• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 19 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Ngabuburit Seru di Tugu Pahlawan 2026, HTM Mulai Rp5.000 Bisa Kulineran Sekaligus Belajar Sejarah

by Redaksi
Rabu, 25 Februari 2026

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Ramadan tahun ini terasa semakin semarak dengan hadirnya kembali kegiatan Ngabuburit di kawasan Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember. Mengusung konsep yang lebih segar, acara ini akan digelar pada 28 Februari dan 1 Maret 2026, pukul 15.00–21.00 WIB, menghadirkan hiburan, kuliner, sekaligus edukasi sejarah dalam satu kawasan bersejarah di jantung Kota Surabaya.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma’munah, menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah hampir tiga tahun terakhir menjadi agenda rutin setiap Ramadan. Namun, tahun ini konsepnya dibuat berbeda agar semakin menarik minat masyarakat, khususnya kalangan muda.

“Kalau sebelumnya seperti Night at The Museum atau Cangkrukan Juang lebih menampilkan kuliner tradisional, kali ini kami menghadirkan kuliner kekinian yang lebih modern agar anak-anak muda semakin tertarik datang ke Tugu Pahlawan,” kata Saida, Rabu (25/2/2026).

BACA JUGA:  Wagub Emil Ajak DPRD Jatim Aktif Beri Masukan Tingkatkan Investasi

Pengunjung tidak hanya disuguhi aneka jajanan berbuka puasa, tetapi juga pasar murah dan bazar UMKM, kuis interaktif, hingga dukungan CSR yang turut memeriahkan acara. Menjelang waktu berbuka, akan ada kultum, pertunjukan musik Islami, dagelan dan ludruk, serta penampilan spesial dari anak-anak Rumah Kreatif binaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, termasuk anak-anak disabilitas.

“Seluruh pengisi acara merupakan binaan pemerintah kota. Jadi selain menghibur, kegiatan ini juga menjadi ruang apresiasi bagi talenta-talenta lokal,” jelasnya.

Yang membuat ngabuburit ini berbeda adalah perpaduan suasana santai dengan sentuhan edukasi sejarah. Selama acara berlangsung, Museum Sepuluh Nopember tetap dibuka. Pengunjung bisa mengikuti kuis edukatif seputar sejarah perjuangan Surabaya dan napak tilas peristiwa 10 November.

BACA JUGA:  Mobil Respon Cepat Vaksin Keliling Kota Surabaya Resmi Diluncurkan

“Jadi masyarakat bisa ngabuburit sambil belajar sejarah. Kuis-kuis yang kami hadirkan juga berkaitan dengan Tugu Pahlawan dan museum, sehingga tetap ada nilai kepahlawanan yang kami tanamkan,” tambahnya.

Acara digelar di area ruang terbuka hijau depan Tugu Pahlawan. Panitia telah menyediakan tempat duduk, namun pengunjung juga diperbolehkan membawa tikar atau kursi lipat sendiri dengan konsep santai seperti mini camping. Meski demikian, kebersihan tetap menjadi prioritas utama.

“Silakan menikmati suasana sore di Tugu Pahlawan, tapi tetap jaga kebersihan. Itu yang paling penting,” tegasnya.

BACA JUGA:  Wujudkan Generasi Emas, Wali Kota Eri Resmikan TPA Gemass

Antusiasme masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya terbilang tinggi, terutama saat akhir pekan dengan dominasi anak muda. Meski sempat terkendala hujan pada salah satu hari pelaksanaan, tren kunjungan disebut terus mengalami peningkatan.

Dengan harga tiket masuk mulai Rp5.000, masyarakat sudah bisa menikmati rangkaian acara sekaligus mengunjungi museum. Tiket dapat dipesan melalui laman tiketwisata.surabaya.go.id.

Ke depan, Pemkot Surabaya berharap kegiatan bernuansa kepahlawanan ini terus berkembang dan semakin rutin digelar, tidak hanya saat peringatan 10 November, tetapi juga dalam momentum-momentum lain selama setahun.

“Ngabuburit tetap berjalan, tetapi tetap sarat edukasi sejarah dan nilai perjuangan Kota Surabaya. Itu yang ingin terus kami kuatkan,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Belajar SejarahHTMKulineranNgabuburitTugu Pahlawan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Ketua Forikan Jawa Timur Arumi Bachsin Sosialisasikan Gemarikan di SDN Randutatah Probolinggo

Jumat, 17 April 2026

Pemkot Surabaya Targetkan 179 TPS Terpantau CCTV, 146 Titik Sudah Beroperasi

Jumat, 17 April 2026
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani

TP PKK Surabaya Dukung Penonaktifan NIK Penunggak Nafkah, Dinilai Lindungi Perempuan dan Anak

Jumat, 17 April 2026

Pengamat Puji Visi Wali Kota Eri, Tumbuhkan Hubungan Sosial Warga Lewat Kampung Pancasila

Jumat, 17 April 2026

Berita Terkini

Ketua Forikan Jawa Timur Arumi Bachsin Sosialisasikan Gemarikan di SDN Randutatah Probolinggo

Jumat, 17 April 2026

Pemkot Surabaya Targetkan 179 TPS Terpantau CCTV, 146 Titik Sudah Beroperasi

Jumat, 17 April 2026
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani

TP PKK Surabaya Dukung Penonaktifan NIK Penunggak Nafkah, Dinilai Lindungi Perempuan dan Anak

Jumat, 17 April 2026

Pengamat Puji Visi Wali Kota Eri, Tumbuhkan Hubungan Sosial Warga Lewat Kampung Pancasila

Jumat, 17 April 2026

Kakorbinmas Baharkam Polri Canangkan Transformasi “Smart Security 2026” Pada Acara Halal Bihalal dan Dialog Interaktif BPD ABUJAPI Jawa Timur

Jumat, 17 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In