• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 18 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Monitoring Bersama Kemendagri, Wagub Emil Siap Aktifkan Posko Linmas dan Siskamling Jaga Kamtibmas Jawa Timur

by Redaksi
Kamis, 11 September 2025

SURABAYATODAY ID, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan kesiapan Pemprov Jatim untuk mengaktifkan kembali Pos Komando (Posko) Linmas dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai langkah memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh daerah Jawa Timur.

Hal ini disampaikan Wagub Emil saat monitoring situasi kamtibmas bersama Kementerian Dalam Negeri RI yang digelar di Ruang Bhinaloka Adhikara, Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Kamis (11/9).

Kegiatan ini dihadiri Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi, Ketua DPRD Jatim H.M. Musyafak Rouf, para bupati/wali kota se-Jatim, jajaran perangkat daerah, serta turut diikuti secara daring untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga kondusif.

“Ini merupakan timing yang pas untuk melakukan pembahasan ini. Monitoring ini adalah upaya identifikasi sekaligus memastikan supaya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat bisa tetap kondusif,” kata Wagub Emil.

Emil menegaskan, Pemprov Jatim bersama Bupati/ Walikota dari 38 Kabupaten/ Kota di Jatim menanggapi secara serius terbitnya Surat Kemendagri Nomor : 300.1/e.1/BAK perihal Peningkatan Peran Satlinmas terkait Kondusifitas Penyelenggaraan Trantibumlinmas di Daerah yang ditujukan kepada Kepala Daerah tanggal 3 September 2025.

“Ada 25 dari 38 Kab/ Kota sudah menindaklanjuti Surat Edaran Kemendagri. Semoga semua Kab/ Kota bisa segera menindaklanjuti. Kami optimis peran aktif Satlinmas bisa menciptakan kondusifitas ketertiban dan ketenteraman umum di daerah, lewat Kamtibmas, perlindungan masyarakat bisa dilaksanakan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Di HLM TPID, Wagub Emil Harapkan Mekanisme Cepat Hadapi Inflasi

“Siskamling ini bukan sesuatu yang baru, bukan nambahi kerjaan juga kepada institusi di tingkat terdepan yaitu Kelurahan RT, RW. Kenyataannya ada 145.020 Pos Kamling yang siap diaktifkan,” imbuhnya.

Emil menambahkan, siskamling ini perlu ada peremajaan, Gen Z perlu diajak terlibat didalam Siskamling. Menurutnya, banyak cara menarik untuk mengajak anak muda tertarik untuk Siskamling.

“Selain itu ada juga 8.496 Posko Linmas. Ini jumlah sesuai dengan jumlah desa di Jatim 8.500. Tapi jumlah Pos Kamlingnya 145.020 ini belum sesuai total jumlah RT. Mungkin ini bisa didorong meremajakan anggota warga yang bersiskamling,” katanya.

Emil menilai, kegiatan ini sebagai momentum menghidupkan pos kamling agar ada deteksi dini, patroli, pengawasan dan pengamanan lingkungan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dan dibantu anggota Satlinmas tingkat RT/RW.

Tidak hanya itu, siskamling juga bisa meningkatkan tingkat kewaspadaan sekaligus wadah kerja sama untuk menjaga keamanan lingkungan.

BACA JUGA:  Wagub Emil Serukan Permudah Orang Usaha

“Bersama masyarakat kami juga memasifkan Tagline Warga Jaga Warga, bahu-membahu berkontribusi menjaga lingkungan masing-masing,” imbuhnya.

Emil juga menyebut, berdasarkan data, dampak aksi Jatim mulai dari pembakaran, perusakan hingga penjarahan tersebar di beberapa Kabupaten/ Kota di Jatim diantaranya Kabupaten Kediri, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Surabaya, Kota Madiun, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Malang.

“Mengenai pembakaran Grahadi, saat itu massa aksi sudah ditemui Ibu Gubernur bersama Forkopimda, dialog dan kesepakatan terjadi, massa aksi membubarkan diri dengan tertib,” terangnya.

