SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Semangat melestarikan seni dan budaya terus ditunjukkan warga RT 04 RW 02 Kelurahan Warugunung, Kecamatan Karangpilang, Surabaya. Melalui gelaran pentas seni, warga berupaya menjaga warisan budaya sekaligus mengenalkannya kepada generasi penerus.
Beragam kesenian ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari Musik PatrolCondro Laras, Tari Remo Cakra Lintang, Tari Remo Gagrak, dan sejumlah penampilan seni lainnya.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi hiburan bagi warga. Pentas seni juga menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk belajar, tampil, serta mengenal budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa.
Ketua RT 04 RW 02 Warugunung, Basuni, mengatakan pelestarian budaya harus dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan masyarakat.
Menurutnya, perkembangan zaman tidak boleh membuat generasi muda melupakan seni dan budaya yang telah diwariskan para pendahulu.
“Melalui pentas seni ini kami ingin menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus bangsa. Jangan sampai seni dan budaya kita luntur dimakan zaman,” ujar Basuni.
Basuni menilai keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan seni menjadi salah satu cara efektif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sejak dini.
Sementara itu, Ketua Panitia Pentas Seni RT 04 RW 02, Sartono, mengapresiasi antusiasme warga dalam mendukung kegiatan tersebut.
Menurut Sartono, penanaman nilai-nilai budaya memang harus dilakukan sejak usia dini agar generasi muda memiliki kepedulian terhadap warisan budaya bangsa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menanamkan nilai-nilai budaya memang harus dilakukan sejak dini. Anak-anak perlu dikenalkan dengan seni dan budaya agar mereka tidak hanya mengenal budaya dari luar, tetapi juga mencintai budaya sendiri,” kata Sartono.
Ia berharap pentas seni tersebut dapat menjadi kegiatan yang terus digelar dan melibatkan lebih banyak generasi muda.
Warga RT 04 RW 02 Warugunung membuktikan bahwa pelestarian budaya bisa dimulai dari lingkungan terkecil. Di tengah derasnya perkembangan zaman, seni tradisi tetap memiliki ruang untuk tumbuh dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Seni boleh berkembang mengikuti zaman, tetapi akar budaya jangan sampai hilang.(ST11)


Tinggalkan Balasan