• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Wagub Emil Sambut Platform Pembentukan Wirausahawan Muda Jatim

by Redaksi
Rabu, 26 Mei 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyambut baik program anak-anak muda Jawa Timur yang memiliki platform kewirausahaan. Pasalnya, melalui program tersebut diharapkan dapat membuka peluang menjadi wirausahawan ketimbang pegawai.

“Program ini contohnya, road show-nya bukan cuma Surabaya, tapi juga sampai ke Ngawi, ke Bojonegoro, ke Pamekasan dan Jember. Jadi relevan dengan Jawa Timur,” kata Wagub Emil Dardak saat mengikuti Konferensi Pers program Pemuda Wirausaha (Perwira) 2021.

Perwira sendiri merupakan sebuah platform ekosistem yang dapat mempertemukan antara pemuda berwirausaha dengan para advisor dan mentor untuk mendapatkan journey yang tepat dalam mengembangkan usahanya.

Wagub Emil mengatakan, program tersebut sesuai harapan Pemprov Jatim untuk memfasilitasi generasi milenial Jatim yang ingin mengembangkan kreativitas dan usaha mereka. Apalagi saat ini, peluang bekerja di perusahaan semakin kecil. Sehingga yang dibutuhkan adalah wirausaha.

“Karena yaitu tadi, bahwa peluang bekerja di perusahaan-perusahaan kan semakin kecil, maka semakin banyak dibutuhkan wirausaha,” katanya.

BACA JUGA:  Khofifah Serahkan 7 Unit Rutilahu Bagi Masyarakat Tak Mampu di Sidoarjo

Wagub Jatim yang pernah menjadi bupati Trenggalek ini menilai, keberhasilan Perwira Tahun 2021 ini akan bisa dijadikan role model atau referensi bagi banyak pihak. Utamanya bagaimana membentuk cikal bakal wirausahawan dari nol menjadi start up yang kemudian berhasil dan berkembang pesat.

“Jadi ini kita bisa menjadi satu model yang kalau sukses bisa menjadi rujukan kita bersama. Bagaimana membuat bibit itu menjadi tunas,” harapnya.

Lebih lanjut Emil menjelaskan, saat ini, industri di segala sektor mau tidak mau harus berhadapan dengan dunia digital. Karena itu, kebutuhan untuk mewadahi kemampuan dan kreativitas berbasis digital menjadi sebuah keniscayaan.

Karena generasi milenial hari ini bergelut tidak jauh dengan kreativitas yang bisa dijadikan sebagai ladang pekerjaan mereka. “Kita juga melihat orang, pertama, bukan memulai usaha tetapi menjual jasa kemampuannya, jadi misalnya saya mampu bikin desain ya saya menjual jasa dan menjual jasa desain, itu yang disebut sebagai freelance,” sebutnya.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno dan Emil Dardak Tinjau KEK Singhasari

Melihat kondisi itu, dirinya pun menilai lebih terhadap orang-orang yang memiliki pekerjaan di sektor kreativitas berbasis digital. Alasannya antara freelancer atau orang yang bekerja secara freelance memiliki kesamaan dengan wirausahawan. Mereka sama-sama memiliki kemandirian.

“Itu ada kemandirian di dibandingkan dengan orang yang menjadi pegawai yang mengandalkan gaji bulanan,” terangnya.

Menyikapi hal itu, Wagub Emil mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim saat ini sedang berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Antara lain dengan mengadakan pendidikan dan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemprov Jatim, yakni menyediakan SMA dual track.

“SMA dual track ini sudah dimulai sejak era Pakde Karwo, jadi SMA dual track ini memberi mereka skill yang bisa digunakan. Supaya kalau lulus itu dia tidak kerja tetapi bisa punya kemampuan yang bisa dijual. Apakah bikin kue dan lain sebagainya,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Jatim Tanggap Covid-19, Khofifah Raih Kepala Daerah Inovatif 2021 Kategori Kesehatan

Dirinya menambahkan, selain dari aspek pendidikan, yang perlu dikembangkan untuk mendukung para generasi muda berwirausaha adalah adanya komunitas yang memang berpihak kepada mereka, termasuk ekosistem yang mendukung.

“Maka selain ada peran dari dunia pendidikan tapi juga ada peran dari komunitas pelaku usaha yang sudah ada sekarang, seperti dari komunitas co-working space,” imbuhnya.

Sementara untuk akses permodalan awal, Emil menuturkan, banyak jalur yang dapat diambil untuk mendapatkannya. Namun demikian, baginya hal yang terpenting adalah bagaimana seseorang bisa menggali potensi, membangun usaha dan menunjukkan bahwa dirinya mampu mengembangkan.

“Banyak program-program yang kita jalankan dari pusat ataupun dari provinsi yang bisa kemudian menjadi starter untuk mereka, tetapi kata kuncinya SDM-nya yang kita intervensi,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Emil Elestianto DardakJatimPerwiraPlatformWirausahawan Muda
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Foto dokumentasi festival rujak uleg

Surabaya Sulap HJKS ke-733 Jadi Magnet Wisata, Festival Rujak Uleg Rasa “Piala Dunia” hingga Light Parade Meriah

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In