• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Puti Ingin Pendidikan Pancasila Masuk Kurikulum Pendidikan

by Redaksi
Senin, 22 Februari 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA -Pendidikan di Indonesia dinilai semakin jauh dari ideologi Pancasila sebagai dasar negara. Muncul keinginan untuk memasukan ideologi Pancasila kedalam kurikulum bagi siswa-siswa.

Anggota DPR RI, Puti Guntur Soekarno mengatakan, memasukan mata pelajaran pendidikan Pancasila di sekolah merupakan terobosan bagus. Menurut dia, saat ini banyak anak muda yang mulai melupakan Pancasila. Padahal, Pancasila merupakan ideologi Bangsa yang harus diketahui dan dipertahankan dengan baik.

“Pancasila harus masuk dalam kurikulum di dunia Pendidikan. Ini sangat penting bagi negara,” katanya.

BACA JUGA:  Puti: Menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Tidak Bisa Ditawar

Cucu mantan Presiden Soekarno ini menegaskan, Pancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa. Pancasila menjadi landasan dalam mempersatukan negara, dan mempersatukan perbedaan.

Maka dalam kerangka kewarganegaraan tidak perlu dipersoalkan etnis, agama, warna kulit bahkan status sosial. “Semua orang memiliki kedudukan yang sama sebagai warga negara,” ujar Puti.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Ony Setiawan menambahkan, keinginan untuk memasukan Pancasila dalama kurikulum merupakan langkah yang tepat. Hal ini akan membantu orang untuk memahami sejarah dan proses lahirnya Pancasila sebagai ideologi negara yang sudah final.

BACA JUGA:  Dampingi Wapres RI Resmikan Masjid, Wagub Emil Harapkan Masjid Jadi Pusat Peradaban

“Dunia pendidikan merupakan awal pengenalan Pancasila. Saya pikir, memasukan Pancasila dalam dunia pendidikan sangat penting,” katanya.

Untuk lebih mengenai sasaran, lanjut Ony, pendidikan Pancasila harus dimasukkan ke dalam dunia pendidikan mulai jenjang pendidikan anak usia dini. Dengan begitu, materi ideologi Pancasila mampu diserap lebih awal. Artinya, anak-anak kecil sudah mulai memahami apa sebenarnya ideologi negara.

Dengan memahami ini, Ony yakin generasi muda bisa mengaplikasikan isi ideologi Pancasila yang menghormati perbedaan. Semua masyarakat akan saling menghormati dalam berkehidupan sehari-hari. “Meski masuk dunia pendidikan, peran serta lembaga non pemerintah sangat penting dalam menyuarakan ideologi Pancasila,” tutur dia.

BACA JUGA:  Pramuka Adalah Manusia Pancasila yang Siap Menjaga NKRI

Yang lebih penting, tegas dia, penyampaian ideologi Pancasila juga harus menggunakan teknologi. Artinya, penyampaian dengan cara mengikuti perkembangan zaman juga penting. “Ini untuk percepatan pemahaman pancasila kepada masyarakat luas,” ujar Ony. (ST06)

Tags: IdeologiKewarganegaraanPancasilaPuti Guntur Soekarno
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026

Sekdaprov Adhy Terima Audiensi Bersama Trajectory Co., Ltd. dan Chiba Institute Of Science

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In