SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya menggelar GOW Fit-Fest 2026 di Gedung Wanita Candra Kirana, Kalibokor, Surabaya, Senin (5/10/2026). Mengusung tema “Sehat, Seru, Bahagia”, kegiatan ini diikuti sekitar 2.000 perempuan dari berbagai organisasi wanita di Kota Surabaya.
GOW Fit-Fest 2026 diisi dengan senam zumba serta sejumlah perlombaan yang mengedepankan ketelitian, konsentrasi, kekompakan, hingga sportivitas. Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi antar-anggota organisasi wanita di Kota Pahlawan untuk menikmati waktu bersama sekaligus memperkuat silaturahmi.
Ketua Umum GOW Kota Surabaya Rini Indriyani mengatakan, perempuan, khususnya ibu, perlu memiliki waktu untuk dirinya sendiri di tengah berbagai peran yang dijalankan dalam keluarga.
“Sebagai seorang wanita, sebagai seorang ibu, kita harus punya me-time. Kita harus bisa membahagiakan diri kita sendiri, kita harus sehat. Karena seorang ibu, seorang perempuan, memiliki kunci utama di dalam keluarganya,” ujar Bunda Rini dalam sambutannya.
Menurutnya, kondisi ibu turut berpengaruh terhadap suasana di dalam rumah. Karena itu, kesehatan dan kebahagiaan perempuan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang nyaman.
“Saya yakin ketika seorang ibu bahagia di dalam sebuah keluarga, anaknya, suaminya, satu rumah itu auranya bahagia. Kalau ibunya bete (bosan), bisa jamin satu keluarga ini bete semua. Kalau anak pulang sekolah ibunya bete, suami pulang ibunya cemberut, suasana rumah jadi tidak nyaman,” tuturnya.
Untuk itu, Bunda Rini mengingatkan besarnya peran ibu ketika anggota keluarga membutuhkan perhatian dan perawatan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan bagi perempuan untuk menjaga kebugaran dan kekuatan dirinya.
“Ketika ibunya sakit, itu luar biasa nanti satu rumah tidak ada yang ngurusin. Karena itu ketika anak sakit ibu yang ngurusin, ketika suami sakit kita (istri) yang ngeladenin. Ketika ibu sakit, kita harus kuat, kita harus sehat,” katanya.
Bunda Rini pun mendorong para peserta menemukan cara masing-masing untuk menjaga kesehatan sekaligus membangun kebahagiaan. Ia menilai perempuan perlu memberi ruang bagi dirinya sendiri agar tetap dapat menjalankan peran di dalam keluarga secara optimal. “Karena itu seorang ibu harus sehat, harus kuat, harus bahagia. Kita cari jalan kita sendiri untuk bisa bahagia, untuk bisa sehat,” imbuhnya.
Selain itu, Ketua TP PKK Kota Surabaya ini juga menuturkan bahwa kesehatan dan kebahagiaan seorang ibu berkaitan dengan tumbuh kembang anak serta keharmonisan keluarga. “Bagaimana keluarga ini bisa menjadi keluarga yang luar biasa karena ibu. Bagaimana anak-anak menjadi sehat, anak-anak menjadi anak yang hebat, karena ada doa seorang ibu,” terangnya.
Tak hanya olahraga, GOW Fit-Fest 2026 juga diramaikan dengan lomba estafet sarung dan pemilihan biji. Kedua permainan itu dirancang untuk membangun suasana kebersamaan sekaligus melatih konsentrasi peserta.
Bunda Rini menjelaskan, lomba pemilihan biji menjadi salah satu sarana melatih kecermatan, termasuk bagi peserta lanjut usia yang tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan. “Karena mungkin dengan pemilihan biji ini mohon izin eyang ti-eyang ti yang mungkin usianya sudah tidak muda lagi tapi masih semangat mau ikut lomba, dengan adanya ini kita bisa melatih kecermatan,” tutur dia.
Menurutnya, permainan tersebut membutuhkan ketelitian karena peserta harus memilah sejumlah jenis biji. “Jadi kita harus cermat. Tidak gampang, karena ada beberapa macam biji harus kita pilih, sehingga butuh kecermatan, butuh konsentrasi,” terang dia.
Sementara itu, pada lomba estafet sarung, peserta diingatkan untuk tetap berhati-hati serta menjunjung sportivitas. Bunda Rini menegaskan, hasil perlombaan bukan menjadi tujuan utama dari kegiatan tersebut. “Menang kalah itu adalah hal biasa. Kalau menang kita harus sportif. Tapi kalau kalah, kita juga harus sportif bahwa kekalahan itu bukan segalanya tapi yang penting kita happy, kita senang, kita bahagia,” pesan dia.
Melalui GOW Fit-Fest 2026, Bunda Rini berharap kegiatan bersama antar organisasi wanita dapat terus berkembang. Selain menjaga kebugaran, kegiatan serupa diharapkannya mampu mempererat kekompakan dan membangun hubungan yang semakin dekat antarpeserta.
“Semoga nanti ke depannya ada lagi kegiatan-kegiatan yang membuat kita menjadi lebih kompak lagi satu sama lain, kita lebih mengenal lagi satu sama lain,” pungkasnya. (ST01)


Tinggalkan Balasan