• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Kampanye Gerakan TOSS TB 

by Redaksi
Minggu, 11 Agustus 2024
Program siar radio SAPA! (Selamat Pagi) Malowopati FM edisi 9 Agustus 2024 lalu.

Program siar radio SAPA! (Selamat Pagi) Malowopati FM edisi 9 Agustus 2024 lalu.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Sebagai langkah menanggulangi penyakit tuberkulosis (TBC), Pemkab Bojonegoro mengajak masyarakat menyukseskan Gerakan TOSS TB. Yakni sebuah gerakan ‘Temukan dan Obati Sampai Sembuh’ penyakit TBC.

Ajakan ini disampaikan lewat program siar radio SAPA! (Selamat Pagi) Malowopati FM edisi Jumat (9/8) lalu. Lewat program siar yang digelar oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ini, Pemkab ingin mengajak warga lebih mengenali cara penanganan TBC dengan benar.

dr. Hapsari Paramitha, Sp.P., salah satu narasumber, menuturkan bahwa TB adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini lebih dikenal dengan sebutan TBC. Kuman TB dapat ditularkan pada orang lain melalui udara, yang disebabkan oleh batuk ataupun bersin-bersin dari pasien.

BACA JUGA:  Ada Potensi untuk Menggarap Pakan Ternak di Desa Bareng Kecamatan Sekar

Kuman TB yang berterbangan di udara akan mati jika terkena sinar matahari, dan kuman TB akan bertahan lama jika berada pada ruangan yang lembab.

Penyakit TB ini juga dapat menyerang siapa saja, tidak memandang usia, maupun jenis kelamin. “Daya tahan tubuh setiap orang sangat mempengaruhi risiko penularan kuman TB hingga menjadi sakit TB,” ucapnya.

Lebih lanjut dr. Hapsari menjelaskan bahwa setelah dinyatakan positif TB, pasien diberi obat yang harus diminum secara teratur sampai tuntas selama 6-8 bulan. Selama masa pengobatan diperlukan pemeriksaan dahak pada tahap awal pengobatan, 1 (satu) bulan sebelum masa pengobatan berakhir, akhir pengobatan.

“Obat TB diberikan secara gratis dan dapat diperoleh di puskesmas/rumah sakit,” jelasnya.

Sementara itu, dr. Rusdamayanti, Sp.PA., dokter spesialis patologi anatomi juga mengatakan bahwa penyakit ini paling sering menyerang paru-paru. Meski pada sepertiga kasus menyerang organ tubuh lain seperti: kelenjar getah bening , tulang belakang, selaput otak, perut, kulit, dan tenggorokan.

BACA JUGA:  45 PNS Pemkab Bojonegoro Terima SK Pensiun 

Untuk memastikannya, diagnose didasarkan pada gejala klinis, pemeriksaan jasmani, pemeriksaan bakteriologi, radiologi, dan pemeriksaan penunjang lainnya. “Oleh sebab itu perlu kesadaran masyarakat bila dirinya terdiagnosa tuberkulosis maka hati-hati saat berinteraksi dengan orang lain agar tidak batuk sembarangan,” tuturnya.

Selain itu, dr. Nurcahyo dari Dinas Kesehatan Bojonegoro juga menambahkan bahwa pihaknya berharap agar masyarakat Bojonegoro peduli Gerakan TOSS TB, yakni temukan dan obati sampai sembuh. Juga berikan dukungan moril dengan mengajak penderita TB berobat sampai sembuh tuntas. Masyarakat juga perlu bersikap tidak diskriminatif terhadap pasien TB, dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Sehingga Indonesia Bebas TB 2030 dapat tercapai,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Jawa Timur Peringkat Pertama Produsen Padi Terbesar 2020

Dalam kesempatan sama, Titi Budi Lestari, salah satu kader TBC dari Desa Mojokampung Kecamatan Bojonegoro menuturkan bahwa dirinya mengalami gejala batuk selama 2 minggu yang tidak sembuh-sembuh. Lalu ia melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan dan hasilnya dirinya terdiagnosis sakit TB.

“Setelah mengetahui hal tersebut, saya rutin  dan teratur melakukan pemeriksaan selama 6 bulan, Alhamdulillah saat ini saya dinyatakan sembuh dari penyakit TBC,” ungkapnya.

Titi juga berpesan kepada masyarakat yang terdiagnosis penyakit TBC agar tidak takut untuk melakukan pemeriksaan. “Tetap semangat lakukan pemeriksaan secara rutin dan minum obat yang telah diberikan oleh dokter,” pesanya.(ST10)

Tags: KampanyePemkab BojonegoroPenyakit TBCProgram Sapa
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In