• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 9 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Doktor ITS Kembangkan AI untuk Personalisasi Pembelajaran

by Redaksi
Senin, 3 Maret 2025
Dr Imamah SKom MKom pada saat pemaparan Sidang Terbuka Doktor Departemen Teknik Elektro ITS.

Dr Imamah SKom MKom pada saat pemaparan Sidang Terbuka Doktor Departemen Teknik Elektro ITS.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Tantangan dalam dunia pendidikan semakin kompleks, terutama dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa. Menjawab tantangan ini, doktor yang baru lulus dari Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Dr Imamah SKom MKom berhasil mengembangkan model Ant Colony Optimization – Item Response Theory (ACOIRT) yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk personalisasi jalur pembelajaran.

Pada Sidang Terbuka Promosi Doktor Departemen Teknik Elektro ITS, Selasa (25/2) lalu, Imamah menjelaskan bahwa metode konvensional tidak mempertimbangkan perbedaan kecepatan belajar mahasiswa. Dalam hal ini, mahasiswa yang cepat memahami harus menunggu, sementara yang lebih lambat kesulitan mengejar.

“Dengan model AI ini, setiap mahasiswa dapat belajar sesuai dengan ritme mereka sendiri tanpa harus terhambat oleh sistem pembelajaran yang seragam,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Hasil Perhitungan Indikator PPKM Darurat Berbasis Wilayah, Seluruh Kelurahan di Surabaya Zona Hijau

Lebih lanjut, Imamah menekankan bahwa penelitian ini menggunakan pendekatan berbasis AI yang menggabungkan algoritma Ant Colony Optimization (ACO) dengan Item Response Theory (IRT). ACO meniru perilaku semut dalam mencari jalur terbaik, sementara IRT memprediksi kemampuan siswa dengan akurat dan mengatasi tebak jawaban pada pretest pilihan ganda. “Kombinasi dua metode ini memungkinkan sistem bisa merekomendasikan materi yang lebih sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.

Menjawab tantangan personalisasi pembelajaran tersebut, sistem ACOIRT yang dikembangkan ini diuji pada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Struktur Data. Hasilnya menunjukkan peningkatan performa pembelajaran mahasiswa sebesar 60,8 persen hingga 127,8 persen.

“Dengan pendekatan ini, mahasiswa mendapatkan jalur pembelajaran yang lebih efektif dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Imamah, sistem ini juga mempertimbangkan faktor psikologis mahasiswa dengan menjaga motivasi mereka. Dengan memberikan materi yang sesuai dengan tingkat kemampuan individu, mahasiswa tidak akan merasa bosan atau kewalahan. “AI ini bertindak sebagai pendukung dalam pembelajaran, bukan pengganti dosen atau sistem pendidikan konvensional,” ujar perempuan yang berhasil melakukan publikasi artikel CIVEMSA, China ini.

BACA JUGA:  Perangi Hoaks, Tujuh Dosen ITS Kembangkan Game Edukatif

Untuk memastikan efektivitas sistem, model ACOIRT dikembangkan dengan beberapa tahapan. Mulai dari pengumpulan data mahasiswa, pemetaan tingkat kesulitan materi, hingga pengujian dengan berbagai skenario. Model ini juga mengatasi tantangan utama dalam evaluasi pembelajaran, yaitu fenomena tebak jawaban dalam soal pilihan ganda dengan memberikan rekomendasi materi berdasarkan data pemahaman yang lebih komprehensif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, metode ACOIRT dinilai memiliki potensi besar untuk diterapkan dalam sistem pendidikan berbasis digital. Model ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut untuk diterapkan dalam sistem pembelajaran berbasis kompetensi atau pelatihan profesional yang membutuhkan jalur pembelajaran yang dinamis.

BACA JUGA:  Sekdaprov Adhy Ajak Pelajar Miliki Literasi Keuangan dan Tabungan Sejak Dini

Penelitian ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan ke-4 yaitu kualitas pendidikan. Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, sistem ini mampu memberikan akses pembelajaran yang lebih inklusif dan berkualitas bagi semua mahasiswa. Pendekatan ini mengurangi kesenjangan pendidikan dan memberi setiap individu kesempatan untuk belajar secara optimal.

Dengan adanya inovasi ini semakin memperkuat posisi ITS sebagai kampus teknologi yang terus berinovasi dalam dunia pendidikan. “Ke depannya, pendekatan ini bisa diperluas dengan integrasi machine learning dan ensemble learning untuk meningkatkan akurasi prediksi kemampuan mahasiswa,” pungkas Imamah. (ST01)

Tags: AIArtificial IntelligenceDoktorITSPersonalisasi Pembelajaran
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Kota Lama Surabaya Jadi Lokasi Syuting Film Zona Merah, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sabtu, 9 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding di sela meresmikan Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur di kawasan Puspa Agro Jemundo, Sidoarjo.

Gubernur Khofifah dan Kepala Badan Karantina RI Resmikan Karantina Terpadu Jatim Pertama di Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026
Gala Dinner film Zona Merah di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya.

Kota Lama Jadi Latar Film “Zona Merah”

Jumat, 8 Mei 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam percepatan tanam padi yang dilakukan di Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Gubernur Khofifah Pimpin Gerakan Panen dan Percepatan Tanam di Madiun:

Jumat, 8 Mei 2026

Berita Terkini

Kota Lama Surabaya Jadi Lokasi Syuting Film Zona Merah, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Sabtu, 9 Mei 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding di sela meresmikan Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur di kawasan Puspa Agro Jemundo, Sidoarjo.

Gubernur Khofifah dan Kepala Badan Karantina RI Resmikan Karantina Terpadu Jatim Pertama di Indonesia

Sabtu, 9 Mei 2026
Gala Dinner film Zona Merah di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya.

Kota Lama Jadi Latar Film “Zona Merah”

Jumat, 8 Mei 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam percepatan tanam padi yang dilakukan di Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Gubernur Khofifah Pimpin Gerakan Panen dan Percepatan Tanam di Madiun:

Jumat, 8 Mei 2026
Festival Rujak Uleg menjadi salah satu event HJKS yang selalu menarik kunjungan wisatawan.

Yuk Liburan ke Surabaya, Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Jumat, 8 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In