Maka untuk menindaklanjuti hal tersebut, Ibu Gubernur berkoordinasi di Polrestabes, tambahnya, namun saat itu tiba-tiba ratusan orang mayoritas berpakaian hitam melakukan penyerangan tanpa melakukan tuntutan apapun.

“Maka gedung sisi barat jadi sasaran untuk bom molotov. Ada juga yang memberikan kepada remaja, mereka dipersenjatai dengan molotov untuk menyerang,” jelasnya.

“Kita identifikasi obyek vital yang rawan dan krusial yang bisa mengganggu sendi kehidupan masyarakat. Maka lewat sinergi dan kebersamaan kita bisa jaga Jawa Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Teguh Setyabudi mengungkapkan apresiasi kepada Pemprov Jatim atas upaya yang dilakukan pasca aksi yang terjadi beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:  Bupati Bojonegoro Resmikan Kebun Mawar ‘Buana Indah’ di Margomulyo

“Terima kasih atas sinergi dan kerjasama dari berbagai pihak yang melakukan langkah strategi yang luar biasa. Semoga suasana keamanan yang kondusif bisa terus kita upayakan bersama,” kata Teguh.

“Tentu tidak mudah karena Pemprov berhadapan dengan masyarakat, dimana pola kerjasama yang sifatnya pentahelix mulai Pemda, TNI/ Polri, masyarakat, pers, tokoh masyarakat semua harus berkontribusi,” tambahnya.

Teguh melanjutkan, monitoring ini penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan khususnya daerah yang terjadi berbagai aksi unjuk rasa. Ia menilai, unjuk rasa yang terjadi, ada yang sifatnya kondusif dan anarkis.

“Sinergi harus dilanjutkan tidak boleh berhenti. Di Aceh kemarin relatif kondusif, namun di Jawa baik DKI Jakarta, Jateng, Jatim cukup banyak unjuk rasa yang sifatnya anarkis,” lanjutnya.

Diakhir, Teguh menyebut Kemendagri telah mengeluarkan Surat Himbauan Kemendagri Nomor : 00.10.3/e-748/Polpum Perihal Himbauan terkait Antisipasi Dampak Aksi Unjuk Rasa oleh Elemen Masyarakat yang ditujukan kepada Kepala Daerah tertanggal 2 September 2025.

Kemudian diikuti terbitnya Surat Kemendagri Nomor : 300.1/e.1/BAK perihal Peningkatan Peran Satlinmas terkait Kondusifitas Penyelenggaraan Trantibumlinmas di Daerah yang ditujukan kepada Kepala Daerah tanggal 3 September 2025. (ST02)

Tags: KamtibmasKemendagriMonitoringPosko LinmasSiskamlingWagub Emil Dardak
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻, 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮n

Selasa, 17 Maret 2026
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,

Minyak Dunia Melejit, Khofifah Indar Parawansa Siapkan ASN Kerja 2–4 Hari dan Pangkas Anggaran

Selasa, 17 Maret 2026

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻,𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi bagi Pendatang

Selasa, 17 Maret 2026

Berita Terkini

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻, 𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮n

Selasa, 17 Maret 2026
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,

Minyak Dunia Melejit, Khofifah Indar Parawansa Siapkan ASN Kerja 2–4 Hari dan Pangkas Anggaran

Selasa, 17 Maret 2026

𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗶𝗿 𝗔𝗺𝗮𝗻,𝗣𝗲𝗿𝘂𝗺𝗱𝗮 𝗔𝗶𝗿 𝗠𝗶𝗻𝘂𝗺 𝗦𝘂𝗿𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗯𝗮𝗱𝗮 𝗝𝗮𝗺𝗶𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗖𝘂𝗮𝗰𝗮 𝗘𝗸𝘀𝘁𝗿e𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗟𝗶𝗯𝘂𝗿 𝗟𝗲𝗯𝗮𝗿𝗮𝗻

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Operasi Yustisi bagi Pendatang

Selasa, 17 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Hormati Nyepi 2026, Wali Kota Eri Cahyadi Imbau Takbiran di Sekitar Pura Tak Gunakan Pengeras Suara Luar

Selasa, 17 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In