• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 4 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Kendalikan Banjir Wilayah Selatan, Pemkot Surabaya Integrasikan Saluran dan Tata Elevasi Air

by Redaksi
Senin, 4 Mei 2026

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memacu upaya pengendalian banjir di wilayah selatan. Langkah itu dilakukan dengan menitikberatkan pada integrasi sistem saluran serta penataan elevasi air agar aliran dapat berjalan lebih optimal.

Untuk memastikan rencana tersebut berjalan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik pada Senin (4/5/2026). Lokasi yang dikunjungi meliputi Rumah Pompa Jalan Ahmad Yani, Jalan Gayungsari Barat, hingga Rumah Pompa Nanggala di Dukuh Menanggal.

Selain itu, ia juga meninjau sejumlah saluran yang terhubung dengan Rumah Pompa Ahmad Yani, seperti di Jalan Raya Jemursari, Jalan Raya Kendangsari, dan Jalan Raya Tenggilis Mejoyo.

Dalam setiap peninjauan, Wali Kota Eri memberikan arahan kepada jajaran Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta camat dan lurah untuk memastikan konektivitas antar saluran dapat berfungsi secara maksimal.

BACA JUGA:  RSUD Surabaya Timur ‘Eka Candrarini’ Resmi Dioperasionalkan

Ia menegaskan bahwa persoalan banjir tidak semata-mata disebabkan oleh kapasitas saluran, tetapi juga karena belum terintegrasinya sistem aliran air antarwilayah. Karena itu, langkah yang dilakukan saat ini difokuskan pada penguatan konektivitas dan evaluasi jaringan saluran.

“Jadi hari ini kita meng-connectkan, mengoreksi, bagaimana satu area itu ter-connect dengan area lainnya,” ujar Wali Kota Eri usai peninjauan.

Ia menjelaskan, konektivitas saluran harus dibangun secara menyeluruh di wilayah Surabaya selatan. Kawasan itu di antaranya meliputi Gayungsari, Ahmad Yani, hingga terhubung ke Jalan Prapen, dan Tenggilis Mejoyo dan Panjang Jiwo. Sebab, jarak aliran menuju hulu di Avur Wonorejo menjadi tantangan dalam sistem drainase kawasan tersebut.

“Karena seperti saya sampaikan (jarak ke) Avur Wonorejo itu jauh sekali. Mulai dari Karah ketemunya sampai setelah (RS) UBAYA (Tenggilis Mejoyo),” jelasnya.

BACA JUGA:  PKK Digadang Bergandeng Tangan dengan Pemkot Surabaya Wujudkan Kesejahteraan

Selain konektivitas, peninjauan tersebut juga difokuskan pada penataan elevasi saluran yang dinilai menjadi salah satu penyebab kurang lancarnya aliran air. Pasalnya, Wali Kota Eri menemukan adanya perbedaan ketinggian di sejumlah titik yang membuat aliran tidak berjalan optimal meskipun saluran telah tersedia.

“Yang kedua kita memastikan semua elevasi. Elevasinya kita tata, karena tadi semua saluran sudah ada, tetapi ada beberapa elevasi yang dia tidak sama atau lebih tinggi,” paparnya.

Sebagai contoh, ia mengungkapkan kondisi di Dukuh Menanggal yang salurannya kering, sementara di Gayungsari masih terdapat air akibat perbedaan elevasi. Menurut dia, kondisi ini menunjukkan belum optimalnya sistem aliran yang seharusnya saling terhubung.

“Sehingga kalau kita melihat, saluran (Dukuh) Menanggal itu kering, tapi saluran yang ada di Gayungsari dia ada airnya,” tuturnya.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Ajak Jajaran Kemenag Jatim Lakukan Percepatan Transformasi Digital

Ia menegaskan bahwa aliran air seharusnya dapat mengarah ke saluran Dukuh Menanggal untuk kemudian dipompa menuju Kali Perbatasan Surabaya-Sidoarjo. Oleh karena itu, penyesuaian elevasi menjadi langkah penting dalam memastikan sistem drainase berjalan efektif.

“Padahal airnya itu seharusnya dibuang ke saluran Menanggal, yang ditarik di Rumah Pompa Menanggal, dibuang di Kali Perbatasan. Maka semua elevasi kita samakan,” katanya.

Melalui peninjauan tersebut, Wali Kota Eri berharap, lurah, camat, hingga kepala perangkat daerah dapat memahami arah aliran air sebagai dasar perencanaan pembangunan ke depan. Dengan demikian, penanganan banjir diharapkannya dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.

“Jadi dengan perencanaan hari ini, saya berharap semua lurah, camat, dan teman-teman sudah bisa mengetahui aliran air itu ke mana. Sehingga ke depan ketika melakukan perencanaan pembangunan ini sudah terkoneksi,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Elevasi AirIntegrasiKendalikan BanjirPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau salah satu rumah pompa.

Target Nol Banjir Wilayah Selatan, Pemkot Surabaya Bangun Rumah Pompa dan Storage Air

Senin, 4 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melepas   tiga kelompok terbang (kloter) jamaah haji asal Surabaya.

Kloter 50–52 Surabaya Dilepas, Wali Kota Eri Cahyadi Ingatkan Cuaca Ekstrem hingga 45 Derajat

Senin, 4 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat berdiskusi bersama warga dalam program Kampung Pancasila di Balai RW 05 RT 01, Kelurahan Banjarsugihan.

Dari Lahan Sampah Jadi Wisata Jepang, Kampung Pancasila Banjarsugihan Kini Bidik Produksi Pelet Organik

Senin, 4 Mei 2026

Pemkot Surabaya Bersama Kementerian PKP Siap Perbaiki 4.000 Rumah Tidak Layak Huni di Tahun 2026

Senin, 4 Mei 2026

Berita Terkini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau salah satu rumah pompa.

Target Nol Banjir Wilayah Selatan, Pemkot Surabaya Bangun Rumah Pompa dan Storage Air

Senin, 4 Mei 2026

Kendalikan Banjir Wilayah Selatan, Pemkot Surabaya Integrasikan Saluran dan Tata Elevasi Air

Senin, 4 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melepas   tiga kelompok terbang (kloter) jamaah haji asal Surabaya.

Kloter 50–52 Surabaya Dilepas, Wali Kota Eri Cahyadi Ingatkan Cuaca Ekstrem hingga 45 Derajat

Senin, 4 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat berdiskusi bersama warga dalam program Kampung Pancasila di Balai RW 05 RT 01, Kelurahan Banjarsugihan.

Dari Lahan Sampah Jadi Wisata Jepang, Kampung Pancasila Banjarsugihan Kini Bidik Produksi Pelet Organik

Senin, 4 Mei 2026

Pemkot Surabaya Bersama Kementerian PKP Siap Perbaiki 4.000 Rumah Tidak Layak Huni di Tahun 2026

Senin, 4 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In