SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, mengingatkan pentingnya peran camat, lurah, RT, dan RW dalam memperkuat sistem deteksi dini terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, berbagai gesekan di tengah warga sejatinya dapat dicegah apabila komunikasi dan mediasi dilakukan sejak dini di tingkat lingkungan.
Anas menegaskan, perangkat wilayah merupakan garda terdepan yang paling memahami dinamika masyarakat. Karena itu, mereka harus aktif menjalin komunikasi dengan warga sekaligus memetakan setiap persoalan yang muncul agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Ketika muncul potensi gesekan di masyarakat, perangkat wilayah harus hadir lebih awal untuk membangun komunikasi dan mencari solusi bersama,” ujar Anas.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai kolaborasi antara RT, RW, lurah, kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas perlu terus diperkuat sebagai bagian dari sistem deteksi dini di tingkat kampung. Sinergi tersebut dinilai efektif untuk menyelesaikan berbagai persoalan melalui dialog dan musyawarah sebelum berujung pada konflik terbuka.
Menurut Anas, menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Surabaya bukan semata menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Seluruh elemen masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis, terlebih Surabaya merupakan kota metropolitan dengan aktivitas ekonomi yang dinamis sehingga stabilitas sosial harus terus dijaga.
“RT dan RW merupakan mata dan telinga pemerintah di lingkungan. Jika komunikasi berjalan dengan baik, berbagai persoalan bisa diketahui lebih cepat dan diselesaikan secara kekeluargaan sebelum berdampak lebih luas,” katanya.
Anas juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Surabaya yang selama ini terus membangun komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban kota. Ia berharap sinergi tersebut semakin diperkuat hingga ke tingkat kampung agar tercipta sistem deteksi dini yang efektif.
“Yang paling penting adalah memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan hingga level paling bawah. Ketika warga merasa didengar dan persoalannya cepat ditindaklanjuti, potensi konflik akan jauh lebih mudah dicegah,” pungkasnya.
Jika berita ini akan diterbitkan di media online, saya juga bisa
membuat versi yang lebih ramah SEO dengan kata kunci seperti DPRD Surabaya, Anas Karno, deteksi dini konflik sosial, RT RW Surabaya, dan keamanan Kota Surabaya. (ADV-ST01)


Tinggalkan Balasan