SURABAYATODAY.ID,GRESIK – Upaya melahirkan pesepak bola masa depan Indonesia terus dilakukan Garudayaksa FC. Klub yang fokus pada pembinaan usia muda itu menggelar seleksi terbuka Elite Pro Academy (EPA) U-20, U-18, dan U-16 di lapangan Banjarsari, Gresik, Minggu (21/6/2026).

Seleksi yang diikuti 150 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur tersebut menjadi bagian dari program pencarian bibit-bibit potensial untuk memperkuat pembinaan jangka panjang sepak bola nasional. Dalam kegiatan ini, SSB Gress One Gresik dipercaya sebagai proyek penjaringan talenta muda di wilayah Jawa Timur.

Proses seleksi mendapat pengawasan langsung dari tim talent scouting yang dipimpin Suwandi HS, mantan bek tangguh Petrokimia Gresik, didampingi Arbi. Keduanya memantau kemampuan peserta melalui sejumlah materi uji, mulai teknik dasar, visi bermain, kondisi fisik hingga mental bertanding.

“Kami tidak hanya mencari pemain yang memiliki kemampuan individu bagus, tetapi juga pemain yang mempunyai karakter, disiplin, dan semangat berkembang. Jawa Timur memiliki banyak talenta potensial dan seleksi ini menjadi wadah untuk menemukan pemain-pemain terbaik,” ujar Suwandi HS kepada iNews.id.

Sementara itu, Arbi menegaskan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kualitas terbaiknya.

“Seleksi dilakukan secara objektif. Siapa pun yang memenuhi kriteria akan mendapat kesempatan melangkah ke tahap berikutnya. Harapan kami, dari seleksi ini lahir pemain-pemain yang mampu bersaing di Elite Pro Academy hingga menembus sepak bola profesional,” kata Arbi.

Antusiasme tinggi mewarnai jalannya seleksi. Sejak pagi, ratusan pemain muda tampak memadati Lapangan Banjarsari untuk mengejar impian menembus akademi elite Garudayaksa FC.

Program seleksi terbuka ini menjadi bukti keseriusan Garudayaksa FC dalam memperkuat pembinaan usia dini dan menciptakan regenerasi pemain berkualitas demi mendukung kebangkitan sepak bola Indonesia.(ST11)