• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 18 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Dari Rumah Padat Karya ke Ruang Publik Kreatif, Viaduct Gubeng Catat Omzet Rp725 Juta

by Redaksi
Selasa, 27 Januari 2026

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Rumah Padat Karya (RPK) Viaduct by Gubeng terus menunjukkan eksistensinya sebagai ruang pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, RPK yang berlokasi di Jalan Nias Nomor 110, Kecamatan Gubeng, Surabaya ini berhasil mencatat total omzet sebesar Rp725.629.834. Capaian tersebut menjadi bukti konkret bahwa konsep rumah padat karya tidak hanya berfungsi sebagai program sosial, tetapi juga mampu tumbuh sebagai entitas bisnis yang kompetitif.

RPK Viaduct diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada tahun 2022. Memasuki tahun keempat operasionalnya, fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 857 meter persegi ini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi, sosial, dan komunitas yang inklusif.

Camat Gubeng, Eko Kurniawan Purnomo, menyebut capaian omzet tersebut merupakan hasil dari perjuangan kolektif seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa membangun usaha dengan nilai ratusan juta rupiah bukanlah perkara mudah, terlebih dengan melibatkan warga dari keluarga miskin dan pelaku UMKM lokal.

“Ini adalah buah dari kerja keras bersama. Kami terus mengukur kemampuan sekaligus memberikan pembekalan kepada keluarga miskin dan para pelaku UMKM di Kecamatan Gubeng. Prinsip kami sederhana, maju bersama, UMKM berkembang, dan keluarga miskin memiliki keahlian untuk membawa penghasilan ke rumah masing-masing,” ujar Eko, Selasa (27/1/2026).

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Tetapkan 14 Ruang Publik Sebagai Lokasi Tampilan Seni

Saat ini, RPK Viaduct merangkul lebih dari 60 pelaku UMKM. Sebagian berjualan langsung di lokasi, sementara lainnya menitipkan produk. Untuk menjaga kualitas dan profesionalisme, pengelola didampingi tenaga profesional di berbagai bidang, mulai dari operasional makanan dan minuman hingga manajemen media sosial. Evaluasi dilakukan secara rutin, tidak hanya pada aspek operasional, tetapi juga penguatan mentalitas kerja.

“Kami sangat menjaga kualitas produk, mulai dari standarisasi rasa hingga estetika kemasan. Kedisiplinan dalam berjualan menjadi kunci agar pelayanan tetap prima. Kritik dan masukan pelanggan justru kami jadikan pemacu untuk terus berkembang,” tambahnya.

Di tengah menjamurnya kafe dan tempat nongkrong di kawasan Jalan Nias, Biliton, dan Sumatera, RPK Viaduct memilih strategi berbeda. Bukan sekadar mengandalkan promosi digital, pengelola fokus membangun basis pelanggan sendiri melalui aktivasi komunitas.

“Dengan mewadahi kegiatan komunitas secara berkelanjutan, arus pengunjung akan terbentuk secara organik. Pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga profesional rutin berkegiatan di sini, dan secara otomatis roda ekonomi ikut bergerak,” jelasnya.

BACA JUGA:  Cegah Naiknya Omicron, Pemkot Surabaya Terapkan Swab PCR Acak ke Perkampungan

Ke depan, RPK Viaduct diproyeksikan menjadi wadah besar bagi berbagai komunitas. Tempat ini diharapkan menjadi pusat aktivitas positif bagi Gen Z, kalangan profesional, maupun masyarakat umum, dengan skema kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Viaduct bukan sekadar tempat makan, tetapi ruang multifungsi untuk nongkrong, berdiskusi, berolahraga seperti basket dan catur, hingga kegiatan seni seperti membatik. Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin berkembang bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Marketing Communication RPK Viaduct by Gubeng, Fredy Yunarto Sakti Wibowo, menambahkan bahwa fasilitas ini resmi beroperasi sejak 8 Mei 2022 dengan misi utama sebagai instrumen pengentasan kemiskinan. Melalui pemberdayaan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan UMKM lokal, Viaduct diarahkan untuk menciptakan kemandirian ekonomi berbasis kewirausahaan.

“Seiring perjalanannya, Viaduct bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif dan menjangkau berbagai segmen, mulai dari pelajar hingga kalangan menengah ke atas,” kata Fredy.

Ia menilai keberhasilan RPK Viaduct by Gubeg bertahan hampir empat tahun di tengah ketatnya persaingan kuliner pusat kota tidak lepas dari strategi penempatan posisi yang tepat. Saat kafe di sekitarnya didominasi menu kebarat-baratan, Viaduct konsisten menyajikan hidangan khas Nusantara dengan harga kompetitif.

BACA JUGA:  Forum Geopark Digadang Menjadi Inkubator Geopark Jatim Berkelas Dunia

“Strategi ini terbukti efektif. Sepanjang 2025, Viaduct mencatat omzet Rp725.629.834 dengan stabilitas pendapatan bulanan di kisaran hingga Rp50 juta,” ungkapnya.

Pertumbuhan tersebut juga didorong oleh perubahan konsep menjadi pusat aktivitas kreatif sejak 2023. Berbagai komunitas kini rutin berkegiatan di RPK Viaduct by Gubeng, mulai dari kelas catur bersama Persatuan Catur Indonesia, pelatihan membatik, hingga kerajinan tangan. Fasilitas lapangan basket gratis dan paket reservasi pertemuan terjangkau semakin memperkuat daya tarik tempat ini.

Dalam satu bulan, RPK Viaduct by Gubeng mampu mengakomodasi sekitar 10 hingga 30 agenda komunitas. Aktivitas tersebut secara langsung menggerakkan ekonomi UMKM dan tenaga kerja MBR yang terlibat, dengan dukungan delapan staf operasional yang bekerja dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

“Capaian ini menjadi bukti nyata sinergi antara kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan semangat kewirausahaan warga dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Ruang PublikRumah Padat KaryaViaduct Gubeng
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻, 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮n

Selasa, 17 Maret 2026
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,

Minyak Dunia Melejit, Khofifah Indar Parawansa Siapkan ASN Kerja 2–4 Hari dan Pangkas Anggaran

Selasa, 17 Maret 2026

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻,𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi bagi Pendatang

Selasa, 17 Maret 2026

Berita Terkini

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻, 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮n

Selasa, 17 Maret 2026
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,

Minyak Dunia Melejit, Khofifah Indar Parawansa Siapkan ASN Kerja 2–4 Hari dan Pangkas Anggaran

Selasa, 17 Maret 2026

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻,𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi bagi Pendatang

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Hormati Nyepi 2026, Wali Kota Eri Cahyadi Imbau Takbiran di Sekitar Pura Tak Gunakan Pengeras Suara Luar

Selasa, 17 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In