• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 6 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Antisipasi Kenaikan Harga Plastik, Pemkot Surabaya Siapkan Pendampingan UMKM dan Alternatif Kemasan

by Redaksi
Senin, 6 April 2026
Foto ilustrasi, Pemkot Surabaya siapkan pendampingan UMKM dan alternatif kemasan

Foto ilustrasi, Pemkot Surabaya siapkan pendampingan UMKM dan alternatif kemasan

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga plastik yang dinilai dapat memengaruhi harga kebutuhan pokok. Langkah ini dilakukan melalui monitoring pasar secara rutin hingga pendampingan pelaku UMKM agar tetap mampu menjaga stabilitas produksi dan harga jual.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Mia Santi Dewi, mengungkapkan bahwa kenaikan harga plastik saat ini cukup signifikan dan dipicu oleh faktor global.

“Memang kenaikan harga plastik sekarang ini cukup signifikan ya, sekitar 30 sampai 60 persen. Jadi memang dipacu pasokan global dan harga energi di dunia yang tidak bisa kita hindari,” ujar Mia Santi Dewi, Senin (6/4/2026).

Mia menjelaskan, Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari pemantauan harga dan ketersediaan barang di pasar hingga pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Pendampingan ini difokuskan pada upaya menekan dampak kenaikan biaya produksi akibat mahalnya kemasan plastik.

BACA JUGA:  HUT ke-75 Bhayangkara, Wagub Emil Apresiasi Sinergitas Polri dan TNI Tangani Pandemi Covid-19

“Dinas Koperasi UMKM serta Perdagangan Kota Surabaya sudah melakukan beberapa langkah antisipasi, monitoring harga dan ketersediaan secara rutin. Kemudian melakukan pendampingan pada UMKM di lapangan,” katanya.

Menurut Mia, kenaikan harga plastik mulai dirasakan pelaku usaha, terutama karena berdampak langsung pada biaya produksi. Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga jual jika tidak diantisipasi dengan inovasi.

“Memang terasa dengan perubahan atau kenaikan harga plastik ini, tapi kita melakukan pendampingan UKM. Antara lain dengan inovasi terhadap kemasan, karena pasti akan berpengaruh dengan harga biaya produksi,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya juga mendorong UMKM Surabaya untuk mulai beralih ke alternatif kemasan non-plastik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. “Jadi kita mencoba mendampingi untuk inovasi kemasan di UKM, tidak lagi dengan plastik, tapi dengan bahan-bahan lain yang bisa menekan biaya produksinya,” imbuhnya.

Meski demikian, Mia menyebut keluhan dari pelaku usaha terkait kenaikan harga plastik belum terlalu banyak. Namun, Pemkot Surabaya tetap melakukan langkah antisipatif untuk menghadapi kemungkinan perkembangan ke depan. “Sebenarnya untuk keluhan belum terlalu banyak, tapi kita tetap antisipasi karena kita kan tidak tahu perkembangan ke depan seperti apa,” katanya.

BACA JUGA:  Kolaborasi Pemkot Surabaya dan UPN Veteran Jatim Sukses Berdayakan Kemandirian Ekonomi Keluarga

Selain mendorong substitusi kemasan, Dinkopumdag Surabaya juga menilai perubahan pola distribusi dan penjualan dapat menjadi solusi jangka pendek. Salah satunya melalui penjualan dalam jumlah lebih besar untuk mengurangi penggunaan kemasan kecil berbahan plastik.

“Jadi kalau terkait dengan perdagangan pada umumnya ya mungkin kuantitas jual itu tidak lagi dikemas kecil-kecil. Tapi yang memang paling signifikan itu perubahan kemasan yang harus mulai dilakukan,” jelas Mia.

Dari sisi pengawasan, Mia menuturkan bahwa Dinkopumdag Surabaya telah melakukan pengecekan di sejumlah toko dan pasar. Menurutnya, hasil pengecekan menunjukkan adanya kenaikan harga plastik. “Kalau kemarin ke beberapa toko memang ada kenaikan harga. Jadi teman-teman di lapangan juga secara rutin melakukan monitoring harga di pasar,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemdes Kesongo Kecamatan Kedungadem Rampungkan Pengaspalan Jalan

Untuk menekan harga, Mia menyebut, bahwa Pemkot Surabaya juga menjalin komunikasi dengan distributor agar rantai pasok dapat dipersingkat dan harga yang diterima pelaku usaha lebih kompetitif. “Kita komunikasi dengan distributor, kemudian kita hubungkan dengan para pedagang atau UMKM kita. Jadi lebih memutus rantai pasoknya supaya gak terlalu panjang,” katanya.

Ke depan, Mia memastikan bahwa Pemkot Surabaya akan terus memberikan pendampingan kepada UMKM agar tetap mampu bertahan di tengah tekanan biaya produksi. Upaya ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus kestabilan pendapatan pelaku usaha.

“Kita berusaha terus mendampingi, terutama di UMKM, supaya tetap bisa jalan, produksi bisa terus, harga juga tidak naik, supaya daya beli masyarakat juga tidak menurun. Kemudian pendapatan mereka juga tetap stabil,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Harga PlastikKenaikan HargaPemkot SurabayaUMKM
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Salah satu momen penyerahan penyampaian pendapat Pansus terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur.

Khofifah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jatim yang Transparan dan Akuntabel

Senin, 6 April 2026
Salah satu Tes Kemampuan Akademik di sekolah di Surabaya.

Hari Pertama TKA SMP 2026 di Surabaya Berjalan Lancar

Senin, 6 April 2026
Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Tambah Tiga PAUD Negeri Baru, Target Operasional Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 6 April 2026
Pertemuan belasan orang perwakilan pemilik lyn untuk mediasi terkait penertiban angkutan umum di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

Pemkot Surabaya Fasilitasi Pendampingan Pengurusan Izin KIR-Trayek bagi Pemilik Lyn

Senin, 6 April 2026

Berita Terkini

Salah satu momen penyerahan penyampaian pendapat Pansus terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur.

Khofifah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jatim yang Transparan dan Akuntabel

Senin, 6 April 2026
Salah satu Tes Kemampuan Akademik di sekolah di Surabaya.

Hari Pertama TKA SMP 2026 di Surabaya Berjalan Lancar

Senin, 6 April 2026
Foto ilustrasi, Pemkot Surabaya siapkan pendampingan UMKM dan alternatif kemasan

Antisipasi Kenaikan Harga Plastik, Pemkot Surabaya Siapkan Pendampingan UMKM dan Alternatif Kemasan

Senin, 6 April 2026
Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani

Pemkot Surabaya Tambah Tiga PAUD Negeri Baru, Target Operasional Tahun Ajaran 2026/2027

Senin, 6 April 2026
Pertemuan belasan orang perwakilan pemilik lyn untuk mediasi terkait penertiban angkutan umum di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

Pemkot Surabaya Fasilitasi Pendampingan Pengurusan Izin KIR-Trayek bagi Pemilik Lyn

Senin, 6 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In