• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Arumi Bachsin Ajak Siswa SMA/SMK Jadi Generasi Cakap Digital

by Redaksi
Selasa, 2 Desember 2025
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin

SURABAYATODAY.ID,  MALANG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, menegaskan komitmennya untuk terus menggencarkan edukasi pola asuh anak dan remaja di era digital. Menurutnya, penguatan karakter, literasi digital, dan ketahanan keluarga merupakan fondasi penting agar generasi muda dapat tumbuh dan berkembang secara sehat di tengah masifnya perkembangan teknologi.

Pesan tersebut disampaikan Arumi saat membuka Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) melalui Program PKK Masuk Sekolah yang digelar di SMKN 2 Malang, Selasa (2/12). Kegiatan ini dihadiri para guru, wali murid, pengurus TP PKK Kota Malang, pengurus TP PKK Provinsi Jawa Timur, serta ratusan pelajar SMKN 2 Malang.

Dalam sambutannya, Arumi mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital membawa disrupsi yang luar biasa cepat melalui kehadiran kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), hingga konektivitas 5G. Perubahan besar ini memberi banyak kemudahan, namun sekaligus menghadirkan risiko mulai dari keamanan data hingga penyalahgunaan informasi.

BACA JUGA:  Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Kunjungi Kajian Rutin Sobat Dili Mengaji, Harap Jadi Teladan bagi Masyarakat

“Anak–anak kita hari ini adalah digital native yang sejak kecil sudah sangat akrab dengan gawai, internet, dan media sosial. Sementara sebagian besar guru dan orang tua adalah digital migrant yang harus mengejar perkembangan teknologi. Di sinilah pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk memastikan teknologi memberi manfaat, bukan sebaliknya,” kata Arumi.

Menurutnya, berbagai data nasional menunjukkan bahwa tantangan generasi muda saat ini cukup serius. Indonesia tercatat sebagai negara dengan penggunaan internet tinggi namun memiliki literasi digital yang masih rendah. Selain itu, masih ada persoalan seperti intoleransi, rendahnya pemahaman kebangsaan, perundungan di sekolah, hingga tingginya paparan hoaks dan konten negatif.

Karena itu, Program PAAREDI menjadi salah satu upaya strategis PKK untuk memperkuat keluarga melalui edukasi pola asuh di era digital. Program ini juga diperkuat dengan enam subprogram hasil Rakernas X PKK Tahun 2025, antara lain; Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis (KISAH), Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba (KRISAN), Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual (KILAS), Keluarga Indonesia Anti Trafficking (KIAT), Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK), serta Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN). Seluruh program tersebut bermuara pada penguatan keluarga sebagai unit pendampingan utama anak dan remaja.

BACA JUGA:  Ratusan Umat Hindu Arak Ogoh-ogoh di Bawah Langit Mendung, Surabaya Teguhkan Harmoni Jelang Nyepi

Melalui PAAREDI, para siswa mendapatkan pembinaan mengenai pola asuh positif, manajemen emosi, etika berinternet, literasi digital, perlindungan anak, hingga pencegahan kekerasan elektronik. Arumi menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru dan orang tua agar pemahaman yang dibangun lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

“PKK ingin hadir sebagai penjalin sinergi yang memperkuat peran sekolah dan keluarga. Semua pihak harus bergerak bersama agar generasi muda Jawa Timur tumbuh sebagai generasi cakap digital, berkarakter kuat, toleran, memahami nilai kebangsaan, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.

BACA JUGA:  Arumi Bachsin Kenalkan Produk UMKM Jatim ke Dekranasda Palalawan Riau

Arumi juga mengapresiasi seluruh pihak yang turut mendukung terlaksananya kegiatan PKK Masuk Sekolah di SMKN 2 Malang, mulai dari TP PKK Kota Malang, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, narasumber, hingga para guru dan pelajar.

Melalui kegiatan ini, Arumi berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga agen perubahan positif. Dengan kecakapan digital yang baik, siswa diharapkan dapat menghindari konten negatif, berperilaku bijak, serta menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.

“Adik-adik harus berani berkarya. Jangan hanya menggunakan teknologi, tetapi ciptakan hal-hal baru yang bermanfaat bagi banyak orang. Gunakan kreativitas untuk menghasilkan karya positif dan jadilah teladan dalam menggunakan media digital,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Arumi BachsinEdukasiEra DigitalGenerasi Cakap DigitalPola Asuh AnakTP PKK Jatim
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In