• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Pembuat Telur Asin Berbasis Sensor NIR

by Redaksi
Selasa, 30 Desember 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Guna menjaga cita rasa yang konsisten pada telur asin, salah satu tim Program Kreativitas Mahasiswa Karya Inovatif (PKM-KI) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan alat yang bernama Osmotic Manipulation and Near Infrared Controlled (Osmoinc). Kini, produksi telur asin bisa lebih aman dan tidak lagi membutuhkan waktu berhari-hari berkat alat canggih ini.

Ketua Tim Osmoinc ITS Achmad Mahendra menjelaskan bahwa inovasi yang dikembangkan berawal dari keresahan terhadap metode konvensional pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Proses pembuatan menggunakan kombinasi tanah liat dan garam justru memperlambat pendistribusian permintaan pasar yang semakin meningkat setiap tahunnya. “Proses selama 10 hingga 14 hari bukan waktu yang singkat untuk memenuhi kebutuhan ekspor dari negara lain,” ujar Mahen, sapaan akrabnya.

Berangkat dari permasalahan tersebut, inovasi ini mendorong para UMKM untuk menjaga higienitas dan kualitas produksi telur asin. Penerapan standar kebersihan dan kecepatan produksi dinilai penting dalam menghasilkan telur asin yang berkualitas. Kedua standar ini menjadi fondasi agar tercipta tekstur telur asin yang masir dan rasa yang lebih seragam di setiap butirnya.

BACA JUGA:  Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Deteksi TBC Berbasis Suara Batuk

Prinsip tersebut mencetuskan Osmoinc menjadi alat utama dalam memanipulasi tekanan osmosis pada penggaraman telur asin berbasis sensor Near Infrared (NIR). Lebih jelasnya, inovasi ini memanfaatkan perbedaan konsentrasi garam di luar dan dalam telur, sehingga tercapai keseimbangan yang signifikan. Pemanfaatan ini diperkuat dengan adanya analisis non-destructive menggunakan radiasi inframerah dekat untuk mengukur perbedaan konsentrasinya.

Lebih lanjut, inovasi ini memiliki kelengkapan alat dengan standar pengujian yang aman. Kelengkapan alat ini didasari dari spesifikasi desain kasar berukuran 53,4 x 56,3 x 50,2 sentimeter per kubik dengan waktu operasi lima jam berkapasitas 150 butir telur. Selain itu, penggunaan kelistrikan alat menggunakan daya 1.650 watt dan frekuensi 50 Hz yang dilapisi jenis material Galvanis dan SS316.

BACA JUGA:  Mendorong Inovasi dalam Pertanian, ITS Luncurkan Sistem Aquaponik Pintar

Lebih lanjut, inkubator otomatis ini dirancang dengan lima tahapan utama. Tahap pertama dibagi menjadi tiga subtahap yang dimulai dari perancangan sistem, penentuan kondisi operasi, hingga pembuatan model prediksi kemasiran. “Setelahnya, dilakukan pengujian kelengkapan komponen, pengujian fungsional dan hasil produk Osmoinc, serta diakhiri dengan uji coba calon pengguna,” tambah mahasiswa asal Madura tersebut.

Bukan hanya itu, pembuatan telur asin menggunakan Osmoinc terbagi menjadi empat tahapan penting. Tahap pertama, yaitu perendaman telur menggunakan asam asetat 15 persen selama lima menit. Selanjutnya, asam asetat dikeluarkan dengan pembilasan menggunakan air bersih, lalu dilakukan perebusan telur menggunakan NaCl 30 persen selama empat jam pada suhu 70 celsius. Terakhir, telur yang sudah direbus akan dilakukan pengecekan kemasiran melalui sensor NIR.

BACA JUGA:  Kurangi Penularan Covid-19, Mahasiswa ITS Rancang FUZER

Meskipun terlihat kompleks, beberapa manfaat pokok terkandung melalui proses produksi alat ini. Contohnya, telur asin akan memiliki penetrasi garam yang lebih efisien dan daya simpan telur yang lebih meningkat. “Selain itu, telur asin yang semula cepat tumbuh mikroba, ketika menggunakan Osmoinc akan mengurangi kembangbiaknya sehingga mudah dikendalikan,” papar mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri tersebut.

Melalui inovasi ini, ITS menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pencapaian tersebut merujuk pada poin ke-2 tentang Tanpa Kelaparan, poin ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta poin ke-9 tentang Infrastruktur, Industri, dan Inovasi. “Adanya perwujudan ini, harapannya mahasiswa ITS dapat terus semangat sehingga mampu mengembangkan inovasi yang lebih berdampak,” tutupnya optimistis. (ST05)

Tags: Alat Pembuat Telur AsinMahasiswa ITSNear InfraredSensor NIR
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Rapat koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Surabaya di ruang sidang wali kota,.

Kemenag dan LAZ, Pemkot Surabaya Perkuat Sinkronisasi Data Penyaluran Zakat

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In