SURABAYATODAY.ID, SURABAYA — Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) Paket II yang menghubungkan Kraksaan dan Paiton sepanjang 11,20 kilometer telah mencapai progres 81,91 persen. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, pada Selasa (11/3).
“Proyek ini ditargetkan selesai pada 22 April 2025. Setelah selesai, ruas tol ini direncanakan akan difungsionalkan secara gratis selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2025, yakni 9 hari sebelum hingga 9 hari setelah hari raya, untuk mendukung kelancaran lalu lintas,” ujar Emil Dardak.
Sebelumnya, ruas Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer telah difungsionalkan secara satu arah selama arus balik Natal dan Tahun Baru 2024.
Emil menambahkan, pembangunan tahap I Probolinggo-Besuki nantinya akan memiliki tiga gerbang tol, yaitu Gerbang Tol Kraksaan, Paiton, dan Besuki, serta tiga simpang susun, yakni Simpang Susun Kraksaan, Paiton, dan Besuki.
Emil Dardak optimistis pintu Tol Besuki dalam rangkaian Tol Probowangi dapat beroperasi penuh tahun depan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menggali potensi wisata di Bondowoso seiring dengan meningkatnya aksesibilitas melalui tol tersebut.
“Secara keseluruhan, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi membentang sepanjang 174 kilometer dan terbagi menjadi tujuh seksi, dengan pembangunan saat ini difokuskan pada ruas Probolinggo-Besuki,” jelasnya.
Dengan kehadiran tol ini, Emil berharap arus mudik Lebaran menjadi lebih lancar dan masyarakat dapat memanfaatkannya untuk berekreasi ke berbagai destinasi wisata di wilayah sekitar.. (ST01)





