• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Pentingnya Kesehatan Jiwa, Perlu Memahami Strategi Kelola Stres

by Redaksi
Selasa, 15 Oktober 2024

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro melaksanakan talkshow SAPA! Malowopati FM, Jumat (11/10). Talkshow kali ini mengambil tema ‘Saatnya Prioritaskan Kesehatan Jiwa di Sekolah dan Tempat Kerja’.

Talkshow ini menghadirkan narasumber dr Utami Sanjaya, Sp. Kj., dokter spesialis kejiwaan RSUD Dr. R. Sosodoro Djati Koesoemo, dan Nina Erliana dari Pengelola Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Bojonegoro.

Utami Sanjaya mengatakan di dunia pendidikan, seorang guru diharap bisa menguasai problem solving atau pemecahan masalah untuk mengarahkan siswanya. Sebab, ada suatu kondisi agar bisa mengedepankan asertif (tegas). Agar tidak selalu menunda-nunda, fisik tidak semangat, malas masuk, mulai sensitif, mudah marah. Jika tidak diatasi dengan baik bisa menimbulkan gangguan jiwa.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Pemkab Bojonegoro Jalin Kerjasama dengan RSPAD Gatot Soebroto

“Dalam kesehatan itu ada gangguan emosi. Cirinya ada perubahan yang ringan-ringan. Tandanya anak malas berbicara atau menarik diri, yang paling penting kedekatan orang tua dan anak harus terjalin dengan baik,” jelasnya.

Untuk para orang dewasa, problem solving dan strategi harus dilakukan. Karena jika mencari kesibukan untuk menghindari masalah, masalah itu tidak terselesaikan. Menghadapi stres justru bisa membuat lebih kuat, dan mengatasi stres ke normal. Tapi jika stres namun tidak ada strategi penyelesaian, maka bisa memunculkan gangguan jiwa.

BACA JUGA:  Tata Jaringan Kabel Utilitas di Kawasan Kota Lama, Pemkot Surabaya Lakukan Pemotongan Kabel

“Stres itu bukan suatu hal buruk, tapi membuat kita menjadi lebih kuat untuk kita belajar dari pengelaman masa alu. Maka berusahalah untuk mencari alternatif penyelesaian masalah. Jangan segan-segan bertanya kepada orang yang menurut kita bisa memberikan solusi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Bojonegoro, Nina Erliana menyampaikan data kesehatan jiwa di Bojonegoro selalu dilaporkan langsung ke Kementerian Kesehatan. Pada 2023, secara khusus Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) berat atau skizofernia tercatat 2.585 orang dan psikotik akut 149 orang. Sedangkan pada tahun 2024 pada bulan Januari hingga September skizofernia sebanyak 2.624 orang, psikotik akut 164 orang.

BACA JUGA:  Desa Kedungsumber Masuk Nominasi Tiga Besar Penilaian Desa Antikorupsi, Pj Bupati Bojonegoro Berikan Apresiasi

“Dari data tersebut menyebar di masing-masing usia ada bahkan mulai dari usia anak-anak,” bebernya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, setiap tahun ada peningkatan jumlah kasus baru. Data itu belum termasuk depresi dan kecemasan. Harapannya, pada masyarakat agar tidak enggan untuk screening lebih awal agar lebih dulu diketahui agar bisa sharing dan belajar mengelola stres, minimal bisa menyelesaikan masalah sendiri.

“Screening tersebut bisa dilakukan di Puskesmas, Polindes, melalui aplikasi ‘Sijiwa’ milik Kemenkes. Di situ kita bisa akses, ada pertanyaan yang nantinya dari situ kita bisa ketahui kita punya masalah kesehatan jiwa atau tidak,” pungkasnya. (ST10)

Tags: Kesehatan JiwaPemkab BojonegoroSosialisasiStrategi Kelola Stres
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026
Jajaran direksi turun langsung melayani pelanggan yang hadir di kantor pusat yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Moestopo Nomor 2, Surabaya.

Spesial Hari Konsumen Nasional, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sajikan Layanan Nyaman untuk Pelanggan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In