• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Khofifah Sebut Stunting di Pacitan Jadi PR Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

by Redaksi
Sabtu, 8 Mei 2021

SURABAYATODAY.ID, PACITAN – Indeks Gini Kabupaten Pacitan dari 2019-2020 menunjukan penurunan ratio. Tercatat pada 2019 berada pada 0,371 % dan turun menjadi 0,325 % pada 2020. Itu artinya ketimpangan sosial di Pacitan makin kecil.  Hal itu juga berseiring dengan rendahnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Pacitan sebesar 2,02 %. Ini merupakan TPT terkecil se Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri prosesi serah terima jabatan (Sertijab) bupati dan wakil bupati Pacitan terpilih di Pendapa Kabupaten Pacitan menjelaskan pentingnya penguatan daya beli masyarakat. Karena pada dasarnya perekonomian di Jatim terkontribusi oleh konsumsi masyarakat sebesar 60,04 %.

Tak hanya kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan Wakil Bupati Pacitan Gagarin, Gubernur Khofifah juga meminta kerja keras Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan dalam hal penanganan stunting.

BACA JUGA:  Mobil Autonomous iCar Resmi Layani Transportasi di Kampus ITS

Pasalnya, menurut bulan timbang pada Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) per Agustus 2020, prevalensi stunting Pacitan berada pada angka 34,47. Sementara angka tersebut masih jauh di atas rata-rata Jawa Timur yang berada pada angka 26,86.

Melihat kondisi itu, Khofifah meminta perlu adanya perhatian khusus. Kendati soal Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI dan AKB) Pacitan terpantau rendah dari daerah lainnya.

“Stunting di Pacitan ini yang harus dijadikan PR (Pekerjaan Rumah). Ikannya pacitan luar biasa, bisa jadi supply gizi yang bagus bagi masyarakat,” pesan Gubernur Khofifah.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Terima Penghargaan sebagai Akselerator Entas Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan pada 28 April 2021 yang lalu menjadi titik awal pengabdiannya kepada masyarakat Pacitan.

“Pengabdian seorang pemimpin kepada masyarakatnya seperti pengabdian yang dicontohkan oleh pemimpin sebelumnya yakni dengan prinsip mengutamakan rakyat,” ungkapnya.

Bupati Indrata berharap dan berkomitmen untuk berikhtiar melayani masyarakat. Dirinya tidak menginginkan keinginan tersebut hanya sebatas semboyan semata.

“Akan tetapi menjadi sebuah semangat bekerja bagi kepentingan masyarakat sekaligus sebagai pengingat dalam sebuah kebijakan yang akan diambil rakyatlah harus diutamakan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Surabaya Dukung Kampung Zero Narkoba

Tantangan ke depan, lanjut Indrata yakni masih tingginya angka kemiskinan sebesar 14.54 % pada 2020. Dimana angka tersebut diatas rata-rata provinsi Jatim yaitu 11.09 % pada Maret 2020. Untuk itu, Pemkab Pacitan akan berupaya menghadirkan kebijakan yang mampu memenuhi basic need dan kebutuhan dasar masyarakat Pacitan.

“Perlu lompatan-lompatan besar untuk mengejar ketertinggalan Pacitan dari kabupaten/kota lainnya. Bukan lagi birokrasi bekerja dengan pola-pola linier, monoton dan terjebak pada zona nyaman. Saatnya Pacitan bangkit lebih baik dengan perhatian dan dukungan dari Ibu Gubernur terhadap seluruh program-program dan kegiatan yang telah direncanakan,” tutupnya. (ST02)

Tags: Kepala DaerahKhofifah Indar ParawansaPacitanSertijabStunting
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In