jumlahnya mencapai ribuan. Makanya ia ingin ke depan agar kegiatan tersebut dapat rutin digelar setiap satu bulan sekali.

Rencananya di bulan mendatang, pihaknya bakal memilih tema Anti Kekerasan dengan mendatangkan pihak kepolisian sebagai narasumber. “Kita melihat saat demo beberapa waktu lalu, pelajar juga ada yang ikut-ikutan demo. Oleh karenanya kita antisipasi dengan adanya materi ini. Dengan harapan dapat menekan kasus kekerasan dan juga bahaya korupsi,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Anti KorupsiDinas PendidikanDispendikGuruPelajarPendidikanSMP
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Arumi Bachsin

Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda Berani Speak Up Lawan KDRT

Selasa, 19 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama istri Rini Indriyani menyapa pengunjung Surabaya Vaganza.

Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Selasa, 19 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Begini Pesan Wali Kota Eri Cahyadi Jelang Berangkat Haji

Selasa, 19 Mei 2026
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri

Ketua DPRD Surabaya Wajibkan Pakta Integritas Reses, Gandeng Kejaksaan Kawal Aspirasi Warga

Senin, 18 Mei 2026

Berita Terkini

Arumi Bachsin

Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda Berani Speak Up Lawan KDRT

Selasa, 19 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama istri Rini Indriyani menyapa pengunjung Surabaya Vaganza.

Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Selasa, 19 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Begini Pesan Wali Kota Eri Cahyadi Jelang Berangkat Haji

Selasa, 19 Mei 2026
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri

Ketua DPRD Surabaya Wajibkan Pakta Integritas Reses, Gandeng Kejaksaan Kawal Aspirasi Warga

Senin, 18 Mei 2026

Kakarobot, Inovasi Mahasiswa ITS sebagai Jembatan Teknologi bagi Daerah 3T

Senin, 18 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In