• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Ribuan Jemaah Padati Balai Kota Surabaya, Serukan Persatuan dan Kesatuan

by Redaksi
Sabtu, 21 Maret 2026
Ribuan jemaah memadati halaman Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ribuan jemaah memadati halaman Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Gema takbir berkumandang mengiringi langkah ribuan jemaah yang memadati halaman Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) pagi. Pelaksanaan salat yang rutin digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini berlangsung khidmat di bawah langit pagi yang cerah.

Tepat pukul 06.00 WIB, salat dimulai dengan dipimpin oleh Ust. Muhammad Anwari, M.Pd., seorang Qori Nasional yang bertindak sebagai imam. Sementara itu, Prof. Abdul Kadir Riyadi, Lc., MSSC., Ph.D. hadir memberikan pesan-pesan spiritual dan kemanusiaan sebagai khatib.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eri Cahyadi, menekankan bahwa persatuan adalah fondasi utama bagi kemajuan Kota Pahlawan. Ia berharap semangat kebersamaan yang terjalin selama Ramadan dan Idulfitri dapat diimplementasikan dalam kehidupan kerja dan sosial sehari-hari.

BACA JUGA:  Sampah Makanan di Indonesia 23-48 Juta Ton Per Tahun

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini, juga menggarisbawahi bahwa kekuatan sebuah bangsa terletak pada kohesi sosialnya. Ia meminta warga untuk mengedampingkan ego pribadi demi kepentingan bersama.

“Persatuan itu lebih penting. Kita harus bekerja bersama, bukan bekerja sendiri-sendiri. Bukan mencari siapa yang mengejar popularitas atau siapa yang terbaik, tapi bagaimana dengan kebersamaan itu kita bisa mencapai hasil maksimal bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Eri Cahyadi mengapresiasi tolenransi warga Surabaya dalam menyikapi perbedaan. Ia mencontohkan bagaimana perayaan Idulfitri tahun ini yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi berjalan sangat harmonis.

“Alhamdulillah, toleransi di Surabaya luar biasa. Kemarin saat Nyepi, warga yang merayakan takbiran di masjid menghormati umat Hindu dengan tidak menggunakan pengeras suara luar dan tidak mengadakan takbir keliling di sekitar tempat ibadah umat Hindu,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Rekrutmen Kru Wira Wiri, Eri Tindak Tegas Oknum dan Angkat Korban Jadi Helper

Terkait adanya perbedaan penetapan waktu Salat Id, Wali Kota Eri Cahyadi meminta agar hal tersebut tidak menjadi perdebatan yang memecah belah. Menurutnya, adanya perbedaan adalah hal yang lumrah dan harus dihargai.

“Ada yang salat kemarin, ada yang hari ini. Perbedaan itu adalah keindahan, jangan pernah saling menyalahkan. Keyakinan itu masing-masing, yang penting tidak saling menjatuhkan atau menjelekkan. Kita manusia tempatnya salah, maka tugas kita adalah saling mengingatkan dan menguatkan,” tambahnya.

Ia berharap, agar nilai-nilai toleransi dan akidah yang terjaga di Surabaya dapat terus ditingkatkan demi masa depan kota yang lebih baik.

BACA JUGA:  Silaturahmi dengan Beragam Suku, Wali Kota Eri: Semuanya Menjadi Kekuatan Besar dalam Bingkai Persatuan

“Inilah momentum yang harus kita jaga terus. Insyaallah dengan kerukunan ini, Surabaya menjadi kota yang berkah, kota sejahtera, dan warganya bahagia,” tandasnya.

Sementara itu, dalam khotbahnya, Prof. Abdul Kadir Riyadi menguraikan empat pilar misi kemanusiaan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sebagai fondasi membangun bangsa dan peradaban. Ia menegaskan bahwa tanpa perdamaian, sektor pendidikan, ekonomi, hingga aktivitas perkantoran akan lumpuh.

“Marilah kita pastikan Kota Surabaya ini, menjadi kota yang meyebarkan virus-virus positif berupa kedamaian, ketentraman dan keamanan yang selamat ini sudah kita lihat di Surabaya dan harus terus ditingkatkan,” terangnya.

Ibadah Salat Idulfitri ditutup dengan sesi ramah tamah dan saling memaafkan antar jemaah, menciptakan suasana hangat di jantung Kota Pahlawan. (ST01)

Tags: Balai Kota SurabayaKesatuanPersatuan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela Gema Takbir di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Masyarakat Jatim Semarakkan Takbir dan Parade Bedug

Sabtu, 21 Maret 2026
Salat Idul Fitri para awak KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Lebaran di Lautan Australia, Awak KRI REM-331 Tetap Khusyuk Rayakan Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026

Semarakkan Sahur Bersama dengan Lomba Kreativitas Olahan Bandeng di Grahadi

Jumat, 20 Maret 2026
Petugas menyegel tempat usaha yang melanggar Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 300/2326/436.8.6/2026 tentang Pedoman Keamanan dan Ketertiban selama Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.

Satpol PP Surabaya Temukan Tempat Biliar dan Panti Pijat Tetap Beroperasi saat Ramadan 

Kamis, 19 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela Gema Takbir di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Masyarakat Jatim Semarakkan Takbir dan Parade Bedug

Sabtu, 21 Maret 2026
Ribuan jemaah memadati halaman Balai Kota Surabaya untuk melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ribuan Jemaah Padati Balai Kota Surabaya, Serukan Persatuan dan Kesatuan

Sabtu, 21 Maret 2026
Salat Idul Fitri para awak KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Lebaran di Lautan Australia, Awak KRI REM-331 Tetap Khusyuk Rayakan Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026

Semarakkan Sahur Bersama dengan Lomba Kreativitas Olahan Bandeng di Grahadi

Jumat, 20 Maret 2026
Petugas menyegel tempat usaha yang melanggar Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 300/2326/436.8.6/2026 tentang Pedoman Keamanan dan Ketertiban selama Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.

Satpol PP Surabaya Temukan Tempat Biliar dan Panti Pijat Tetap Beroperasi saat Ramadan 

Kamis, 19 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In