• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Bersama Kartolo, Dispusip Surabaya Gali Sejarah Ludruk untuk Program Literasi Anak

by Redaksi
Selasa, 13 Januari 2026

SURABAYATODAY ID, SURABAYA –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam menjaga warisan budaya daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya ke kediaman seniman ludruk legendaris, Cak Kartolo, Selasa (13/1/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkot Surabaya untuk merawat ingatan kolektif sekaligus menumbuhkan literasi kebudayaan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Kepala Dispusip Surabaya, Yusuf Masruh, hadir langsung dalam pertemuan yang berlangsung hangat bersama Cak Kartolo dan sang istri, Ning Tini, yang juga dikenal sebagai pelaku seni ludruk. Dalam perbincangan tersebut, mereka membahas berbagai hal, mulai dari perjalanan panjang Cak Kartolo di dunia ludruk hingga peluang menjadikan kisah hidup dan karya-karyanya sebagai bahan literasi dan edukasi kebudayaan.

Yusuf menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah awal dalam proses pendokumentasian dan pengarsipan tokoh-tokoh budaya Surabaya. “Banyak kisah dan jejak perjuangan para seniman yang belum tercatat secara sistematis, padahal memiliki nilai sejarah dan edukasi yang sangat penting,” ujarnya.

BACA JUGA:  Story Telling, Begini Cara Pemkot Surabaya Tingkatkan Literasi Anak

Lebih jauh, dalam kunjungan ini juga dilakukan kegiatan alih media arsip pribadi Cak Kartolo, yang mencakup dokumen, foto, naskah, hingga rekaman pertunjukan dari kiprah sang maestro seni tradisi bidang ludruk sejak 1958 hingga 2025. Alih media ini menjadi persiapan untuk mengusulkan dan mendaftarkan arsip kiprah Cak Kartolo ke Memori Kolektif Bangsa (MKB). Dengan langkah tersebut, Pemkot Surabaya berharap kiprah sang seniman tidak hanya diingat secara lokal, tetapi juga diakui sebagai bagian dari sejarah kebudayaan nasional.

“Dalam upaya memperkuat literasi dan pelestarian budaya, kami melakukan kunjungan ke rumah Cak Kartolo sebagai bagian dari pengumpulan arsip dan dokumentasi budaya. Informasi dan dokumentasi ini akan kami usulkan sebagai bagian dari Memori Kolektif Bangsa 2026 dan selanjutnya diarsipkan melalui Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI),” jelasnya.

Menurutnya, Memori Kolektif Bangsa merupakan program nasional untuk menghimpun dan melindungi arsip-arsip penting yang merekam perjalanan sejarah dan kebudayaan Indonesia. Melalui mekanisme tersebut, kiprah tokoh-tokoh lokal seperti Cak Kartolo diharapkan mendapatkan pengakuan dan akses publik lebih luas.

BACA JUGA:  Usai Umrah, Khofifah Pimpin Rakor Program Kerja 2024

Pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk menggali kisah di balik kesuksesan Cak Kartolo hingga menjadi figur yang dicintai lintas generasi. Cerita-cerita tersebut nantinya akan diolah menjadi bahan literasi kebudayaan yang bisa dimanfaatkan oleh sekolah, perpustakaan, maupun komunitas literasi.

“Dari proses ini, kami ingin merumuskan program literasi kebudayaan bagi generasi muda. Kami ingin anak-anak tidak hanya diajak membaca buku, tetapi juga mengenal tokoh-tokoh budaya yang hidup dan berkarya di kota mereka sendiri,” terangnya.

Di samping itu, Yusuf menyampaikan bahwa Cak Kartolo mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya dalam upaya pelestarian ludruk dan pendokumentasian perjalanan para seniman. Menurut Yusuf, Cak Kartolo menilai perhatian pemerintah terhadap kesenian tradisional merupakan langkah penting agar ludruk tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Cak Kartolo menekankan bahwa literasi dan budaya merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan karena sama-sama berperan dalam membentuk karakter dan jati diri generasi muda,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Dukung Kafilah Jatim di MTQ Nasional XXIX, Pemkot Surabaya Gelar Khotmil Quran

Yusuf menambahkan, dalam pertemuan tersebut Cak Kartolo juga menyampaikan pentingnya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan talenta masing-masing. Setiap anak, kata dia, memiliki kemampuan yang berbeda, baik di bidang seni, akademik, maupun keterampilan lainnya, sehingga seluruh potensi itu perlu difasilitasi dan didukung secara seimbang.

“Harapan kami, anak-anak Surabaya bisa tumbuh dengan bekal pengetahuan dan kecintaan pada budaya. Dengan begitu, mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akar identitas yang kuat,” imbuhnya.

Melalui langkah ini, Pemkot Surabaya berharap kesenian ludruk tidak hanya menjadi kenangan masa lalu, tetapi tetap hidup sebagai bagian dari keseharian masyarakat. “Dokumentasi, pengarsipan, dan penguatan literasi kebudayaan diharapkan mampu menjembatani generasi lama dan generasi baru, sehingga nilai-nilai budaya lokal terus lestari di tengah dinamika zaman,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Dispusip SurabayaKartoloLiterasi AnakSejarah Ludruk
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani serta Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Wilayah Pasuruan-Probolinggo

Minggu, 18 Januari 2026

Semarak Peringatan Isra’ Mikraj di Masjid IstiqlalJakarta

Minggu, 18 Januari 2026

Berita Terkini

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani serta Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Wilayah Pasuruan-Probolinggo

Minggu, 18 Januari 2026

Semarak Peringatan Isra’ Mikraj di Masjid IstiqlalJakarta

Minggu, 18 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Khofifah Buka Bimtek Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Se-Jatim

Sabtu, 17 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In