• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Gempa di Jatim, Rumah Rusak Berat Dapat Bantuan Rp 50 Juta

by Redaksi
Selasa, 13 April 2021

SURABAYATODAY.ID, LUMAJANG – Pemerintah pusat memberikan bantuan 50 juta untuk rumah kategori rusak berat, 24 juta kategori rusak sedang dan 10 juta kategori rusak ringan. Bantuan tersebut di luar biaya pengerjaannya. Sedangkan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang terdampak akan di tangani oleh Kementerian PUPR.

Demikian disampaikan Kepala BNPB Doni Monardo saat melakukan kunjungan di Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang. Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima bantuan dana siap pakai dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI sebesar Rp 1 miliar dalam rangka percepatan penanganan bencana gempa bumi yang melanda wilayah Malang dan sekitarnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan siap mengawal proses penyaluran kepada masyarakat di wilayah terdampak. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui BNPB. Pemprov Jatim tentunya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk meringankan beban para pengungsi dan korban gempa,” ungkapnya.

BACA JUGA:  PTSL Jatim Optimistis Rampung di Tahun 2024

Turut dijelaskan bahwa bantuan senilai Rp 1 M tersebut diperuntukkan sebagai biaya operasional untuk dapur umum lapangan yang tersebar di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang. Untuk itu, Khofifah juga menyebut bahwa bantuan ini akan sangat membantu dalam proses penanganganan kebencanaan saat tanggap darurat seperti saat ini.

“Pemprov Jatim telah bergerak cepat utamanya dalam penyaluran bantuan dan mengkoordinasikan dengan pihak terkait. Baik bersama Forkopimda Jawa Timur, Pemkab/ Pemko terdampak, BPBD, Tagana serta relawan lainnya,” tutur Gubernur Khofifah.

Saat ini sedang dimaksimalkan infentarisasi dan identifikasi data pemilik rumah, bangunan fasum dan fasos yang terdampak serta divalidasi oleh tim yang dikordinasikan oleh bupati. Data tersebut hendaknya diumumkan di balai desa atau tempat pengungsian agar segera terverifikasi sehingga pengerjaannya bisa lebih cepat.

BACA JUGA:  Jatim Masuk Kategori Terbaik Jumlah Kabupaten/Kota Level 1 Terbanyak di Indonesia

Selanjutnya, guna mempercepat agar terhindar dari kluster pengungsi covid-19 maka BNPB juga menyiapkan bantuan tunggu hunian sebesar 500 ribu rupiah per bulan per rumah tangga agar digunakan untuk sewa tempat tinggal sambil menunggu pembangunan rumah selesai.

Masih dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Doni Monardo turut memuji langkah dan respon cepat dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam mengkoordinir seluruh pihak menangani masyarakat dan korban pasca Gempa bumi yang terjadi di Malang 6.1 SR pada Sabtu (10/4) kemarin.

BACA JUGA:  Kabupaten Lamongan Menjadi Daerah Pertama di Pulau Jawa yang Capai PPKM Level 1

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah mengkoordinir seluruh lembaga yang ada sehingga penanganannya cepat sekali,” tutur Doni Monardo.

Doni Monardo menyebutkan bahwa langkah dan arahan yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah bersama jajarannya sudah tepat dan sesuai sehingga bisa membawa dampak yang baik bagi penanganan bencana gempa yang terjadi.

“Kami juga memberikan apresiasi kepada Pemprov Jatim yang didukung dari unsur-unsur TNI/Polri dan Badan SAR yang telah sigap memberikan bantuan kepada warga terdampak,” imbuh Doni Monardo.

Dengan adanya kerjasama yang terbangun baik tersebut, Doni Monardo juga berharap agar koordinasi dan kerjasama di tingkat Provinsi hingga pusat bisa berjalan dengan baik. (ST02)

Tags: BNPBDoni MonardoGempa BumiKhofifah Indar Parawansa
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

PPPK Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separo Gaji

Jumat, 13 Maret 2026

Warga Diimbau Cek Listrik dan Lepas Tabung LPG Sebelum Mudik

Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Surabaya bersama Yayasan Harapan Tama Bersinergi Bagikan 1.000 Peket Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan dan Layanan Publik

Jumat, 13 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Berbagi Kebahagiaan dan Ajak 95 Murid Berkebutuhan Khusus di Madiun Belanja Kebutuhan Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

PPPK Paruh Waktu Surabaya Dapat THR Separo Gaji

Jumat, 13 Maret 2026

Warga Diimbau Cek Listrik dan Lepas Tabung LPG Sebelum Mudik

Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Surabaya bersama Yayasan Harapan Tama Bersinergi Bagikan 1.000 Peket Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan dan Layanan Publik

Jumat, 13 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In