SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera menggelar Inovboyo 2.0 pada Oktober-November 2026. Ajang inovasi tahunan ini bakal digelar berbeda dari tahun sebelumnya, karena di tahun ini ada dua kategori. Diantaranya, Inovboyo Show Case dan Inovasi Marathon (Surabaya Innovathon).
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, pelaksanaan Inovboyo Show Case bakal digelar pada Oktober 2026 sedangkan Surabaya Innovathon yang digelar pada November mendatang. Target adanya program ini adalah untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Surabaya.
“Bukan hanya sekedar inovasi saja. Tetapi bagaimana inovasi dapat menjawab dan menyelesaikan daftar permasalahan di Surabaya,” kata Agus, Jumat (16/10/2026).
Agus menjelaskan, kategori Inovboyo Show Case nantinya beragam inovasi yang dilombakan akan ditampung dan dinilai oleh tim juri. Sedangkan untuk Surabaya Innovathon, Pemkot akan memberi daftar permasalahan yang terjadi di Surabaya, mulai dari soal industri, Perangkat Daerah (PD), hingga stakeholder lainnya.
“Kami berikan nantinya peserta Surabaya Innovathon waktu sepekan untuk mempelajari permasalahan. Diskusi intens dengan pemilik permasalahan dan melahirkan solusi dari salah satu permasalahan yang sudah kami list,” jelasnya.
Bagi yang mengikuti kategori Surabaya Innovathon, peserta dituntut untuk melahirkan solusi dari salah satu permasalahan yang telah dikurasi oleh Brida dengan dibantu tim pakar. Saat ini, Brida juga sedang mengkurasi berbagai permasalahan dari PD, industri hingga stakeholder yang memenuhi syarat untuk ditawarkan solusinya kepada peserta.
“Kami mengajak ahli dan pakar untuk juga menilai. Apakah saja permasalahan yang nantinya pas untuk diberikan ke peserta,” terangnya.
Agus menambahkan, peserta yang mengikuti kategori Surabaya Innovathon tidak dibatasi hanya dari Kota Surabaya saja. Akan tetapi peserta dari seluruh Indonesia juga diperbolehkan untuk mengikuti ajang ini. Bahkan, ajang ini juga terbuka bagi mahasiswa.
Oleh sebab itu, ia berencana mengundang sejumlah perguruan tinggi besar dari luar Kota Surabaya untuk berpartisipasi mengikuti ajang ini. Rencananya, technical meeting ajang ini akan dilaksanakan di Hi-Tech Mal pada Senin (19/10/2026).
“Untuk gelaran Surabaya Innovathon pesertanya bisa dari seluruh Indonesia, namun permasalahan yang akan dipecahkan melalui inovasi adalah permasalahan di Surabaya. Jadi peserta tidak kami batasi, karena manfaat inovasinya akan kembali ke Surabaya,” pungkasnya. (ST01)


Tinggalkan Balasan