SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Perairan Indonesia kembali menjadi saksi aksi penuh kehormatan dari TNI Angkatan Laut. Tiga Kapal perang kebanggaan Indonesia dari Koarmada II yakni KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)–332, KRI Frans Kaisiepo-368, dan KRI Sampari-628, melaksanakan Farewell Pass dengan kapal perang angkatan laut Amerika Serikat (US Navy) USS Curtis Wilbur (DDG 54) di Perairan Madura, Senin (30/6).
Empat kapal perang tersebut sebelumnya berpartisipasi dalam Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2025, yang berlangsung dari tanggal 23 hingga 29 Juni 2025 dan sukses mempererat hubungan bilateral serta menumbuhkan semangat kebersamaan melalui dua fase kegiatan, yakni Fase Pangkalan dan Fase Laut atau Sea Phase.
Dalam Sea Phase yang mengambil lokasi di Laut Jawa, kedua delegasi yakni TNI AL dan US Navy menampilkan latihan tempur laut yang mengesankan dengan melibatkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Frans Kaisiepo-368, dan KRI Sampari-628, berkolaborasi dengan USS Curtis Wilbur (DDG 54) serta pesawat maritim P-8 Poseidon milik US Navy. Latihan meliputi berbagai simulasi seperti seperti antikapal selam (Casex A-4) dan antiserangan udara dengan penembakan cepat (Aarofex), kemudian komunikasi isyarat visual menggunakan cahaya (Flashex), tembakan permukaan (Gunex), pengambilan foto dari udara (Photoex), Medevac, dan Sailing Pass yang menegaskan kesiapan tempur dan interoperabilitas kedua angkatan laut.
Sementara itu dalam suasana yang penuh semangat, KRI GNR-332, KRI FKO-368, serta KRI SPR-628 menyampaikan salam perpisahan kepada USS Curtis Wilbur sebagai tanda bahwa Latma CARAT 2025 telah selesai dilaksanakan. Masing- masing kapal perang melakukan manuver guna memberikan penghormatan terakhir yang menggugah rasa bangga sekaligus mencerminkan persahabatan antar bangsa.
Tradisi Farewell Pass bukan sekadar formalitas, momen ini menjadi simbol kehormatan dan solidaritas maritim. Gerakan kapal yang selaras, bendera yang berkibar megah, serta suasana hormat yang terasa hingga cakrawala adalah bentuk penghormatan tertinggi kepada rekan sejawat dari negara sahabat.
Latihan CARAT 2025 menjadi bukti nyata bahwa kerja sama Indonesia–AS tidak hanya memperkuat pertahanan maritim, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program sosial. Dengan menggabungkan latihan militer dan aksi kemanusiaan, CARAT 2025 memperkuat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan keamanan global. (ST02)





