SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Semangat berbagi dan kepedulian sosial masih terjaga di kawasan Selatan Kota Surabaya. Yayasan Masjid At Taqwa Warugunung kembali menggelar santunan bagi anak yatim dan fakir miskin dengan menyerahkan bantuan kepada 81 penerima manfaat.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid At Taqwa Warugunung tersebut dihadiri pengurus yayasan, takmir masjid, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Santunan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu sekaligus menjaga tradisi gotong royong yang telah mengakar di tengah masyarakat.

Ketua Yayasan Masjid At Taqwa Warugunung, H. Muhtarom, mengatakan santunan anak yatim dan dhuafa merupakan agenda rutin yayasan yang diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali dapat berbagi dengan 81 anak yatim dan dhuafa.

Kami berharap tradisi ini tidak terputus, karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.
Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar H. Muhtarom.

Sementara itu, Takmir Masjid At Taqwa Warugunung, Ahmad Baidowi, menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa nilai kepedulian sosial masih tumbuh kuat di kawasan pinggiran Kota Surabaya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa di ujung Kota Surabaya masih ada tradisi berbagi yang terus dijaga masyarakat.
Kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin harus tetap dipertahankan sebagai bagian dari budaya gotong royong dan ajaran untuk saling membantu sesama,” kata Ahmad Baidowi.

Rasa syukur juga disampaikan salah seorang penerima santunan, Alhabsi. Ia mengaku senang dan terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Saya senang sekali mendapat santunan ini. Uangnya akan saya gunakan untuk kebutuhan sekolah dan membantu ibu di rumah. Terima kasih kepada Yayasan Masjid At Taqwa dan para donatur yang sudah peduli kepada kami,” tutur Alhabsi dengan wajah sumringah.

Santunan kepada 88 anak yatim dan dhuafa ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan para penerima manfaat, tetapi juga menjadi pengingat bahwa di tengah pesatnya perkembangan Kota Surabaya, tradisi berbagi dan kepedulian sosial masih tetap hidup dan terawat di kawasan Warugunung. (ST01)

Kegiatan ini pun diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lain untuk terus menumbuhkan solidaritas dan kebersamaan demi membantu sesama yang membutuhkan.(ST11)