• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 4 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Rayakan Imlek di Kya-Kya Chunjie Fest 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Budaya Pecinan

by Redaksi
Kamis, 12 Februari 2026
Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dalam rangka memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Kya-Kya Chunjie Fest 2026 akan digelar di kawasan Kya-Kya Kembang Jepun pada 14–16 Februari 2026. Mengusung tema “Harmoni Cinta dan Budaya Pecinan di Surabaya”, festival ini akan berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, dengan beragam pertunjukan budaya, kuliner khas, serta atraksi menarik yang sayang untuk dilewatkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan bahwa Kya-Kya Chunjie Fest dirancang sebagai perayaan Imlek yang menghadirkan pengalaman budaya yang otentik melalui beragam hiburan, pertunjukan seni, serta sajian kuliner khas pecinan di kawasan wisata pecinan Kembang Jepun.

BACA JUGA:  Laksda Iwan Isnurwanto Resmi Jabat Panglima Koarmada II

“Kami ingin menyajikan pengalaman Imlek yang otentik melalui kegiatan hiburan yang variatif. Selain itu, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendorong peningkatan pendapatan UMKM di kawasan Kya-Kya Kembang Jepun, sekaligus menggerakkan roda ekonomi sektor pariwisata di sekitarnya,” ujar Herry, Kamis (12/2/2026).

Herry menjelaskan, rangkaian kegiatan dalam Kya-Kya Chunjie Fest 2026 tidak hanya terpusat pada malam hari, tetapi juga diawali dengan kegiatan walking tour yang akan digelar pada 7 dan 14 Februari 2026 pukul 09.00 WIB. Selama festival berlangsung, pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan kesenian Tionghoa, lebih dari 50 tenant kuliner khas pecinan, dan mini games berhadiah setiap hari.

BACA JUGA:  Surabaya Memanggil, Para Pengusaha Menjawab dengan Memberikan Bantuan

“Seluruh tenant kuliner merupakan UMKM Surabaya, dan mayoritas performer berasal dari komunitas Tionghoa serta pelaku seni warga Surabaya. Ini menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha lokal,” jelasnya.

Dampak ekonomi yang diharapkan antara lain peningkatan omzet harian UMKM di Kya-Kya Kembang Jepun, bertambahnya pendapatan tenaga kerja warga sekitar, termasuk pengemudi becak wisata, serta meningkatnya eksposur bagi pelaku usaha sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran selama festival berlangsung, Disbudporapar telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Koordinasi dilakukan dengan sejumlah perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta pemangku wilayah setempat, termasuk konsolidasi pengamanan dengan kepolisian setempat. Selain itu, panitia juga menambah fasilitas tempat duduk guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.

BACA JUGA:  Penanganan Stunting di Surabaya Bakal Difilmkan, Begini Respon Eri Cahyadi

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati festival ini dengan aman, nyaman, dan tertib, sehingga Kya-Kya Chunjie Fest benar-benar menjadi ruang perayaan budaya yang inklusif dan menyenangkan bagi semua,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Budaya PecinanImlekKya-Kya Chunjie Fest 2026Pemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Tradisi sakral bagi taruna Akademi Angkatan Laut (dan personel TNI AL saat melintasi garis nol derajat, sebagai simbol penyucian diri dan penghormatan pelaut muda.

Lintasi Garis Nol Derajat, KRI Bima Suci Gelar Mandi Khatulistiwa Bagi Kadet APCS 2026 dan Taruna AAL

Jumat, 3 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Koneksi Saluran dan Rumah Pompa Jadi Kunci Wali Kota Eri Cahyadi Tekan Banjir Surabaya

Jumat, 3 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Pasar Legi Ponorogo.

Gubernur Khofifah Tinjau Pasar Legi Ponorogo, Pastikan Harga dan Stok Kebutuhan Pokok Stabil Pasca Idul Fitri

Jumat, 3 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Antisipasi Kemarau 2026, Gubernur Khofifah Instruksikan Bupati/Wali Kota Jaga Produksi Pertanian Jawa Timur

Jumat, 3 April 2026

Berita Terkini

Tradisi sakral bagi taruna Akademi Angkatan Laut (dan personel TNI AL saat melintasi garis nol derajat, sebagai simbol penyucian diri dan penghormatan pelaut muda.

Lintasi Garis Nol Derajat, KRI Bima Suci Gelar Mandi Khatulistiwa Bagi Kadet APCS 2026 dan Taruna AAL

Jumat, 3 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Koneksi Saluran dan Rumah Pompa Jadi Kunci Wali Kota Eri Cahyadi Tekan Banjir Surabaya

Jumat, 3 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Pasar Legi Ponorogo.

Gubernur Khofifah Tinjau Pasar Legi Ponorogo, Pastikan Harga dan Stok Kebutuhan Pokok Stabil Pasca Idul Fitri

Jumat, 3 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Antisipasi Kemarau 2026, Gubernur Khofifah Instruksikan Bupati/Wali Kota Jaga Produksi Pertanian Jawa Timur

Jumat, 3 April 2026
Foto ilustrasi

Stok Pangan Terjaga, Pemkot Surabaya Pastikan Harga Tetap Terkendali di April 2026

Kamis, 2 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In