• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Ungkap Pelaku Perusakan Fasilitas Publik, Pemkot Serahkan Rekaman CCTV ke Polisi

by Redaksi
Jumat, 9 Oktober 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Demonstrasi penolakan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Kamis (8/10), diwarnai aksi perusakan. Beberapa fasilitas publik, seperti bola-bola pelindung pedestrian, rambu-rambu, tempat sampah, pot bunga, barrier dan  CCTV rusak.

Atas aksi vandalisme itu polisi sudah mengamankan ratusan orang. Namun bisa jadi, banyak pelaku lain yang belum tertangkap. Meski demikian, Pemkot Surabaya memastikan bahwa aksi-aksi itu terekam CCTV.

BACA JUGA:  Begini Upaya Pemprov Jatim Wujudkan Pemilu Tertib

“Hasil dari pantauan kami lewat rekaman CCTV itu ada unsur kesengajaan. Jadi para pelaku ini mengambil CCTV sepertinya terencana. Karena memang terlihat di gambar itu pola pergerakan mereka,” kata Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, Jumat (9/10).

Ia pun menyatakan bahwa wajah pelaku perusakan terekam dengan jelas. Menurutnya, Pemkot Surabaya sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap perusakan itu.

“Kami sudah melaporkan data-data pelaku perusakan itu ke kepolisian. Wajah pelaku di CCTV itu dapat diketahui dengan jelas dan sudah kami sampaikan ke rekan-rekan kepolisian,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Cahyadi Resmikan Sejumlah Fasilitas Publik di Kelurahan Karangpoh

Febri mengatakan pula, CCTV yang ada di Surabaya telah dilengkapi face recognition. Dengan face recognition itu, kamera yang mampu mengenali wajah seseorang. Bahkan, kelebihan CCTV ini sudah terkoneksi dengan data kependudukan.

“CCTV di Surabaya ini sudah face recognition. Jadi kita sudah bisa tahu, sudah bisa kita analisis siapa itu pelaku dari wajahnya. Dan data kependudukannya bisa diketahui juga,” pungkasnya. (ST01)

Tags: CCTVFace RecognitionFasilitas PublikOmnibus LawUU Cipta KerjaVandalisme
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, DLH Surabaya Hemat Biaya Angkutan Rp 6,73 M per Tahun

Selasa, 13 Januari 2026

Duduki Peringkat Satu, Indeks Satu Data Indonesia Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Januari 2026

Bersama Kartolo, Dispusip Surabaya Gali Sejarah Ludruk untuk Program Literasi Anak

Selasa, 13 Januari 2026

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Berita Terkini

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, DLH Surabaya Hemat Biaya Angkutan Rp 6,73 M per Tahun

Selasa, 13 Januari 2026

Duduki Peringkat Satu, Indeks Satu Data Indonesia Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Januari 2026

Bersama Kartolo, Dispusip Surabaya Gali Sejarah Ludruk untuk Program Literasi Anak

Selasa, 13 Januari 2026

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Gubernur Khofifah Temui Menko PMK dan Menkes, Tegaskan Kesiapan RSUD Dr Soetomo Jadi World Class Academic Medical Center dan Jalankan Program Hospital Based

Selasa, 13 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In