SURABAYATODAY.ID,GRESIK – Gress One sukses mengakhiri kiprahnya dengan sempurna di Piala Soeratin U-15 Zona Gresik 2026. Tim besutan Ali Mashuda itu tampil dominan saat menundukkan Gresik United Academy dengan skor 2-0 pada partai final yang digelar di Lapangan Desa Pongangan, Kabupaten Gresik.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, laga berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim saling beradu strategi dan memainkan sepak bola menyerang. Namun, Gress One tampil lebih tenang dan efektif dalam memanfaatkan setiap peluang hingga mampu mengunci kemenangan dua gol tanpa balas.
Gelar juara ini menjadi buah dari konsistensi permainan Gress One sepanjang turnamen. Organisasi permainan yang rapi, disiplin bertahan, serta penyelesaian akhir yang tajam menjadi kunci keberhasilan mereka menaklukkan Gresik United Academy di laga puncak.
Di kubu lawan, Pelatih Gresik United Academy, Prasetyo, mengakui timnya kalah dari lawan yang tampil lebih efektif. Meski kecewa gagal mengangkat trofi, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya.
«”Selamat kepada Gress One yang menjadi juara. Anak-anak sudah berjuang maksimal, tetapi hari ini kami harus mengakui keunggulan lawan. Kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi agar kami bisa tampil lebih baik pada kompetisi berikutnya,” ujar Prasetyo.»
Prasetyo menegaskan Gresik United Academy tidak akan larut dalam kekecewaan. Menurutnya, pembinaan pemain usia muda tetap menjadi prioritas utama untuk mencetak pesepak bola yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Keberhasilan Gress One menjuarai Piala Soeratin U-15 Zona Gresik sekaligus mengukuhkan mereka sebagai salah satu kekuatan pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Gresik. Hasil ini juga menjadi modal berharga bagi Gress One untuk menghadapi fase kompetisi selanjutnya dengan kepercayaan diri tinggi.(ST11)


Tinggalkan Balasan