• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkot Surabaya Ukur Keamanan Siber ASN Lewat Inovasi HAIS-Q

by Redaksi
Selasa, 27 Mei 2025

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA -Pemkot)lnSurabaya terus memperkuat sistem keamanan data internal dengan melakukan pengukuran tingkat kesadaran keamanan informasi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini diwujudkan melalui inovasi bernama Human Aspects of Information Security Questionnaire (HAIS-Q), alat ukur untuk mengevaluasi pemahaman individu terhadap praktik keamanan informasi.

Kepala Bidang Keamanan dan Infrastruktur Teknologi Informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya (Dinkominfo) Kota Surabaya Yudho Febriadi menjelaskan, HAIS-Q mengukur tujuh aspek penting terkait keamanan informasi. Aspek-aspek tersebut meliputi manajemen kata sandi, tata cara penggunaan email, penggunaan internet, interaksi di media sosial, keamanan perangkat seluler, penanganan informasi sensitif, serta prosedur pelaporan insiden keamanan.

“Metode pengukuran ini mengevaluasi tiga hal utama, yaitu aspek pengetahuan ASN terhadap kebijakan dan prosedur keamanan, aspek sikap positif terhadap kebijakan tersebut, dan aspek perilaku nyata dalam menjaga keamanan informasi,” terang Yudho saat ditemui pada Senin (26/5).

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Data Ulang Warga Kos di Eks Lokalisasi Moroseneng

Yudho mengungkapkan, pengukuran dengan HAIS-Q telah dilakukan sejak tahun 2023 dan menunjukkan hasil yang bervariasi antar Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemkot Surabaya. Meski demikian, secara umum tingkat kesadaran keamanan informasi di lingkungan Pemkot Surabaya berada dalam batas baik.

“Pengukuran ini diutamakan bagi ASN karena merekalah yang memiliki akses dan mengoperasikan sistem serta aplikasi internal Pemkot Surabaya. Pemahaman yang baik terkait keamanan informasi tentu menjadi krusial,” imbuhnya.

Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai implementasi dari Perwali Nomor 68 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Perwali Nomor 62 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan Manajemen Keamanan Informasi Pemerintahan Berbasis Elektronik di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

Lebih lanjut, Yudho menjelaskan bahwa setelah pengukuran dilakukan, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada ASN untuk meningkatkan kesadaran mereka terhadap keamanan informasi. Contoh sederhana yang ditekankan dalam pendampingan adalah kebiasaan menghapus catatan diskusi di papan tulis setelah rapat selesai dan penggunaan kata sandi yang kuat.

BACA JUGA:  Ini Dia Nama-Nama Calon Pejabat JPT Pratama Pemkot Surabaya

“Semakin aman sebuah sistem, terkadang memang terasa kurang nyaman bagi pengguna. Namun, keamanan data adalah prioritas. Kami terus memberikan pemahaman mengenai pentingnya langkah-langkah sederhana namun efektif dalam menjaga informasi,” kata Yudho

Bagi ASN yang hasil pengukurannya menunjukkan tingkat kesadaran yang belum optimal, Dinkominfo melakukan evaluasi dan memberikan pengarahan lebih lanjut. Mengingat perkembangan teknologi informasi yang pesat, tren-tren keamanan terbaru juga akan terus disosialisasikan kepada seluruh pengguna.

“Di dalam SPBE, keamanan informasi menjadi salah satu indikator penting, apalagi menuju pemerintahan berbasis digital di tahun 2026. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran keamanan ini harus terus didorong dan didampingi,” tegas Yudho.

Ia menambahkan, inovasi HAIS-Q dilatarbelakangi oleh keinginan Pemkot Surabaya untuk memastikan bahwa setiap pengguna, terutama ASN, memiliki pemahaman yang baik tentang keamanan informasi. Hal tersebut, sejalan dengan arahan untuk ASN menjadi contoh dan panutan dalam pelaksanaan teknologi informasi yang aman.

BACA JUGA:  Wabah PMK Ditemukan di 30 Kabupaten/Kota di Jatim, Surabaya Waspada

“Kami memiliki target untuk terus meningkatkan kesadaran keamanan informasi ASN. Jika saat ini rata-rata sangat baik, harapan kami di tahun berikutnya bisa meningkat signifikan. Dengan meningkatnya kesadaran seluruh ASN, tata kelola pemerintahan digital di Surabaya juga akan semakin baik,” tandasnya.

Yudo berharap, alat ukur keamanan data atau HAIS-Q ini menjadi langkah konkret Pemkot Surabaya dalam menjaga keamanan data dan informasi, serta memberikan rasa aman baik bagi internal pemerintahan maupun masyarakat.“Harapannya ketika semua sudah semakin baik, tentunya iklim ataupun tata kelola pemerintahan digital akan semakin baik di lingkup Pemkot Surabaya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: ASNInovasi HAIS-QKeamanan SiberPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In