• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 25 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Penurunan Dissolved Oxygen di Sungai Jadi Penyebab Ikan Bermunculan di Banyu Urip dan Kalimas

by Redaksi
Rabu, 29 Oktober 2025
Alat yang digunakan Dinas Lingkungan Hidup Surabaya untuk menindaklanjuti kemunculan sejumlah ikan di saluran Banyu Urip dan Sungai Kalimas.

Alat yang digunakan Dinas Lingkungan Hidup Surabaya untuk menindaklanjuti kemunculan sejumlah ikan di saluran Banyu Urip dan Sungai Kalimas.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) gerak cepat menindaklanjuti kemunculan sejumlah ikan di saluran Banyu Urip dan Sungai Kalimas baru-baru ini. Tim Penegakan Hukum Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kota Surabaya telah melakukan pengukuran berbagai parameter kualitas air, termasuk DO (Dissolved Oxygen), pH, TDS (Total Dissolved Solids), dan suhu.

Kepala DLH Kota Surabaya, Dedik Irianto, membenarkan bahwa fenomena ikan yang terlihat ‘mabuk’ atau stres ini kerap terjadi saat peralihan musim yang disebabkan oleh perubahan kualitas air secara drastis, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.

BACA JUGA:  Tim Gabungan Sisir Kalimas Cegah Pembuangan Limbah Rumen

“Kuat dugaan penyebab kejadian ini adalah penurunan drastis kadar oksigen terlarut (DO) dalam air sungai,” terang Dedik, Rabu (29/10/2025).

Dedik menerangkan, dugaan tersebut juga diperkuat dengan hasil pemeriksaan DLH Kota Surabaya lewat sampel air di lokasi. Pihaknya mencatat kadar DO hanya 1,5, padahal standar kadar DO di air sungai idealnya adalah 3.

“Kami sudah melakukan uji laboratorium dan hasilnya kadar DO-nya sangat rendah,” imbuhnya.

Menyikapi hal ini, Dedik Irianto menegaskan bahwa DLH Kota Surabaya akan terus memantau kualitas air secara berkelanjutan dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan ekosistem sungai.

BACA JUGA:  Khofifah: Pemimpin Itu Harus Out of The Box

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan, vegetasi, dan ekosistem sungai yang ada di Kota Surabaya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah, khususnya sampah rumah tangga dan limbah lainnya, ke sungai. Kebersihan sungai adalah tanggung jawab kita bersama,” pesannya.

Sementara itu, dosen Departemen Teknik Lingkungan ITS, Prof. Dr. Harmin Sulistiyaning Titah memperkirakan kejadian ikan mabuk disebabkan oleh penurunan drastis kadar DO dalam air. Prof. Harmin mengatakan bahwa penurunan DO dapat disebabkan oleh pencemar organik/polutan yang selama musim kemarau mengendap.

BACA JUGA:  Wagub Emil Dampingi Kapolri Safari Ramadan di Jatim, Perkuat Silaturahmi dengan Berbagai Lapisan Masyarakat

“Ketika musim hujan tiba, polutan terangkat sehingga mengurangi kandungan oksigen dalam air. Hal tersebut mengakibatkan ikan-ikan kekurangan oksigen dan pada akhirnya naik ke permukaan untuk mencari oksigen,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Banyu UripDissolved OxygenDLH SurabayaKalimas
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen

Senin, 25 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberi pengarahan di salah satu rumah pompa. Pemkot Surabaya menambah tiga rumah pompa baru yang berada di kawasan Margorejo Indah, Dukuh Menanggal, dan Ahmad Yani.

Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Senin, 25 Mei 2026
Penyerahan piagam Rekor MURI melalui kegiatan “Senam Anak Indonesia Hebat” yang diikuti 24.114 siswa se-Kabupaten Pamekasan.

Pemkab Pamekasan Pecahkan Rekor MURI “Senam Anak Indonesia Hebat”*

Minggu, 24 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pasar murah di halaman kantor Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

Pasar Murah di Kelurahan Semampir Kota Kediri, Upaya Kendalikan Inflasi

Minggu, 24 Mei 2026

Berita Terkini

Kemiskinan Ekstrem Jatim Tersisa 0,29 Persen

Senin, 25 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberi pengarahan di salah satu rumah pompa. Pemkot Surabaya menambah tiga rumah pompa baru yang berada di kawasan Margorejo Indah, Dukuh Menanggal, dan Ahmad Yani.

Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Senin, 25 Mei 2026
Penyerahan piagam Rekor MURI melalui kegiatan “Senam Anak Indonesia Hebat” yang diikuti 24.114 siswa se-Kabupaten Pamekasan.

Pemkab Pamekasan Pecahkan Rekor MURI “Senam Anak Indonesia Hebat”*

Minggu, 24 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pasar murah di halaman kantor Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

Pasar Murah di Kelurahan Semampir Kota Kediri, Upaya Kendalikan Inflasi

Minggu, 24 Mei 2026

PT Swaliga Gresik Resmi Launching, Djoko Susilo Pimpin Misi Cetak Talenta Sepak Bola dari Usia Dini hingga Senior

Minggu, 24 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In