• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Risma Kaget Lihat Ketela Rambat Ukuran Jumbo; “Ayo Dipanen Semua”

by Redaksi
Rabu, 23 September 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya panen raya ketela rambat madu, ketela pohon, hingga panen lele. Panen tersebut dilakukan di lahan bekas tanah kas desa (BTKD) Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, Rabu (23/9/2020).

Saat panen itu, Risma kaget. Sebab ketela rambatnya berukuran jumbo atau sangat besar. Ia  mengaku belum pernah melihat ketela rambat madu sebesar itu.

“Wah, gede-gede yo, gede ngene ki. Enak iki. Ayo dipanen kabeh (wah, besar-besar ya, besar ini. Enak ini. Ayo dipanen semua),” katanya.

BACA JUGA:  Sujud di Kaki Orang Tua, Para Pelajar yang Ikut Demo Itu Akhirnya Minta Maaf

Setelah banyak memanen ketela rambat, Risma kemudian memanen ketela pohon dan lele. Ia nampak sangat gembira saat panen raya itu.

Di tengah panen raya, Risma menyempatkan menyapa warga sekitar beserta anak-anak yang ikut hadir kala itu. Bahkan, ia memberikan wejangan anak-anak itu. Anak-anak itu pun diberi buku spesial yang ada tandatangannya.

Risma mengatakan bahwa lahan BTKD Kelurahan Jeruk ini luasnya sekitar 7,6 hektar. Di lahan tersebut banyak tanaman dan buah-buahan se-nusantara, termasuk  tanaman langka seperti pohon dewandaru dan beberapa tanaman lainnya.

BACA JUGA:  Penguatan Potensi Lokal Jadi Strategi Jitu Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

“Jadi, ini nanti akan kita jadikan pusat agrowisata di samping tempat pembelajaran warga kalau ingin belajar cocok tanam. Makanya di tempat ini juga ada waduk yang diberi bibit lele, ada pula lahan untuk menanam padi dan jagung serta tanaman pangan lainnya. Jadi, ini memang menjadi salah satu tempat percontohan ketahanan pangan di Surabaya,” kata dia.

Presiden UCLG ASPAC ini menambahkan bakal terus gencar melakukan penanaman tanaman pangan ini. Sebab dikhawatirkan tidak bisa impor beras  sehingga bisa swadaya pangan sendiri. Surabaya pun telah membuktikan diri bahwa sebenarnya bisa swadaya pangan dengan menanam berbagai tanaman pangan ini.

BACA JUGA:  World Cleanup Day 2022, Pemkot Surabaya Bersihkan 1 Ton Sampah di Pantai Kenjeran

“Kita menanam tanaman pangan semacam ini di 24 lokasi. Waktu panennya pun diatur berbeda-beda. Ada yang jangka waktu panennya 3 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan bahkan setahun atau lebih. Dengan panen yang bergantian ini, maka sebenarnya kita tidak perlu khawatir akan kekurangan pangan,” imbuhnya. (ST01)

Tags: AgrowisataBTKDKelurahan JerukKetela RambatLakarsantriLelePanenRisma
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In