SURABAYATODAY.ID, SAMPANG – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan ziarah ke pusara mantan Gubernur Jatim ke-7 masa bakti 1967-1976 Raden Panji Mohammad Noer di Jalan Merapi, Kelurahan Rongtengah, Kabupaten Sampang, Selasa (10/10).

Kegiatan ziarah makam gubernur pendahulu ini merupakan salah satu agenda tahunan yang termasuk dalam rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur. Upacara ziarah tersebut berlangsung tertib dan khidmat dengan diawali pembacaan singkat perjuangan selama kepemimpinan Gubernur RP. M. Noer.

Selanjutnya, Wagub Emil Dardak yang bertindak sebagai pimpinan ziarah memimpin prosesi penghormatan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, dan tabur bunga.

Seusai acara, Wagub Emil Dardak mengatakan bahwa sosok M Noer merupakan putra daerah kebanggaan asli Jawa Timur. M Noer disebutkan mengawali karir dari bawah hingga kemudian menjadi Gubernur bahkan Duta Besar RI untuk Prancis.

“Beliau adalah salah satu putra daerah, asli Madura, yang menjadi kebanggaan kita. Beliau lahir di sini, dan memulai karirnya dari bawah, menjadi bupati Bangkalan, kemudian gubernur Jatim hingga bisa menjadi seorang duta besar,” ucapnya.

Selain itu, kecintaan M Noer terhadap daerah asalnya juga menjadi catatan tersendiri bagi Wagub Emil. Semangat untuk membangun Madura terus digaungkannya bahkan saat menjabat sebagai duta besar, mulai dari pengembangan infrastruktur hingga Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kita semua tahu, bahwa kecintaan beliau akan Madura luar biasa. Beliau juga dikenal sebagai penggagas Jembatan Suramadu,” ucapnya.

Untuk itu, Wagub Emil Dardak mengajak masyarakat untuk bersama-sama meneladani semangat dan kerja kerasnya. Bukan hanya soal jabatan yang diraih, tetapi tentang semangat juang dan pantang menyerah yang harus dijadikan panutan.

“Bukan melulu soal jabatannya, tetapi proses perjuangan dan semangat beliaulah yang harus kita teladani,” ucapnya. (ST02)